oleh

Spirit Bandung, Solidaritas dan Kemerdekaan Palestina Jadi Isu Prioritas di KAA

spanduk-kaa_20150421_101423
Spanduk KAA – Foto: Tribunnews.com

Satu Islam, Jakarta – Peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta dan Bandung 19-24 April 2015 akan fokus pada tiga isu utama, yakni Spirit Bandung, solidaritas Asia Afrika, dan dukungan kemerdekaan Palestina.

Pihak Indonesia sendiri melalui Menteri Luar Negeri menegaskan, seluruh delegasi peserta Peringatan KAA telah menyampaikan dukungan bulat terhadap kemerdekaan Palestina.

“Sama seperti pembahasan di tingkat pejabat tinggi kemarin, hasil pertemuan hari ini para delegasi setuju atas ketiga rancangan dokumen KAA,” kata Menteri Retno di Jakarta Convention Center, Senin, 20 April 2015.

Selain itu, peserta Peringatan KAA juga mencapai kesepakatan soal permasalahan terorisme, hak asasi manusia, perubahan iklim, dan perdagangan manusia. Selama jalannya konferensi pada hari kedua, Senin 20 April 2015 diskusi hangat yang produktif pun terjadi di antara para peserta. Hal tersebut menunjukkan tingginya semangat KAA.

Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Desra Percaya menyatakan, pembahasan untuk dokumen KAA akan dilakukan di New York, Amerika Serikat. Sebabnya Indonesia tidak memiliki perwakilan di semua negara Afrika.

Atas dasar itu, faktor efisiensi dan efektivitas menjadi alasan utama dipilihnya New York menjadi tempat membahas draft KAA. Hingga saat ini tercatat 90 persen dokumen untuk KAA sudah tuntas dibahas di PBB dengan Spirit Bandung yang jadi landasannya.

Sementara itu seluruh delegasi peserta KAA pun sudah sepakat mempromosikan spirit Bandung, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Peringatan 60 tahun KAA sendiri dijadwalkan akan mencapai event puncak di Bandung, 24 April 2015 dengan agenda historical walk. Pada kesempatan tersebut, para kepala negara dan kepala pemerintahan negara Asia Afrika akan melakukan napak tilas sejarah KAA 1955 dengan jalan dari Hotel Savoy Homann ke Gedung Merdeka di Jl. Asia-Afrika, Bandung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed