oleh

Netanyahu Desak Barat untuk Merepresi Iran Lebih Keras

Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu menuntut eskalasi represi Barat terhadap Republik Islam Iran.

Seperti dilaporkan  Associated Press, Netanyahu Senin (8/7) seraya mengungkapkan kemarahannya atas penurunan komitmen Iran terhadap Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) meminta sahabatnya dari Barat khususnya Amerika untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Netanyahu merupakan penentang utama JCPOA dan pendukung keluarnya Donald Trump dari kesepakatan nuklir.

“Untuk membalas penurunan komitmen Iran terhadap JCPOA, represi anti Tehran harus ditingkatkan bahkan Eropa harus mendukung keputusan pemerintahan Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi lebih keras terhadap Iran,” kata Netanyahu saat menyinggung kesepakatan nuklir ini.

Kemarahan dan kekhawatiran perdana menteri Israel terkait penurunan komitmen Iran di JCPOA terjadi ketika seluruh aktivitas nuklir sipil Iran berbeda dengan Israel dan aktivitas nuklir Tehran berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Iran hari Ahad (7/7) seiring dengan berakhirnya tenggat waktu 60 hari yang diberikannya kepada Eropa untuk melaksanakan komitmen JCPOAnya telah memulai proses pengayaan uranium di atas 3,67 persen.

Tehran juga memperingatkan Eropa jika mereka tidak menjalankan komitmennya, Republik Islam Iran akan melaksanakan komitmen ketiganya dengan kuat. [ABNA]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed