oleh

Sancaklar, Masjid Bawah Tanah Pertama di Dunia

sancaklarJakarta – Sebuah masjid bawah tanah pertama di dunia telah dibangun di kawasan Buyukcekmece di Istanbul, Turki. Bangunan ini meraih posisi pertama dalam kompetisi Arsitektur Dunia untuk tempat-tempat beragama. “Masjid-masjid menjadi tempat ibadah dan menjadi cabang Kabah,” ujar Mufti Buyukcekmece, Mehmet Narin.

Masjid Sancaklar dibangun berdasarkan inspirasi gua Hira dimana Nabi Muhammad SAW pertama kali mendapatkan kerasulannya. Masjid ini perpaduan antara disain Islam dan kesultanan ottoman dengan modernitas. Dibangun sekitar tujuh meter di bawah tanah, masjid ini hasil rancangan arsitektur Turki, Emre Arolat.

Masjid, dengan luas sekitar 1.200 meter persegi di bawah tanah ini, mendapat cahaya dari sinar matahari dan jalur penerangan khusus untuk memberi suasana lingkungan spiritual.

Dengan meninggalkan disain masjid standar, Masjid Sancaklar adalah tempat ibadah bawah tanah yang lebih menyerupai gua dan memiliki suasana spiritual khusus. Menurut Arolat, rancangan itu bertujuan untuk menekankan kembali pada esensi dasar rancangan sebuah masjid dengan tidak mengikuti bentuk arsitek tertentu dan lebih mengutamakan pada esensi tempat ibadah.

Bangunan suci itu dibangun sejak Mei 2011 dan dijadwalkan akan dibuka pada beberapa pekan lagi. Dengan daya tampung lebih dsri 650 jemaah, masjid ini bertujuan untuk menghindari kekurangan tempat ibadah di kawasan itu. “Lantaran kurangnya masjid di wilayah Karaagac, tempat ini sangat dibutuhkan. Kawasan ini penuh dengan vila tapi tidak ada masjid,” jelas Mufti Narin.

Sebagai masjid bawah tanah pertama di dunia, Masjid Sancaklar dirancang tanpa memiliki mensra atau bulan sabit. Sekitar 99 persen penduduk Turki beragama Islam, mayoritas dari mereka menganut paham Suni.

Turki memiliki ribuan masjid. Masjid paling terkenal adalah Masjid Biru, yang memiliki ciri hiasan lant biru pada dinding dalam masjid. Pada Mei 2012, masjid bawah air pertama di dunia telah dibangun di Kota Tabuk, barat laut Arab Saudi.

Sumber : Harian Terbit

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed