oleh

Trump: Iran Mungkin tak Sengaja Tembak Jatuh Drone AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Iran mungkin tidak sengaja menjatuhkan pesawat pengintai tak berawak (drone) AS.

Trump juga mengatakan publik kelak akan tahu apakah AS berniat membalas dengan serangan militer.

“Saya merasa sulit untuk percaya (insiden) itu disengaja,” kata Trump dalam pertemuan di Gedung Putih dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Baca juga Usai Tembak Jatuh Drone AS, Iran Nyatakan Siap Perang

“Saya pikir mereka membuat kesalahan, dan saya tidak hanya berbicara tentang negara itu yang membuat kesalahan. Saya pikir seseorang di bawah komando negara itu membuat kesalahan besar,” kata Trump, mengutip CNBC International.

Beberapa hari sebelumnya, para pejabat AS mengatakan rudal Iran telah menembak jatuh drone di atas Selat Hormuz, rute pengiriman minyak dunia yang sibuk. Iran mengklaim bahwa drone itu berada di atas wilayahnya.

Juru bicara Kongres Nancy Pelosi meminta komunitas internasional harus melakukan segalanya untuk mengurangi peningkatan ketegangan.

“Sehubungan dengan penargetan drone AS oleh Iran, adalah penting bahwa kita tetap terlibat penuh dengan sekutu kita, mengakui bahwa kita tidak berurusan dengan musuh yang bertanggung jawab dan melakukan segala daya kita untuk mengurangi ketegangan,” kata Pelosi dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah situasi berbahaya, ketegangan tinggi yang membutuhkan pendekatan yang kuat, cerdas dan strategis, bukan sembrono.”

Trump kembali menegaskan bahwa drone itu terbang di atas perairan internasional, kepada wartawan. Tetapi ia juga mengatakan bahwa insiden itu mungkin tidak disengaja dan dilakukan oleh seseorang yang “ceroboh dan bodoh”. Trump menyanggah mengesampingkan pembicaraan dengan Teheran, mengatakan bahwa dia akan melihat apa yang terjadi.

Namun, Trump menolak untuk memberikan rincian lebih spesifik tentang apa respons yang akan AS ambil.

Sebelumnya Kamis, Trump memposting di Twitter, mengatakan “Iran membuat kesalahan yang sangat besar!”

AS dan Iran telah berselisih dalam beberapa pekan terakhir mengenai dua serangan terhadap tanker minyak di wilayah Teluk Persia. Trump menuduh Iran berada di balik serangan itu. Iran langsung membantah hal itu. (CNBC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed