oleh

Suriah Menyebut Serangan Israel sebagai ‘Terorisme Negara’

Serangan Israel di dekat Damaskus dan di Homs menewaskan sembilan pejuang pro-pemerintah dan enam warga sipil. Kementerian Luar Negeri Suriah telah mengajukan pengaduan ke Dewan Keamanan PBB atas serangan tersebut dan menuntut pertanggungjawaban, menurut laporan SANA. Menanggapi insiden itu, Rusia mengutuk serangan udara Israel di Suriah dengan mengatakan serangan semacam itu “sangat melanggar kedaulatan Suriah.

Suriah telah menuduh Israel melakukan “terorisme negara” setelah serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk anak-anak. “Pihak berwenang Israel semakin mempraktikkan terorisme negara,” menurut Kementerian Luar Negeri Suriah hari Selasa (2/7), dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita resmi SANA. “Agresi keji Israel terbaru termasuk dalam kerangka upaya berkelanjutan Israel untuk memperpanjang krisis di Suriah,” tambah pernyataan itu.

Baca juga Jet-jet Tempur Israel Bombardir Suriah, 4 Warga Sipil Termasuk Bayi Tewas

Serangan udara Israel di dekat Damaskus dan di Provinsi Homs hari Minggu (30/6) malam menewaskan sembilan pejuang asing pro-pemerintah dan enam warga sipil, termasuk tiga anak-anak, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang bermarkas di Inggris. Seorang juru bicara militer Israel telah menolak berkomentar.

Kementerian Luar Negeri Suriah telah mengajukan pengaduan ke Dewan Keamanan PBB atas serangan tersebut dan menuntut pertanggungjawaban, menurut laporan SANA.

Tindakan “berbahaya dan bermusuhan” Israel tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan sekutunya Amerika Serikat, yang melindunginya di Dewan Keamanan PBB, menurut pengaduan itu.

Berbagai serangan udara itu menghantam beberapa posisi Iran di dekat Damaskus, dan juga menargetkan pusat penelitian dan bandara militer di barat Kota Homs, di mana gerakan Hizbullah dan warga Iran dikerahkan, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Salah satu pejuang pro-pemerintah yang terbunuh adalah warga Suriah, sementara sisanya adalah warga negara lain, menurut kepala SOHR Rami Abdurrahman.

KECAMAN RUSIA

Menanggapi insiden itu, Rusia mengutuk serangan udara Israel di Suriah dengan mengatakan serangan semacam itu “sangat melanggar kedaulatan Suriah.”

“Eskalasi ini menimbulkan kekhawatiran ekstrem,” menurut Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan hari Selasa (2/7), menambahkan bahwa tindakan seperti itu memiliki potensi untuk mengacaukan kawasan. Rusia memperkirakan korban tewas dari serangan hari Minggu (30/6) sebanyak 16 orang.

Dikutip dari Al Jazeera, Rabu (3/7), Rusia telah berhasil mempertahankan hubungan dekat dengan Suriah dan Israel, meskipun dengan adanya ketegangan antara negara-negara tetangga sepanjang perang saudara Suriah karena militer Rusia mendukung negara Suriah.

Insiden terbaru terjadi setelah serangkaian serangan udara Israel yang serupa di Suriah. Awal bulan Juli 2019, SANA melaporkan bahwa pertahanan udara Suriah telah menggagalkan serangan rudal Israel terhadap kegubernuran Deraa Tal al-Hara, sebuah bukit strategis yang menghadap ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Serangan itu terjadi seminggu setelah pesawat tempur Israel mengenai posisi militer Suriah dekat Dataran Tinggi Golan di selatan negara itu, menewaskan tiga tentara dan melukai tujuh orang lainnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah yang dilaporkan telah menghantam musuh bebuyutan regional Iran dan Hizbullah, yang disebut sebagai ancaman terbesar bagi perbatasan.

Iran dan Hizbullah bertempur di pihak Presiden Bashar al-Assad dalam perang Suriah. Israel mengatakan mereka berusaha mengubah Suriah menjadi front baru melawan Israel.

Konflik Suriah telah menewaskan ratusan ribu orang, memaksa jutaan orang melarikan diri, dan menarik kekuatan dunia sejak dimulai tahun 2011 dengan penindasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.

Aljazeera/ MMP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed