oleh

Petempur Uighur yang Dilatih ISIS Bersumpah Serang China

Hasil gambar untuk uighur fighter
Sejumlah petempur teroris ISIS yang berasal dari Uighur China. gamar diambil dari FMT

Video propaganda ISIS menunjukkan sejumlah milisi etnis Uighur mengikuti pelatihan di Irak dan bersumpah akan melakukan serangan mengerikan di Cina telah beredar.

Video propaganda ISIS yang menayangkan sumpah para milisi Uighur merupakan isyarat terbaru bahwa ISIS meluaskan operasinya ke Asia Timur setelah kalah dalam pertempuran di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Menurut analis, mengutip Washington Post, 2 Maret 2017, video itu juga memuat foto Presiden Cina Xi Jinping dilalap api bersama bendera Cina. Selain menarget ke Asia Timur termasuk Cina, ISIS telah lebih dulu melebarkan sayapnya ke Asia Tenggara khususnya di Indonesia dan Filipina.

“Anda orang Cina yang tidak paham apa kata orang! kami tentara kalifah, kami akan datang ke anda untuk mengklarifikasi dengan lihda-lidah dari senjata kami, untuk menumpahkan darah seperti aliran sungai dan pembalasan,” ujar seorang milisi dalam video.

Cina selama ini secara resmi menyatakan separatis Uighur yang tinggal di wilayah Xinjiang dan mayoritas muslim sebagai teroris.

Menurut analisi provinsi Xinjiang di National Security College di Universitas Nasional Australia, video propaganda ISIS yang menayangkan milisi Uighur merupakan ancaman langsung pertama ISIS ke Cina. Video ini juga merupakan yang pertama kali milisi Uighur menyatakan bergabung dengan ISIS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang pada hari Rabu, 1 Maret 2017 mengaku tidak menonton video tersebut. Namun teroris dari Xinjiang merupakan ancaman berat bagi keamanan Cina. Cina mengajak dunia internasional bekerja sama memberangus para teroris itu.

Awal 2017, Indonesia bekerja sama dengan Cina untuk menangani milisi Uighur yang ingin bergabung dengan milisi di Indonesia. Kerja sama ini dipicu dengan ditangkapnya warga muslim Uihhur dalam satu aksi bom bunuh diri di Jawa.

Adapun ISIS semakin terdesak di Timur Tengah. Seperti pernyataan militer Suriah bahwa pasukan Suriah dibantu Rusia telah sepenuhnya menguasai Palmyra, kota bersejarah negara itu dari cengkraman ISIS .

Di Irak, kelompok teroris muslim Sunni ini bertempuer di Mosul. Pasukan Irak yang dibantu Amerika bertempur untuk membebaskan Mosul. Bandara udara di kota Mosul berhasil dikuasai pasukan Irak, namun pertempuran masih berlanjut untuk membebaskan kota itu dari ISIS. (tempo/wp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed