oleh

Pergantian Kasad Untuk Tenangkan Suasana

anggota-dpr-pencopotan-kasad-jenderal-budiman-mengagetkan
Jenderal Budiman terima brevet komando. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Satu Islam, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman dicopot dari jabatannya. Pencopotan Budiman cukup mengejutkan sejumlah pihak, karena terkesan dilakukan secara mendadak.

Pencopotan dilakukan saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menetapkan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres).

Namun, pihak TNI menyebutkan, pergantian Kasad merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam tubuh TNI. Artinya, pergantian itu tidak ada kaitannya dengan politik.

Apalagi, Jenderal Budiman memang akan pensiun pada September 2014. Namun, sumber SP di Jakarta mengatakan, pergantian itu memang terkait pilpres.

Dikatakan, selama ini Budiman dianggap cenderung pro kepada salah satu kubu. Pandangan publik itu mengganggu sikap netral Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pilpres kali ini.

Apalagi, perseteruan dua kubu capres, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo semakin sengit menjelang pengumuman pilpres.

“Presiden SBY tak ingin ada pihak yang menganggap dia berpihak kepada salah satu kubu. Hal itu yang membuat dia meminta kepada Kasad untuk menerima pergantian dirinya.

Tujuannya, agar kubu Prabowo, yang hari ini akan diumumkan KPU sebagai pihak yang kalah, tidak mencurigai posisi pemerintah dan Presiden SBY. Jadi, tujuannya untuk meredam suasana panas di kubu yang kalah,” ujar sumber itu di Jakarta, Selasa (22/7).

Sumber lain menyebutkan, pergantian itu tidak hanya berhenti sampai pada jabatan Kasad. Beberapa perwira tinggi militer yang memegang jabatan tertentu juga direncanakan untuk diganti. Selain itu, pergantian juga berpeluang besar terjadi di institusi Polri.

“Ada sejumlah jenderal TNI maupun Polri yang nanti akan dicopot dari jabatannya. Tidak tertutup kemungkinan ada kapolda yang diganti. Hal itu dilakukan agar pemerintah menjamin netralitas pada pilpres sekarang. Apalagi, perseteruan dua kubu semakin panas,” kata sumber itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed