oleh

Sesama Musuh Assad Saling Serang di Suriah

Dok : Al Jazeera
Dok : Al Jazeera

Satu Islam,Aleppo – Dikutip dari situs berita SINDO (sindonews.com), Pasukan oposisi atau pemberontak Suriah terlibat perang sengit dengan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) di Aleppo dan Idlib.

Kelompok oposisi anti-Presiden Suriah Bashar al-Assad itu, bertekad memberangus kelompok radikal yang berhubungan dengan al-Qaeda, lawan pemerintahan resmi Bashar al-Assad.

Pasukan oposisi Suriah mulai resah, ketika ISIL mulai tumbuh di beberapa wilayah di Suriah. ISIL selama ini disalahkan atas penculikan terhadap wartawan, aktivis dan relawan kemanusiaan di Suriah.

Dilansir dari laman al-Jazeera, pada Sabtu (4/1) melaporkan, enam belas militan ISIL tewas dalam pertempuran di dua wilayah itu pada Jumat(3/1) kemarin. Selain itu, 42 lainnya terluka dalam pertempuran di Idlib.

Kelompok oposisi Suriah, kini benar-benar memusuhi kelompok militan jaringan al-Qaeda tersebut, karena dianggap menjadi rintangan baru dalam perjuangan mereka untuk melengserkan Assad. Mereka menggelar demonstrasi dan meneriakkan slogan-slogan berisi kutukan terhadap cabang al-Qaeda.

“Awal dari revolusi (Suriah) adalah melawan ISIL,” kata Ammar, salah seorang aktivis pro-oposisi Suriah. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sejumlah faksi oposisi bersatu untuk melawan kelompok radikal tersebut.

Salah satu faksi oposisi yang memusuhi ISIL adalah kelompok Front Islam dan Front Revolusioner Suriah. ”Kami menyerukan kepada ISIL untuk hengkang segera,” bunyi pernyataan Front Islam.

Abu Leyla, aktivis di Idlib, melalui internet berujar; “Saya akan mengatakan, bahwa 90 persen orang-orang di kelompok oposisi menentang ISIL”.(ZM)

Sumber : SINDO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed