Home / Nasional / Dosen Terlibat HTI Diberi Sanksi Administratif

Dosen Terlibat HTI Diberi Sanksi Administratif

Satu Islam, Jakarta – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir mengumpulkan rektor–rektor perguruan tinggi seluruh Indonesia di Gedung Kemenristek Dikti, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017. (Baca: Menristekdikti Hari Ini Terbitkan Aturan Terkait Dosen Simpatisan HTI)

Di hadapan para rektor, Nasir memberi pengarahan untuk mengambil sikap tegas bagi dosen yang terlibat aktivitas ormas anti-Pancasila Hizbut Tahrir Indonesia. Ia menghimbau kepada seluruh rektor se-Indonesia untuk memberikan sanksi administratif kepada sejumlah dosen perguruan tinggi yang terlibat dalam HTI.

“Kalau ada dosen atau sebagai pegawai di Kemenristekdikti, dia tidak setia dan taat pada UUD 1945, Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, ataupun 4 pilar kebangsaan, berarti mereka melawan hukum,” ujar Mohammad Nasir usai menghadiri acara Pemantauan dan Evaluasi Perguruan Tinggi di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta Pusat, Rabu 26 Juli 2017.

Nasir mengaku banyak keluhan yang dia terima karena ada dosen terlibat dalam HTI. Apalagi, dosen kampus negeri yang digaji pemerintah. “Mereka kerja untuk negara tapi mereka malah merongrong dan bahkan mengancam persatuan negara,” kata Nasir.

Diketahui, rektor-rektor, terutama di perguruan tinggi negeri (PTN), telah mengantongi sejumlah nama-nama dosen yang diduga terlibat dengan HTI. Menristek Dikti pun meminta para rektor untuk menyelesaikan dan bertanggung jawab atas data tersebut.

Diketahui, rektor-rektor, terutama di perguruan tinggi negeri (PTN), telah mengantongi sejumlah nama-nama dosen yang diduga terlibat dengan HTI. Menristek Dikti pun meminta para rektor untuk menyelesaikan dan bertanggung jawab atas data tersebut

Selain itu, ia juga mendorong rektor untuk melakukan tindakan persuasif selama proses pembuktian keterlibatan mereka. Menurutnya, sikap merangkul jauh lebih utama guna membuat para dosen yang terlibat HTI tersebut sadar diri.

“Enggak boleh kita langsung tendang. Tapi dia harus diperingatkan, ditegur supaya kembali ke UUD dan Pancasila,” pinta Nasir.

About Abu Nisrina

Check Also

Kemenag Kenalkan Pendidikan Islam Bermutu ke Dunia Melalui IIEE

Satu Islam, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Pameran Pendidikan Islam Dunia (International Islamic …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *