oleh

Tiru Soekarno, Jokowi dan Al-Sisi Bangun Blok Islam Moderat

jokowi-al-sisi
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah Al Sisi (kiri) memberikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, 4 September 2015. Foto: Berita Satu

 

Satu Islam, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan Presiden Mesir Abdel Fateh Al-Sisi di Istana Negara, Jakarta pada Jumat 4 September 2015.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai hal, dari masalah ekonomi sampai persoalan visa.

Melalui akun Twitternya @jokowi, Presiden Jokowi memberikan pernyataan tentang sikap politiknya terkait hubungan RI dan Mesir.

“Soekarno-RI & Nasser-Mesir dulu membangun blok anti kolonialisme, saya & Al Sisi membangun blok Islam moderat -Jkw,” tulis Jokowi melalui akun Twitternya, Sabtu 5 September 2015.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Indonesia dan Mesir memiiki hubungan baik sejak era Presiden Soekarno. Mesir pada era kepemimpinan Gamal Abdel Nasser bertekad membentuk kelompok negara yang antikolonialisme dan anti-imperialisme. Nasser dan Soekarno memiliki hubungan yang erat. Keduanya adalah pendiri Gerakan Nonblok.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kunjungan Presiden Mesir Abdul Fatah As-sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 4 September 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Mesir ingin belajar cara mengembangkan demokrasi dari Indonesia. Pada pertemuan tersebut, Presiden Mesir menilai jika Indonesia merupakan negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, dan sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Saat melakukan keterangan pers bersama Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa kedua negara telah bertukar pikiran untuk memajukan demokrasi dan Islam yang rahmatan lil alamin.

Kami bertukar pikiran mengenai memajukan demokrasi dan Islam yang rahmatan lil alamin, termasuk di dalamnya kami juga berbicara masalah yang berkaitan dengan radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme,” kata Presiden Jokowi dilansir setkab.go.id.

Sumber: Sindonews.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed