oleh

Saudi Kembali Lakukan Serangan Udara ke Yaman

yemen_saudi_640x360_epa_nocredit
Pihak Houthi tidak terpengaruh serangan udara yang telah dilakukan Saudi selama berminggu-minggu. – Foto: EPA

Satu Islam, Sanaa – Koalisi pimpinan Arab Saudi dilaporkan melakukan lebih dari 30 serangan udara di Yaman timur laut, setelah pemberontak Houthi menembaki sebuah kota Saudi di perbatasan.

Sejumlah sumber Houthi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa paling tidak 43 warga sipil tewas dan 100 orang terluka pada serangan udara di Provinsi Saada dan Hajjah tersebut.

Pihak koalisi menegaskan akan membalas serangan lintas batas pada hari Selasa 5 Mei 2015 terhadap Najran yang menewaskan tiga orang.

Sementara itu, 22 badan kemanusiaan memperingatkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akan menghambat pekerjaan mereka.

Kekurangan bahan bakar akan menyebabkan seluruh masyarakat tidak mendapatkan akses terhadap air bersih, sementara fasilitas kesehatan harus ditutup atau tidak mampu memberikan layanan dasar.

“Jutaan orang menghadapi risiko, terutama anak-anak, dan dalam waktu dekat kami tidak akan mampu melakukan apa-apa,” kata Edward Santiago dari organisasi sosial Save the Children.

Kelangkaan BBM juga menghambat pengiriman makanan di negara dimana sekitar 20 juta penduduk atau 80% dari populasinya diperkirakan akan mengalami kelaparan.

Berbagai badan kemanusiaan ini menepis rencana pihak koalisi untuk menerapkan “penghentian sementara (serangan) karena alasan kemanusiaan” untuk memungkinkan pengiriman bantuan.

Mereka mendesak diakhirnya pengakhiran konflik sesegera mungkin untuk selamanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed