Home / Nasional / Polres Sragen Tahan Penghina Kiai Said Agil dan Gus Yaqut

Polres Sragen Tahan Penghina Kiai Said Agil dan Gus Yaqut

Banser dan pesilat Pagar Nusa menggelar aksi di depan warung fotokopi milik Sofyan Wahyudi di Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Senin 6 November 2017.

Satu Islam, Sragen – Polres Sragen resmi menahan Sofyan Wahyudi (37), di Mapolres, Selasa 7 November 2017. Warga Dukuh Sengonan RT 9, Desa Tegaldowo, Gemolong sebagai pemilik akun facebook (FB) Abu Sofyan itu ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian bernada menghina ulama Anshor dan NU  via media sosial dan akun FB miliknya.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan mengatakan tersangka sudah ditahan di Mapolres setelah melalui tahapan klarifikasi dan gelar perkara oleh penyidik.

“Sudah kita amankan pula screenshoot ujaran kebencian yang diunggah tersangka di akun FB-nya. Yang bersangkutan kita tahan. Kita jerat dengan Pasal UU ITE 136 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” papar Kapolres AKBP Arif Budiman disela  pengamanan kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi)  ke Sragen, Selasa, 7 November 2017.

Hasil gelar perkara semua menyimpulkan bahwa tersangka memang melakukan perbuatan mengunggah, mentranskrip, mendistribusikan ujaran kebencian melalui akun FB miliknya. Hasil itu juga diperkuat dengan alat bukti baik bukti surat, petunjuk maupun keterangan saksi.

“Sudah kita amankan pula screenshoot ujaran kebencian yang diunggah tersangka di akun FB-nya. Yang bersangkutan kita tahan. Kita jerat dengan Pasal UU ITE 136 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” papar Kapolres.

Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Sragen Krisna menyampaikan pihak tersangka sudah mendatangi PCNU Sragen dan menyampaikan klarifikasi. Pihak tersangka sudah menyampaikan permohonan maaf. Meski sudah memaafkan, namun untuk proses hukum, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwajib.

Puluhan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan pesilat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Sragen menggeruduk tempat usaha fotokopi di Dukuh Pungkruk, Desa/Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Senin 6 November 2017 siang.

Aksi itu dilakukan karena yang bersangkutan dinilai telah menggugah postingan bernada ujaran kebencian terhadap beberapa ulama besar NU-Anshor lewat akun FB. Dalam postingannya, tersangka mengunggap gambar K.H Said Aqil Siraj dan Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang disertai ujaran kebencian.

“Seharusnya tabayun dulu agar tidak muncul permasalahan. Kalau seperti ini kan jadinya tidak baik. Masalah kami hanya kepada pribadi pemilik akun Abu Sofyan itu,” kata Krisna Senin 6 November 2017 siang saat menggeruduk kios milik Sofyan.

Unggahan bernada ujaran kebencian itu dilakukan pengguna akun ke Grup Facebook Kumpulan Wong Sragen. Atas ujaran kebencian dan link hoax yang sengaja disebarkan itulah menimbulkan keresahan dan reaksi warga NU, khususnya di Sragen.

About Abu Nisrina

Check Also

Saat Salat Jumat, Polwan Polres Bekasi Gantikan Peran Polki

Satu Islam, Bekasi – Setiap hari Jumat, Polisi Wanita (Polwan) anggota Polrestro Bekasi Kota, melakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *