oleh

Ulama Mesir: Tak Ada “Kedokteran Ala Nabi SAW”

Syeikh Khaled al-Jundi, anggota Dewan Tertinggi Urusan Islam Mesir, menyakan tidak benar apa yang selama ini disebut “al-thibb al-nabawi” (kedokteran ala Nabi SAW).

Dia menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sendiri wafat karena sakit tanpa ada dokter atau tabib yang mengobati dan merawatnya.

Sebagaimana dilaporkan RT, Kamis (4/4/2019), Syeikh Khaled al-Jundi dalam acara “La’allahum Yafqahun” (Supaya Mereka Mengerti) channel DMC menjelaskan bahwa apa yang terjadi di zaman Nabi hanyalah pengobatan primitif atau apa adanya dan bersahaya.

Dia menambahkan bahwa pengobatan primitif itu telah diterangkan oleh Ibnu Qayyim yang berpendapat bahwa penyebab penyakit adalah aspek kejiwaan,”padahal pernyataan ini tidak ilmiah dan tak berdasar.”

“Nabi Muhammad saw sendiri tidak memiliki tabib, meninggal dalam keadaan sakit, dan sampai sekarang tak seorangpun mengetahui penyebab sakitnya,” ujar al-Jundi.

Dia juga mengatakan, “Seandainya saat itu ada tabib maka tentu beliau mengajak orang-orang untuk pergi ke sana.”

Syeikh al-Jundi kemudian mengingatkan bahwa istilah “al-thibb al-nabawi” tidak perlu disebar luaskan, karena tak ubahnya dengan pemalsuan terhadap agama, sebab apa yang beliau dan sahabat lakukan hanyalah teknik pengobatan primitif yang berlaku di zaman beliau. [LI]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed