Home / Nasional / Syafii Maarif: Pancasila Dipuja Kata dan Gambar, Dikhianati dalam Perbuatan

Syafii Maarif: Pancasila Dipuja Kata dan Gambar, Dikhianati dalam Perbuatan

syafii-maarif
Ahmad Syafii Maarif

Satu Islam, Yogyakarta – Mantan ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif menilai ideologi Pancasila hingga saat ini masih dipraktikkan sebatas sebagai formalitas tanpa direalisasikan dalam perbuatan nyata.

“Nilai luhur pancasila selama ini hanya dipuja dalam kata dan gambar, namun dikhianati dalam perbuatan,” kata Syafii Maarif dalam Kongres Pancasila VII dengan tema “Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila: Pemberdayaan Masyarakat dalam Kawasan Terluar, Terdepan, dan Tertinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin 1 Juni 2015.

Menurut Buya Syafii, salah satu nilai luhur pancasila yakni “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” hingga saat ini belum secara serius diimplementasikan baik dalam kehidupan di lingkungan masyarakat maupun pemerintah.

Hal itu, menurut dia, terbukti dengan masih tingginya kesenjangan sosial maupun ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah serta legislatif, kata dia, perlu melakukan aksi nyata dengan mendukung implementasi pancasila dalam setiap undang-undang yang mengatur berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Itu yang belum berjalan selama 60 tahun Indonesia merdeka,” kata dia.

Pembelajaran dan pengajaran ideologi pancasila melalui Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4) di sekolah-sekolah, menurut Syafii, masih belum menyentuh substansi yang dapat direalisasikan dalam perbuatan. Selain itu juga belum mampu membentuk karakter siswa sesuai nilai luhur pancasila.

“Jangankan di perbatasan Indonesia, di Jakarta saja masih banyak yang betul-betul paham dengan pancasila. Wawasan kebangsaan juga masih lemah,” kata dia.

About Abu Nisrina

Check Also

Polda Metro Larang Acara Internasional Khilafah Forum

Satu Islam, Jakarta – Polisi melarang adanya kegiatan Internasional Khilafah Forum 1438 Hijriah yang sedianya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *