oleh

Walikota Fasilitasi Jamaah Masjid Wisata Religi

masjid_agung_banten
Masjid Agung Banten

 

Satu Islam, Jakarta – Wisata religi harus dimaknai sebagai media silaturahmi dan mencari keteladanan kepada para pendahulu. Selain itu, ziarah juga harus menjadi pengingat bahwa suatu saat kita akan meninggal.

Demikian Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto saat mengantar Wisata Religi yang diikuti sekitar 50 jamaah dan pengurus DKM Baitul Muhyi Kantor Walikota Jakarta Timur.

“Keteladanan para ulama dan pahlawan sangat penting untuk diteladani oleh para pengurus masjid dan juga pegawai. Jangan minta ke kuburan,” pesan walikota.

H. Sukar, ketua rombongan, mengatakan bahwa ziarah dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi dan keimanan para jamaah yang umumnya para PNS di lingkungan Pemko Jakarta Timur. Terlebih sebentar lagi akan masuk Ramadhan.

Wisata sekaligus ziarah yang dilakukan ke Masjid Agung Kasultanan Banten ini juga diikuti sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Pemko Jaktim. Ziarah dilakukan ke makam Sultan Maulana Hasanuddin yang letaknya di samping masjid.

Sepanjang perjalanan, H Husein Syafei, Sekretaris Umum DKM Baitul Muhyi memberikan siraman rohani guna mendorong silaturahmi antar pegawai. Selain itu, tausiyah juga disampaikan seputar sejarah kesultanan Banten dan perjuangan Sultan Hasanudin menyebarkan islam di wilayah Banten.(Pos Kota)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed