oleh

PM Irak Tuding Israel di Balik Serangan pada Basis Hashy al-Shaabi

Untuk pertama kalinya, Perdana Menteri Irak Adel Abdel Mahdi menyatakan, pemerintahnya memiliki “indikasi” Israel berada di belakang beberapa serangan terhadap pangkalan paramiliter Irak. Serangan itu terjadi di musim panas ini.

Abdel Mahdi mengatakan kepada televisi Al-Jazeera dalam sebuah wawancara yang disiarkan Senin (30/9), bahwa penyelidikan itu mendekati kesimpulan. “Beberapa penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Irak memberikan indikasi penting, bahwa Israel berada di balik beberapa serangan ini,” katanya.

Abdel Mahdi mengatakan, dia bahkan “mendengar dari Amerika” bahwa Israel terlibat, tetapi pemerintahnya masih kekurangan “bukti nyata”. Sementara sejumlah pejabat Hashy al-Shaabi, unit paramiliter Irak, mengatakan, AS secara luas “bertanggung jawab”, tetapi secara khusus menyalahkan pesawat tanpa awak Israel untuk serangan itu.

Serangan tersebut terjadi pada 25 Agustus silam di dekat perbatasan barat Irak dengan Suriah. Akibat dari serangan itu, seorang pejuang Hashy al-Shaabi dilaporkan tewas. Pentagon membantah bertanggung jawab dan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan investigasi Irak, sementara Israel tidak membenarkan atau membantah keterlibatan mereka.

Hashy al-Shaabi didirikan pada 2014 dari sebagian besar kelompok bersenjata Syiah dan sukarelawan untuk memerangi ISIS. Saat ini, Hashy al-Shaabi secara resmi adalah bagian dari Angkatan Bersenjata Irak. AS dan Israel khawatir beberapa unit merupakan perpanjangan dari musuh bebuyutan mereka, Iran dan telah dilengkapi dengan rudal presisi. ()

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed