oleh

Tak Berizin, Acara Talkshow Berbau HTI Dibubarkan Banser Ansor dan Kepolisian

Satu Islam, Purwokerto – Kegiatan Openhouse and Helding  dan Talk Show bertemakan “Menggenggam Dunia – Meraih Surga” ditolak dan dibubarkan oleh GP. Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC)  Purwokerto Utara.

Polisi dan ratusan orang dari GP. Ansor  PAC Purwokerto Utara mendatangi tempat acara di Balai Kelurahan Karang Wangkal Purwokerto Utara dan menghentikan acara yang akan digelar. Anggota Banser GP Ansor, ormas kepemudaan NU, mendatangi lokasi dan menggelar mediasi bersama pihak Kepolisian setempat.

Kegiatan yang digelar dan diselenggarakan oleh Sekelompok Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) yang menamakan diri “KALAM” (Kajian Islam Mahasiswa) tersebut ditengarai berbau kegiatan  Hizbut Tahrir Indonesia  (HTI). Namun puluhan anggota Banser berdatangan sebelum acara dimulai untuk meminta acara dibubarkan.

Perwakilan massa Banser yang hadir kemudian menggelar mediasi bersama Kepolisian dan diputuskan kegiatan harus dihentikan. “Kegiatan ini saya minta dibatalkan,” kata Ridwan, Rabu 4 Oktober 2017.

Acara Talkshow tersebut diketahui menghadirkan nara sumber Aries Indriyanto dan yang bersangkutan pernah dan atau sering menghadiri acara-acara yang diselenggarakan oleh HTI dan dikhawatirkan ada unsur keterkaitan antara HTI dengan acara tersebut. (Baca: Mahasiswa Purwokerto Pendukung HTI Tuding Jokowi Otoriter)

Sebagaimana yang diketahui, Pemerintah telah mengeluarkan dan memberlakukan Perppu  No. 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas).

HTI merupakan ormas yang dinyatakan telah dibubarkan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, segala kegiatan dan acara yang berbau ormas tersebut telah dilarang. Dan sebagai garda terdepan negeri ini, GP. Ansor  senantiasa konsisten dalam memperjuangkan tegaknya NKRI, Pancasila dan Kebhinnekaan.

Dua tahun sebelumnya, gabungan Ormas Kabupaten Banyumas termasuk GP Ansor berkeberatan terhadap aktivitas pengajian HTI di wilayah tersebut, lantaran dianggap melakukan “makar halus”.  Mereka bersama warga meminta HTI menandatangani surat pernyataan bersedia penghormatan kepada bendera Merah-Putih yang selama ini diharamkan. (Baca: Ormas Banyumas Tuntut HTI Pasang Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih) (Akbar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed