oleh

Semangat Dakwah Muslimin Hispanik AS

622x350
Imam Daniel Abdullah Hernandez, ustadz muslim Hispanik di Pearland.
Foto : Ken Chitwood / Religion News Service

Satu Islam, Houston – Carlos Lopez pria asal Meksiko yang menjadi imigran di Amerika Serikat (AS) untuk berburu dollar. Di negeri Paman Sam ini dia malah menemukan cahaya Islam.

Mengutip dari mysanantonio.com, Desember lalu, Lopez bersyahadat. Setelah menyatakan keislamannya ia bergabung dengan organisasi Dewan Muslim Amerika dari komunitas Muslim Hispanik yang beranggotakan 200.000 di seluruh Amerika Serikat .

Tidak seperti generasi sebelumnya, Muslim Hispanik yang tertarik kepada Islam setelah pengembaraan spiritual mereka sendiri, namun proses Islamnya Lopez karena peran dakwah organisasi Islam di AS.

Metode dakwah di AS  saat ini menyasar warga AS asal Latin dan negara asing lainnya melalui budaya daerah dan bahasa asalnya .

” Untuk mencapai Hispanik, kita harus praktis , ” kata Imam Abdullah Daniel Hernandez , yang mengajar Islam di komunitas Spanyol.

 “Tentu saja kemuslimannya Pearland Lopez dikonversi karena Islam itu praktis. Ini Islam sangat mudah untuk dijemahkan ke dalam budaya Hispanik, dan akan lebih mudah lagi apabila komunikasinya dalam bahasa Spanyol. “lanjut Hernandez.

 Hernandez mengatakan dakwah Islam yang ditawarkan seputar dasar-dasar keislaman dan unsur-unsur tertentu yang bisa menjadi daya tarik kaum Hispanik, termasuk hubungan antara budaya Hispanik dan Islam, dan penjelasan persamaan serta perbedaan  Islam dan Katolik dalam memperlakukan kaum fakir .

 ”Banyak warga Latin tidak tahu tentang peran Islam di Andalusia, bagiaman Islam memiliki peran yang signifikan terhadap budaya Hispanik hari ini, termasuk lebih dari 3.000 kosa kata Spanyol yang berasal dari pengaruh Islam.  Kami buka mata mereka supaya mengenal Islam, ” katanya.

 The Pew Research Center mengatakan 4 persen Muslim Amerika adalah kaum Hispanik, dan salah satu dari 10 Muslim AS merupakan muslim Hispanik AS sejak lahir. ” The American Mosque 2011″ melaporkan, jumlah mualaf dari warga Latin telah terus meningkat sejak tahun 2000, melebihi kelompok etnis lain.

 Ketika mereka menjadi mualaf, mereka mengalami pengucilan dari keluarga Katolik kerena dianggap telah meninggalkan identitas Hispanik mereka. Tantangan mualaf Hispanik, sulitnya komunitas muslim dari Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Tenggara dan Afrika-Amerika Muslim berinteraksi dengan kaum Hispanik.

 ”Kepindahan agama saya mengejutkan keluarga saya. Mereka pikir saya menolak Yesus, Maria, dan budaya saya, lalu mereka menganggap saya akan  menjadi teroris,” kata Imam Isa Parada, salah satu pemimpin Islam komunitas Spanyol.

 Organisasi Islam pertama yang pertama memfokuskan melalui pendekatan dalam bahasa Spanyoladalah  The Latino American Dawah Organization (LADO)

 Shafiq Alvarado aktifis dakwah di Lado, ia memberikan bimbingan dan bantuan kepada  Muslim Hispanik yang baru.

 Lahir dari keluarga Katolik keturunan Dominika , Alvarado menjadi muslim melalui upaya Allianza Islamica (Aliansi Islam) di New York .

 ”Kita harus tahu siapa audiens kita , untuk mendekati orang-orang latin melalui cara yang spesifik karena mereka beragam,” kata Shafiq Alvarado.

 Untuk menjangkau mereka, Lado menerjemahkan materi Islam ke bahasa Spanyol dan menyebarluaskan dengan cara baru.

 Sasaran dakwah Lado kalangan terpelajar Hispanik, melalui pengajian di rumah-rumah, video YouTube dan mengajak mereka ikut acara-acara seperti North Hudson Islamic Education Center’s Hispanic Muslim Day, yang menampilkan hubungan budaya Hispanik dan ajaran Islam.

 Lopez dan dua pria lainnya diislamkan di daerah Houston pada peristiwa semacam itu. Ketiganya belajar bahasa Arab, shalat dan berbagi agama mereka dengan keluarga sekembalinya ke Meksiko, Puerto Rico dan di tempat lain .

 “Orang-orang yang menjadi Muslim pasti menjadi duta Islam. Muslim Hispanik tidak berpangku tangan. Mereka belajar bahasa Arab, al-Qur’an, fikih Islam dan memperkenalkannya kepada keluarga mereka sekembalinya dari AS,” kata Alvarado.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed