oleh

Polisi Syariah Saudi Arabia Melarang Perayaan Tahun Baru

Dok : Reuters
Dok : Reuters

Satu Islam,Riyadh – Polisi Syariah Arab Saudi melarang perayaan Malam Tahun Baru di wilayah kerajaan Teluk ultra-konservatif , dilansir dari harian lokal Okaz, Minggu(29/12)

Komisi Penegakan Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan, yang secara tidak resmi dikenal sebagai Mutawaa, merujuk peringatan itu berdasarkan fatwa syariat dari pimpinan tertinggi dewan ulama Saudi yang melarang perayaan tahun baru seperti itu, lebih lanjut surat kabar itu menuliskan.

Seperti yang diterjemahkan dari situs alarabiya.net, Arab Saudi mengikuti penanggalan Hijriyah, ia tidak seperti semua negara-negara Teluk lainnya yang menggunakan penanggalan Gregorian .

Anggota komisi menjalankan peraturan kerajaan yang menegaskan bahwa mereka melakukan pemisahan yang ketat antara pria dan wanita, dan secara tradisional memaksa perempuan untuk menutupi aurat dari kepala sampai kaki saat di tempat umum .

Mereka juga melakuakn sweeping ke toko-toko untuk memastikan toko-toko tersebut ditutup pada waktu shalat.┬áPolisi syariat telah dituduh menyalahgunakan kekuasaan mereka.┬áTapi sejak Januari tahun lalu , polisi syariat menjadi lebih bijaksana dengan penunjukan kepala baru mereka , Abdulatif bin Abdulaziz al – Sheikh, yang melarang penggunaan mobil tanpa plat nomor .

Mutawaa juga secara tradisional melarang penjualan bunga mawar dan hadiah untuk Hari Valentine pada tanggal 14 Februari .(ZM)

Sumber : alarabiya.net

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed