oleh

WNI dan Muslim Jepang Giatkan Dakwah Bersih-bersih Makam

Jepang – Kegiatan ziarah dan bersih-bersih makam Muslim kembali dilakukan bersama antara warga Jepang yang beragama Islam dengan warga Muslim Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang. Makam Muslim ini berlokasi di Enzanushioku, Koshu, Provinsi Yamanashi Jepang. Lokasi ini berjarak lebih kurang 112 kilometer dari Kota Tokyo.

Pendakwah Jepang Ahmad Maeno kepada VIVAnews mengatakan warga Muslim Jepang yang umumnya tergabung dalam Japan Moeslem Association (JMA) merasakan pentingnya kegiatan bersih-bersih makam sebagai bagian dari sarana dakwah.

“Sesuatu yang sangat berharga dan penting bagi umat Muslim di Jepang ini bagi kita-kita semua. Setiap Tahun diadakan oleh JMA. Kegiatan ini sangat berpengaruh sekali dalam kerja dakwah di Jepang ini”, ujar Ahmad Maeno.

Pria yang sudah memeluk Islam sejak usia 18 tahun ini mengatakan kehidupan damai tercipta antara Muslim Jepang dengan warga Jepang non Muslim. Ia juga mengapresiasi kerja sama erat antar Muslim Jepang dan Muslim Indonesia dalam pengembangan dakwah di Jepang.

“Selama ini tidak pernah ada persinggungan atau permasalahan antara Muslim Jepang dengan orang Jepang yang non-Muslim”, lanjut Ahmad yang dikenal suka berdakwah melalui pendekatan musik yaitu nasyid.

Pemerintah Jepang, lanjut Ahmad, menerapkan aturan untuk pemakaman khusus Muslim.

Okuno salah satu Direktur JMA menjelaskan, keberadaan pemakaman di Enzanushioku Koshu Yamanashi sudah ada lebih dari 200 makam Muslim.

“Di sini ada 250 makam. Untuk sisanya itu ada sekitar 30 makam. Bagi warga Muslim non-Jepang yang tinggal 5 tahun ke atas itu dikenakan biaya 1 juta yen. Untuk yang kurang dari 5 tahun ditambah 400 ribu Yen”, kata Okuno.

Sementara itu Presiden JMA Amin K Tokumasu mengatakan, ada peningkatan signifikan dari tahun ke tahun jumlah Muslim di Jepang.

“Makin banyak setiap tahun. 50 tahun yang lalu ada 3000 warga Jepang yang Muslim. Saat ini ada 170 ribu orang masuk Islam, 40 ribu nya orang Jepang”, kata Amin.

Ahmad menambahkan, dakwah di Jepang sangat terbantu dengan adanya dukungan dari warga Muslim Indonesia. “Jadi setiap tahun Ada camping bersama antara Muslim Jepang dengan Indonesia. Kegiatan bersih-bersih makam juga banyak didukung oleh Muslim Indonesia”, kata dia.

Kerja sama Antara Muslim Jepang dan Indonesia Dalam Pengembangan Islam di Jepang

Sementara Ketua Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang, Muhammad Aziz, mengatakan kegiatan ziarah dan bersih-bersih makam ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan bersama antara JMA dan KMII Jepang.

“Kegiatan ziarah dan bersih-bersih ini selain untuk pemeliharaan bersama makam Enzan, juga merupakan salah satu bukti aktivitas dakwah di Jepang, sekaligus sosialisasi fasilitas makam bagi muslim serta penguatan kerja sama antara JMA dan KMII”, ujar Aziz. (VIVA]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed