Home / Nasional / Menteri Agama : Pramuka Benteng Pertahanan Virus Dekadensi Moral Remaja

Menteri Agama : Pramuka Benteng Pertahanan Virus Dekadensi Moral Remaja

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dalam Kesempatan Pembukaan Acara Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) I di Lapangan Akmil Magelang Jawa Tengah, Selasa (12/05) (Dok : Kemenag)
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dalam Kesempatan Pembukaan Acara Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) I di Lapangan Akmil Magelang Jawa Tengah, Selasa (12/05) (Dok : Kemenag)

Satu Islam, Magelang – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap gerakan pramuka madrasah dapat menjadi banteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja, seperti: penyalahgunaan narkoba, miras, seks bebas, tawuran pelajar, dan radikalisme agama.

Harapan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan sekaligus membuka Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) I di Lapangan Akmil Magelang Jawa Tengah, Selasa (12/05).  Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Dirjen Bimas Islam Machasin, Sesditjen Pendidikan Islam Isom Yusqi,  Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Ahmadi, Asisten Kesra Setda Jateng, Walikota Magelang, dan sejumlah pejabat Kementerian Agama lainnya.

Di hadapan lebih dari seribu adik-adik pramuka  Madrasah Aliyah perwakilan setiap provinsi di Indonesia, Menag menyampaikan harapannya agar mereka dapat mengisi kegiatan pramuka dengan aktivitas yang bermanfaat untuk masa depan. “Saya berharap gerakan pramuka di madrasah dapat menjadi  benteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja,” tegasnya.

Dengan begitu, Menag yakin anak-anak madrasah, melalui gerakan pramuka akan tumbuh menjadi benteng pertahanan NKRI, serta banteng keislamanan dan keindonesiaan.Menurut laman resmi portal kemenag.co.id.

Selain itu, Menag juga mengajak adik-adik pramuka madrasah untuk menjadikan kegiatan PPMN ini sebagai awal yang baik dalam berlatih kepemimpin dan menjadi warga negara yang hebat, kuat, dan berkarakter. “Percuma kita pintar dan mempunyai IQ tinggi, jika kita tidak bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.

Menag meminta adik-adik pramuka madrasah untuk menjadi  anggota pramuka yang berkarakter dan berintegritas. Menurutnya, anggota pramuka dituntut tetap memegang nilai-nilai idealisme yang tinggi agar kiprahnya bisa bermanfaat bagi orang lain. “Ingat, anggota pramuka bukan hanya berfikir untuk diri sendiri, tapi apa yang bisa dilakukan untuk orang lain,” pekiknya.

“Itulah tipologi aktivis yang layak menjadi calon pemimpin bangsa,” tandasnya.

PPMN I ini akan berlangsung dari 11- 15 Mei mendatang. Kegiatan yang baru pertama kali ini diikuti 1.290 pramuka madrasah penegak dari seluruh provinsi di tanah air. PPMN antara lain bertujuan menumbuhkan nilai-nilai dan semangat nasionalisme, patriotisme dan bela negara di kalangan pramuka madrasah. Selain itu sebagai sarana silaturahmi dan meneguhkan ukhuwah islamiyah, wathaniyah dan basyariah dalam memperkuat gerakan pramuka di madrasah, serta menumbuhkan kesadaran disiplin hidup dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.(Kemenag)

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

GP Ansor dan IPNU Banjar Siap Kawal Implementasi Perppu Keormasan

Satu Islam, Banjar – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *