oleh

Tim Ekspedidi NKRI 20124 dan Warga Bangun Masjid di Halmahera Barat

20140422_101630_masjid-kahatula-yang-dibangun-oleh-tim-ekspedisi-nkri-2014
Masjid Kahatula yang dibangun oleh Tim Ekspedisi NKRI 2014 bersama masyarakat yang sudah mencapai 40 persen. Foto : Tribun News

 

Satu Islam, Halmahera Barat – Tim Komunikasi Sosial Subkorwil Halbar dan Ternate bersama masyarakat Kahatula memperbaiki masjid dengan ukuran 12 meter X 15 meter, di Desa Kahatula, Pulau Kahatula, Kecamatan Loloda Selatan, Halmahera Barat, Senin 21 April 2014.

Wadansubkorwil Halbar dan Ternate Mayor Inf Sapto yang sehari-hari menjabat sebagai Pabanda Minintel Sintel Kopassus menjelaskan, pada 9 April 2014 ketika Tim jelajah 2 dalam perjalanan ke Pulau Kahatula, saat melintasi kampung tersebut melihat masjid yang terbuat kayu. Menurut masyarakat, masjid itu perlu diperbaiki.

Masjid yang dibangun oleh masyarakat setempat pada tahun 2002 (setelah kerusuhan tahun 1999) atas swadaya masyarakat dengan material seadanya dari papan kayu dan atap dari seng. Kemudian Wadansubkorwil mengadakan musyawarah bersama masyarakat Kahatula.

“Apabila masyarakat ikhlas mau membantu mengerjakan, kami akan bantu belikan bahan materialnya, sontak masyarakat dengan menyambut setuju,” kata Mayor Inf Sapto menawarkan kepada masyarakat.

Mayor Sapto langsung mengajak Kepala Desa, Adam (38) untuk berbelanja material di kota Ternate dengan transportasi kapal kayu dengan menempuh 8 jam perjalanan. Bahan material yang dibeli di Ternate antara lain triplek 80 lembar, semen 100 sak, batako 4000 batang, besi 100 batang, keramik, paku, kawat, 8 cat minyak warna hijau isi 5 liter, 4 kaleng cat tembok isi 25 kg.

Saat ini pembangunan masjid pengerjaannya sekitar 40 persen, dikerjakan oleh masyarakat dibantu tim komsos ekspedisi NKRI 2014 dan diperkirakan selesai akhir bulan April. Rencana Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 akan berakhir pada bulan Juni 2014.

Mayor Inf Sapto juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para donatur antara lain teman-teman dari para dokter pengajar PPDS bedah Fakultas Kedokteran Undip Semarang, teman-teman dokter di RS Moewardi Solo.

“Kami mewakili masyarakat Desa Kahatula menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Ekspedisi yang telah membantu pembangunan masjid Kahatula. Sehingga dengan diperbaikinya masjid ini maka masyarakat akan semangat untuk beribadah dan kami mendoakan semoga amal ibadah daripada tim ekspedisi NKRI dan para donatur diterima sebagai amal jariyah,” kata Adam.

Pulau Kahatula merupakan salah satu wilayah penjelajahan, penelitian dan Komsos Tim Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 Subkorwil Halbar dan Ternate. Desa Kahatula dihuni 400 warga terdiri 100 KK. Ekonomi masyarakat rata-rata dibilang hanya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari saja. Atap dan dinding rumah berasal dari rumbia. Dengan mata pencaharian masyarakat rata-rata nelayan dan berkebun. Untuk mencapai Desa Kahatula dari Ternate alternatif pertama dengan menggunakan kapal kayu selama 7 sampai 8 jam.

Alternatif kedua dari Pelabuhan Ternate menuju Pelabuhan Jailolo dengan speed boat selama 2 jam, lalu lewat jalan darat menuju kecamatan ibu 3 jam lanjut naik speet boat lagi menuju Pelabuhan Loloda selama 2 jam. Dari Pelabuhan Loloda menuju Kahatula naik ketinting selama 30 menit. (Tribun News)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment

News Feed