oleh

Salat Ied di Brimbob Kediri, Tidak Ada Jamaah yang Meninggalkan Lokasi Saat Khutbah

Satu Islam, Kediri – Pelaksanaan salat Idul Fitri 1438 H, Minggu 25 Juni 2017 di lapangan Markas Komando (Mako) Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim  di Kota Kediri berlangsung secara  tertib dan teratur.

Jika seringkali didapati dalam pelaksaan salat ied, memasuki khutbah sehabis salat, jamaah satu-persatu meninggalkan ritual dalam satu kesatuan ibadah tersebut, hal itu tidak terjadi di salat ied yang dilaksanakan oleh Brimob Kediri.

Jamaah tetap mengikuti prosesi salat ied hingga berakhirnya acara tersebut. Tidak ada satupun yang meninggalkan barisan shafnya. Hal itu berjalan sesuai pesan panitia yang meminta jamaah untuk tidak meninggalkan barisan saat khutbah berlangsung.

“Kami meminta jamaah salat ied tidak meninggalkan shafnya saat khutbah berlangsung hingga seluruh prosesi ibadah berakhir sempurna,” pesan panitia salat ied.

Pengamanan Pelaksaan salat ied di Mako Brimob Kediri dijaga ketat beberapa personel bersenjata lengkap dan berseragam hitam-hitam. Mereka tampak berjaga di depan dan di sisi jamaah salat.

Sebelum memasuki arena, jamaah yang membawa mobil diperiksa menggunakan metal detector oleh tiga personel Brimob berseragam hitam. Tampak setiap mobil jamaah memasuki lokasi diperiksa  secara ketat oleh petugas.

Pesan Ied dalam khutbah yang disampaikan oleh dosen Institut Agama Islam Tribakti Kediri, Dr Hamam Syamsuri, bahwa Idul Fitri mengandung dimensi vertkal dan horizontal. Kesucian kehambaan akan sempurna manakala umat Islam mendapat maghfirah Allah swt.

“Namun kesucian kemanusiaan akibat dosa sosial hanya bisa ditebus bila mendapatkan maaf dari pihak lainnya,” ujar Hamam dalam khutbahnya.

Hamam juga mengingatkan, kesucian dalam dimensi kamanusiaan ini tidak akan terjadi manakala muslim bersikap intoleran dan menolak keragaman. Ia pun mengajak jamaah menyempurnakan makna fitrah tanda benci kepada kelompok yang berbeda.

Sebagaimana setiap pelaksaan salat ied di bumi nusantara, kumandang takbir, tahlil dan tahmid juga menggema di lapangan depan Mako Brimob Kediri. Sebelum dan setelah ritual Idul Fitri, jamaah berjumlah ratusan orang itu bersama-sama menggemakan takbir.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed