Home / Umum / Ketua MUI: Ngaji Subuh Idealnya Lima Menit Sebelum Azan

Ketua MUI: Ngaji Subuh Idealnya Lima Menit Sebelum Azan

ketua-majelis-ulama-indonesia-mui-din-syamsuddin-_150106192833-650
Ketua MUI Din Syamsuddin

Satu Islam, Jakarta – Hukum Islam adalah hukum yang fleksibel, selalu memperhatikan sudut mafaat dan kemudharatan. Hal ini ditekankan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI),  Prof. Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, atau yang akrab dipanggil Din Syamsuddin  di PP Muhammadiyyah, Jakarta, Selasa 9 Juni 2015.

Din mengemukakan hal itu saat menjawab pertanyaan mengenai kontroversi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyarankan agar pemutaran kaset ngaji sebelum adzan jangan terlalu dini hingga mengganggu warga.

“Pak Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia sudah minta Ijtima’ ulama itu untuk bisa membahasa fatwa tentang hukum masjid-masjid memutar kaset jauh sebelum waktu shalat yang dirasakan oleh sebagian sering menggangu,” ujar Din Syamsuddin.

Menurut Din, ada tiga alasan Jusuf Kalla meminta diterbitkannya fatwa MUI tentang itu. Pertama, yang diputar itu kaset, bukan orang. Di mana marbotnya setelah pasang kaset justru tidur. Kedua jeda waktunya terlalu jauh dari waktu shalat sehingga dirasakan mengganggu  masyarakat. Dan  ketiga yang setel kaset itu bukan hanya satu masjid sehingga masjid-masjid yang berdekatan akhirnya berkompetisi suaranya.

“Nah saya kira masuk akal dan layak dibahas oleh Komisi Fatwa MUI. Hukum Islam itu kan fleksibel dan melihat dari sudut kemanfaatan kemudharatan,” lanjut Ketua MUI ini.

“Dari sudut bahwa perlu membangunkan pada pagi hari atau memberitahu umat kalau mau masuk shalat karena memutar kaset ngaji, memang lebih afdhol orang ngaji, pengurus masjid dari imam atau marbotnya.”

“Hal ini Sangat baik. Namun jangan sampai terlalu baik. Umpamanya satu jam sebelumnya itu kan terlalu jauh. Ya sekitar lima menit sampai tujuh menit sebelum waktu adzan saya kira baik lah untuk kita,” imbuh Din Syamsuddin.

Dewan Masjid Indonesia di bawah kepemimpinan Jusuf Kalla sendiri sebenarnya sudah memberi suratt edaran agar penyetelan kaset pengajian itu tidak terlalu pagi sehingga mengganggu masyarakat. Tetapi edaran ini tidak mempan hingga dirasakan perlunya ada fatwa dari MUI. (Muhammad)

About Abu Nisrina

Check Also

Khamenei Ajak Jokowi Perkuat Negara-negara Muslim

Satu Islam, Teheran – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup rangkaian kunjungan kenegaraannya dengan bertemu …