oleh

Ulama Al-Azhar : Ekstremisme Karena Salah Menafsirkan Al-quran dan Sosok Nabi Muhammad

takfiri-indonesia-tolak-takfiri-660x330
ilustrasi

Satu Islam, Kairo – Semakin berkembangnya ekstrimisme dan radikalisme saat ini terjadi karena adanya kesalahpahaman penafsiran sejarah Al-quran dan sosok Nabi Muhammad. Hal itu justru membentuk interpretasi yang tidak toleran terhadap Islam.

Hal ini dinyatakan Ulama Muslim dari Al-Azhar Kairo Mesir yakni Sheikh Ahmed al-Tayeb al-Azhar dalam sebuat konferensi anti teror di Mekah Arab Saudi seperti dimuat BBC Senin, 23 Februari 2015.

Karena itu, Imam Besar Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir ini , menyerukan perubahan secara radikal atas pengajaran agama. Perubahan yang dimaksud untuk memerangi penyebaran ekstrimisme di negara-negara Islam.

“Satu-satunya harapan bagi bangsa Muslim untuk memulihkan persatuan adalah dimulai dari sekolah-sekolah dam universitas-universitas yang kerap menjadi sarang kajian yang cenderung mengkafirkan sesama muslim,” katanya dalam pembukaan konferensi tersebut.

Namun al-Tayeb tidak merujuk pada yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS dengan menyebut ‘kelompok-kelompok teroris’ yang memilih praktek buas dan biadab.

Hal senada juga disebutkan oleh raja Arab Saudi, Raja Salman yang menybeut bahwa terorisme adalah ancaman bagi Muslim di seluruh dunia.

“Terorisme adalah momok yang merupakan produk dari ideologi ekstremis,” tambahnya.

Konferensi selama tiga hari di Mekkah ini dilaksanakan oleh Liga Muslim Dunia fokus pada  perang melawan terorisme, yang terdiri dari organisasi nonpemerintah, dan dihadiri ulama-ulama senior dari berbagai negara Islam.

Pekan lalu, dalam konferensi memerangi ekstrimisme di Washington, Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, mengumumkan Al-Azhar akan memperluas upaya pengajaran toleransi Islam secara global.

Al-Azhar -yang berawal dari masjid dan kini memiliki universitas- merupakan lembaga terkemuka Islam Sunni terkenal di dunia yang mengajarkan studi-studi Islam, antara lain Syariah Islam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment

News Feed