Home / Nasional / ICMI Ajak Muslim Gerakkan Perekonomian Nasional

ICMI Ajak Muslim Gerakkan Perekonomian Nasional

Satu Islam, Jakarta – Ketua Umun Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie berpendapat, sektor perekonomian perlu menjadi perhatian yang serius di kalangan intelektual Muslim. Pasalnya kesenjangan ekonomi saat ini makin melebar.

“Ini tanggung jawab intelektual kita, yaitu bagaimana infrastruktur umat ini menggerakan sektor ekonomi,” kata dia dalam agenda Halal Bihalal ICMI di Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

Oleh karena itu, lanjut Jimly, umat Muslim di Indonesia untuk bersama-sama menggerakan sektor perekonomian nasional agar tidak jatuh ke orang lain. Apalagi saat ini pengusaha Muslim sangat sedikit.

Sebut saja, aari 100 pengusaha terkaya di Indonesia, hanya 10 orang dari kalangan Muslim. Karena itu, menurut dia, dunia perguruan tinggi, riset dan ilmu pengetahuan, tidak hanya harus menyatu dengan kesadaran iman dan taqwa, tapi juga dengan kesadaran ekonomi.

Jimly mengingatkan, sebagai muslim yang mempercayai ajaran Nabi Muhammad, gerakan ekonomi umat saat ini perlu dipahami sebagai sunnah Rasul yang harus terus digelorakan.  Bahkan, perlu ada dukungan agar di tiap masjid ada pengajian yang membahas soal pengembangan ekonomi nasional.

“Karena tadi, 100 orang terkaya hanya 10 orang yang Muslim,” ujar dia.

Jimly mengatakan, untuk memperkuat gerakan itu, ICMI juga mendorong agar ekonomi syariah bisa terbangun secara masif di kalangan masyarakat. Termasuk juga pengembangan Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR) yang menjadi infrastruktur bagi perusahaan mikro dan Badan Usaha Milik Desa.

“Jadi harus pada penguasaan ekonomi supaya tidak dikuasai oleh orang lain,” kata dia.

Jimly juga memaparkan pandangannya soal kondisi bangsa Indonesia saat ini. Menurut dia, bangsa ini sedang terporosok ke dalam jurang kebebasan yang sangat dalam. Dengan keragaman cara pandang, sejarah dan etnis, maka kebebasan tersebut rawan jika tidak dikontrol.

“Yang menikmati kebebasan itu hanya elit. Kesenjangan 25 tahun terakhir melebar. Maka kita harus promosikan sila kelima itu yang dilupakan orang. Jadi ICMI mengusahakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.

About Abu Nisrina

Check Also

Dedi Mulyadi: Radikalisme Bertentangan dengan Budaya

Satu Islam, Purwakarta – Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *