Home / Nasional / Media Memiliki Korelasi Besarkan Radikalisme dan Intoleransi

Media Memiliki Korelasi Besarkan Radikalisme dan Intoleransi

demo-intoleran
Aksi penolakan intoleransi

Satu Islam, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisem (BNPT) mengungkap korelasi antara media dengan kelompok intoleran dalam membesarkan radikalisme.

Kasubdit Penangkalan Radikalisasi BNPT menjelaskan media massa adalah medan yang digunakan kelompok radikal seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau kelompok radikal lain yang kerap menebarkan kebencian.

Menurutnya, media dan radikalisasi mempunyai korelasi kuat. Keduanya dianggap simbiosis yang menyeramkan karena membesarkan gerakan terorisme melalui media yang dianggap telah menyebarkan kebencian.

Kendati demikian, hal itu dianggapnya hanya sebuah tantangan untuknya. “Ini jadi tantangan BNPT,” kata Ronny dalam diskusi ‘Menangkal Radikalisasi Melalui Media Maya ‘Internet di kawasan Cikini, Jakarta, Senin 27 April 2015.

Kelompok dan oknum radikal yang yang memenafaatkan jaringan internet tersebut dianggapnya adalah orang-orang mempunyai pendidikan.

Dalam hal ini, pihaknya mempunyai peran untuk melakukan pencegahan terorisme. Proses radikalisme yang sedang berjalan, akan di deradikalisasi ke kelompok inti radikal.

“Kelompok dan oknum radikal yang yang memanfaatkan jaringan internet tersebut adalah orang-orang mempunyai pendidikan,” tandas Ronny.

About Abu Nisrina

Check Also

Belasan Ormas Jatim Bergabung Bentuk Forum Kebangsaan

Satu Islam, Surabaya – Belasan organisasi masyarakat (Ormas) di Jawa Timur bergabung bersama membentuk Forum …