Home / Tag Archives: Bung Karno

Tag Archives: Bung Karno

Sila Ketuhanan, Petunjuk dari Ulama Padangjapang untuk Bung Karno

Satu Islam – Bung Karno menetapkan lima prinsip sebagai dasar negara Indonesia: Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan. Lima prinsip itu dikenal dengan Pancasila. (Baca: Di Bawah Pohon Sukun Ini, Lahir Cikal Bakal Pancasila) Pancasila dikukuhkan hari lahirnya oleh Bung Karno pada pada 1 …

Read More »

Jejak Tasawuf dalam Kepemimpinan Bung Karno

Oleh: Ren Muhammad Satu Islam – Kiai Muhammad Muchtar Mu’thi bin KH Abdul Mu’thi, dari Pondok Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur, mengungkapkan bahwa kurang lebih lima bulan jelang kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamirkan oleh Dwi Tunggal: Sukarno-Hatta pada 17 Agustus 1945, keduanya telah menemui empat orang ulama …

Read More »

Bung Karno Berdoa Setelah Membacakan Teks Proklamasi

Oleh: Alwi Shahab Satu Islam – Bung Karno, tampak khusuk berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang baru saja ia proklamirkan berjalan langgeng dan rakyat Indonesia diberi kekuatan dalam mempertahankan kemerdekaannya. Bung Karno dengan memejamkan kedua matanya dan mengangkat kedua tangannya berdoa di kediamannya …

Read More »

Alasan Religius Bung Karno Memilih Angka 17 Sebagai Tanggal Proklamasi

Satu Islam, Jakarta – Proklamasi Kemerdekaan dibacakan Soekarno pada Jumat Legi, 17 Agustus 1945. Bung Karno tidak bisa menjelaskan secara epistemik mengapa ia memilih tanggal 17, bukan pada tanggal 15, bukan pula 16. (Baca: Palestina Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia) Bung Karno memiliki alasan religius sehingga memilih tanggal 17 …

Read More »

Kisah Sepeda Tua dan Perjumpaan Soekarno dengan Marhaenisme

Satu Islam – Sepeda merupakan bagian kecil dari kehidupan Presiden Soekarno yang sangat penting. Saat sedang asyik bersepeda, Soekarno kerap mengalami berbagai peristiwa tidak terlupakan. Di antaranya saat bertemu dengan pemuda Marhaen. Dalam buku Kuantar ke Gerbang, Inggit Ganarsih menceritakan, dengan wajah penuh gembira Bung Karno bercerita bahwa dirinya habis …

Read More »