Home / Nasional / Laskar Kutai Bantu Amankan Acara Syiah

Laskar Kutai Bantu Amankan Acara Syiah

IMG_20131222_163556Satu Islam, Tenggarong – Terpanggil oleh tuntutan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah kota Tenggarong, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) menurunkan 50 personelnya untuk mengamankan acara umat Islam Syiah yang dilaksanakan di Hotel Singgasana LT Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur (Kaltim) Minggu, 22 Desember 2013.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Laskar Kebangkitan Kutai, Husni Fachrudin usai mengamankan acara mengenang 40 hari Syahidnya Imam Husein  yang dalam tradisi Syiah disebut peringatan arba’in.

Menurut Husni Fachrudin ancaman kepada kaum minoritas, terutama umat Islam Syiah yang ada di Jawa belakangan ini membuatnya terpanggil untuk mengamankan acara tersebut demi menjaga kemungkinan tindakan anarki dari kaum intoleran.

“Bagi kami siapapun yang mempersoalkan keyakinan pihak lain berarti musuh bangsa ini, dan LKK akan berusaha berada di front terdepan menghadapi kaum intoleran dan kaum ekstrimis”. Tegasnya

Lebih jauh menurut pengakuan lelaki yang berdarah Kutai ini, tujuan LKK mengamankan acara umat islam Syiah karena konstitusi menjamin kebebasan menjalankan keyakinan bagi setiap warga,  karenanya organisasi yang dipimpinnya harus menjadi pionir toleransi bagi warga Kaltim.

“Acara asyura, arbain dan ritual-ritual yang dilakukan oleh umat Islam mazhab syiah, kita tidak menilai pada posisi benar dan salah, kita menilai pada posisi kita bebas menjalankan keyakinannya, kita menjaga keutuhan NKRI yang berlatar belakang etnis dan keyakinan serta mengedepankan semangat toleransi”. Ujarnya

Bukan hanya membantu kemanan umat Islam saja, tahun lalu juga mengamankan acara umat Nasrani pada acara Natal. Menurutnya tahun ini LKK akan menurunkan pasukannya untuk mengamankan acara Natal.

“Nanti kita dari LKK kecamatan Samarinda Seberang dan Loa Janan akan menurunkan pasukannya menjaga gereja pada saat perayaan Natal di dua kecamatan tersebut”. Ujar Husni.

LKK mula-mula didirikan untuk mengadvokasi dan membantu masyarakat yang terpinggirkan akibat eksploitasi sumber daya alam Kaltim oleh perusahaan-perusahaan dan pemerintah yang mengakibatkan keresahan warga, juga keprihatinan atas hilangnya hak sebagian warga Kaltim serta tidak meratanya pembanguanan.

Perkembangan dinamika yang terjadi di Kaltim dan di belahan lain wilayah Republik Indonesia, menuntut organisasi yang dipimpin Husni untuk melebarkan orientasi gerakannya ke penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan politik, dan sosial kemasyarakatan.

Menurut Husni oganisasinya dari berbagai latar belakang keyakinan dan etnik dengan jumlah personel 3.500 yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

“Di sini ada Dayak yang kebanyakan Nasrani,  ada dari Kutai yang kebanyakan Islam, kemudian ada teman-teman yang beragama Hindu pendatang dari Bali, semuanya melebur untuk menjaga keamanan Kalimantan Timur”. Pungkasnya (ET)

About Abu Nisrina

Check Also

MUI Jadi Target Gerakan Aksi Bela Islam yang Butuh Fatwa

Satu Islam, Jakarta – Keberadaan Majelis Ulama Indonesia dan perannya kini dikritisi banyak pihak. Dosen …

  • Mohon informasi, acara peringatan arbain ini diadakan oleh siapa?
    Hidup terus toleransi di Kutai….

  • Zainab Rahayu

    Penegak Keadilan adalah penegak agama yang sejati.

  • dencut

    Indah banget saudaraku sebangsa…

  • Mengejutkan syiah irak bikin rancangan undang2 pernikahan anak2 http://m.merdeka.com/dunia/irak-bikin-rancangan-undang-undang-sahkan-pernikahan-anak.html

  • Mngejutkan syiah irak bikin rancangan undang2 prnikahan anak2 http://m.merdeka.com/dunia/irak-bikin-rancangan-undang-undang-sahkan-pernikahan-anak.html

    • Nrimo Rahardjo

      Kenapa anda tidak menyebarkan berita kaum Suni menyebarkan terror juga? Bukannya Syiah atau Suni sudah terbelah belah dalam berbagai mashab berbeda?

  • fuad

    Ngaku ASWAJA tapi bego, artikel diatas tdk ada hub.nya dg pernikahan anak2. kalo bangun tidur ambil air wudlu dulu biar nyambung omongannya.

  • Nrimo Rahardjo

    Bangga dengan kaum Dayak dalam menegakkan kebebasabn beragama sesuai UUD 45 di Indonesia. Berharap langkah ini diikuti dari daerah lain, terutama di Pulau Jawa yang masyarakatnya nampaknya sudah kalah dan takut oleh tindak kekerasan. Kekerasan telah mengalahkan kebenaran konstitusi.

    • sang risalah

      kenapa tdk anda puji kaum dayak yang mengusir warga etnis madura? sip, syiah selalu pinter minta perlindungan dimana2. waspadalah bahaya laten nikah mut’ah

      • Amang Beas

        hoyyy… wl pun gw orang sunni (Keturunan) n loe juga, loe tahunya nikah mut’ah ya mang g tw yeahag nikah Misyar yang di lakuakan d puncak bogor olehg orang2 arab , sadaurah mesti banyak baca dounk , jangan menghakimi sesama muslim dengan mazhab yang berbeda jika saudarah orang islam yang berfikir. gw lag cari kebenaran bukan cari pembenaran, baca juga buku syiah selain baca buku2 sunni kl loe rajin.

        • hermansch sholef

          orang farsi shite heads syiah syaithon

        • muhamad777788

          Jangan lupa yg jd pedoman itu al qur’an dan hadist jika anda cari kebenaran bacalah al qur’an dan hadist bukan cuma d baca tapi d fahami

  • Aqso Gen Almahdaly

    wkkwkwkww tinggal bayar “Selesai Urusan” tinggal di amankan …

  • alfi

    Indahnya Hidup dalam keberagaman. semakin beragam akan semakin kuat keimanan kita. apa yg perlu ditakutkan dengan keberagaman?

  • alfi

    Kita sudah enak dan nyaman dinegeri tercinta ini. kenapa masih ada orang yang ingin memecah belah tanpa kearifan nasional, termasuk juga instansi yang selama ini kita puja dan hargai. Syiah juga sebuah kebenaran bagi pemeluknya. keberagaman sangat menjadikan keimanan kita semakin kuat. banyak contoh kita lihat betapa dahsatnya hantaaman angkara murka di beberapa negeri Islam di Timur Tengah. jangan jadikan Indonesia Timur Tengah ke 2. Junjung hidup kebersamaan dan saling berdampingan. kata kita… kita yang benar belum tentu kata orang kita yang benar.

  • alfi

    Kutai patut menjadi Contoh kebersamaan itu…………