Home / Nasional / Hanya MUI yang Boleh Mengkafirkan

Hanya MUI yang Boleh Mengkafirkan

kafir
ilustrasi

Satu Islam, Tegal – Maraknya aksi ‘pengkafiran’ oleh kelompok-kelompok tertentu menimbulkan keprihatinan sendiri bagi pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tuduhan ‘kafir’, yang biasanya dilontarkan oleh kelompok beraliran garis keras ini seolah memaksa MUI mengeluarkan fatwa khusus yang mengatur hal tersebut.

Beberapa hari yang lalu, lalu menurut Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-5 di Pesantren At-Tauhiddiyah Cikura, Tegal, Jawa Tengah, menegaskan setiap individu atau kelompok tak memiliki hak atau wewenang sama sekali untuk menuding ‘kafir’ kepada golongan tertentu.

Fatwa MUI terbaru ini menyebutkan pengkafiran hanya dapat dilakukan oleh lembaga ulama yang disahkan negara dan umat atau lewat kewenangan MUI pusat.

“Suatu golongan atau kelompok dengan mudah mengkafirkan kelompok lain, yang tidak jarang Islam juga. Bahkan sering muncul istilah ‘halal darahnya’,” jelas Hasanuddin, seperti dikutip Dream, Kamis, (11/6) lalu.

Menurut Hasanuddin, adanya lembaga ulama resmi yang ditunjuk negara dimaksudkan agar kriteria kafir tidak dilakukan sembarangan. Persoalan pertanggungjawaban juga akan semakin jelas.

Fatwa mengenai klaim kafir, ungkap Hasanuddin telah mencapai kesepakatan akhir dari para ulama. Namun fatwa ini baru bisa menjadi aturan formal setelah ditandatangani Ketua MUI.

“Tinggal tanda tangan saja. Barangkali secepatnya agar bisa sah,” pungkasnya

Sumber: islaminesia.com

About Abu Nisrina

Check Also

MUI Jadi Target Gerakan Aksi Bela Islam yang Butuh Fatwa

Satu Islam, Jakarta – Keberadaan Majelis Ulama Indonesia dan perannya kini dikritisi banyak pihak. Dosen …