oleh

Suara Kebangkitan Menggema di area Car Free Day

suara
Aksi damai di area car free day (Foto: Ale)

Satu Islam, Jakarta- SEMERU (semangat merah putih) bersama sanggar pelangi menggelar aksi damai untuk menyuarakan suara kebangkitan bangsa Indonesia. Acara ini dilakukan dalam rangka memperingati hari kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei. Aksi ini dimulai dari Bundaran HI sampai patung pacuan kuda dan kembali lagi sembari menyanyikan lagu-lagu kebangsaan serta pesan-pesan kebangkitan. Selain itu, diikuti dengan aksi pelayanan memungut sampah di sekitar area dan membagikan bendera merah putih di area Car Free Day, Jakarta, Minggu 17 Mei 2015.

“Tujuan diadakan acara ini untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai kebangsaan yang telah dibangun oleh para pahlawan dan pejuang kebangsaan serta membangun semangat kebersamaan sesame anak bangsa dan juga mengantisipasi pergesekan yang mengarah pada perpecahan yang menatasnamakan kelompok atau golongan tertentu”, papar bung engki selaku sekjen SEMERU saat diwawancarai.

“Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan hari bersejarah bangsa Indonesia adalah momentum dan wadah yang paling tepat untuk membangkitkan semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong”, kata bung engki dalam orasi kebangkitan Nasional.

“Bangkit, bersatu pemuda Indonesia, Pemuda Indonesia harus bangkit!”, teriak biiznillah salah satu anggota barisan aksi damai tersebut, kemudian teriakan itu diijuti beberapa mahasiswa dan sejumlah pemuda Indonesia yang bergabung untuk menyuarakan suara kebangkitan.

“Kami SEMERU mengajak seluruh anak bangsa untuk membangkitkan semangat persatuan dan merawat keutuhan NKRI dan kebhinekaan bangsa Indonesia dengan berpedoman pada pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta mendukung dan mengawal pemerintah agar tetap berjalan sesuai dengan ideologi dan konstitusi Negara serta program pembangunan yang telah dituangkan dalam Nawa Cita”, ungkap Bung Engki.

Untuk itu, Lanjut bung Engki, SEMERU mengajak semua komponen bangsa, pemerintah, TNI, dan POLRI, wartawan dan media massa, pelajar, mahasiswa serta masyarakat luas untuk selalu bahu-membahu dan bersatu padu menjaga, memelihara dan mempertahankan keutuhan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila.

“AKSI! (Aku Siap Indonesia)”, teriak seluruh komponen yang tergabung dalam aksi damai dan ditutup dengan lagu nusa bangsa serta lagu syukur. (Banin Mohsen)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed