oleh

Timteng Makin Panas, Rusia Panggil Dubes Israel

Satu Islam, Moskow – Ancaman Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman untuk menghancurkan sistem pertahanan misil Suriah jika negara yang dipimpin Presiden Bashar Al Assad tersebut kembali menembaki pesawat Israel dengan misil langsung di respons oleh Rusia.

Ancaman tersebut muncul setelah pasukan udara Israel dan militer Suriah terlibat baku tembak di dekat Palmyra Kamis malam 16 Maret 2017 hingga Jumat dini hari 17 Maret 2017 Itu adalah kali pertama pasukan Israel menyerang hingga ke tengah-tengah wilayah Suriah. Biasanya serangan hanya dilakukan di area perbatasan.

Rusia sebagai salah satu sekutu Suriah tak tinggal diam. Hanya berselang beberapa jam setelah serangan berakhir, Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Gary Koren. Duta besar Israel untuk Rusia itu ditanyai tentang serangan tersebut.

Saat Israel menyerang, pasukan Rusia tengah berada di Palmyra. Kota tua itu baru saja berhasil diambil alih dari tangan Islamic State (IS) alias ISIS. Ada sekitar 180 tentara Negeri Beruang Merah di Palmyra yang tengah menonaktifkan ranjau.

”Pihak kementerian menyatakan kekhawatirannya terkait tindakan yang dilakukan (Israel) di dekat lokasi militer Rusia,” tegas Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov kemarin 20 Maret 2017

Sejak perang Suriah berkecamuk, Israel sudah berulang-ulang menyerang pasukan Hizbullah di negara tersebut. Namun, baru kali ini Moskow memanggil Dubes Israel. Pemanggilan juga hanya berlangsung seminggu setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara militer Israel dan Rusia di Suriah. Dengan begitu, mereka bisa beroperasi secara bebas dan menghindari konflik di wilayah udara Syria.

Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar Jaafari menyatakan hal berbeda. Menurut dia, dengan memanggil Koren, Rusia ingin mengirimkan pesan kepada Israel bahwa aturan permainan di Suriah telah berubah. Kebebasan Israel di langit Suriah sudah berakhir.

Sumber: Jawa Pos

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed