Home / Nasional / Haidar Bagir: Fundamentalisme Agama Fenomena Kaum Urban

Haidar Bagir: Fundamentalisme Agama Fenomena Kaum Urban

Haidar-Bagir-2-702x336
Haidar Bagir

Satu Islam, Jakarta – Fundamentalisme agama disinyalir oleh cendekiawan Muslim, Haidar Bagir sebagai fenomena masyarakat perkotaan atau kaum urban. Fenomena tersebut meluas dengan dukungan media sosial.

“Fundamentalisme agama ini lebih kepada fenomena kaum urban atau orang-orang yang dulu disebut sebagai high Islam,” ujar Haidar  dalam sebuah acara di Jakarta Pusat, Kamis 28 Mei 2015.

Kaum high Islam, jelas Haidar, memiliki kecenderungan cara menganut agama yang mempertentangkan antara budaya dan kehidupan religi pribadi. Kehidupan keagamaan memiliki ketegangan dengan budaya dan tradisi lokal.

“Sekarang, sosial media yang kebetulan dikuasai oleh kaum urban, menjadi medium terpenting bagi mereka untuk menyebarkan ideologi. Ide-ide fundamentalisme disebarkan setiap detik-setiap menit melalui jejaring sosial dan video,” lanjut bos penerbit Mizan tersebut.

Haidar menilai, ideologi itu membawa ke arah penyempitan pemikiran Islam di tengah masyarakat, yang sayangnya juga tidak bersikap kritis. Akibatnya, mereka mudah melakukan pengkafiran dan intoleran.

“Karena itu, perlu sinergi antara organisasi-organisasi yang menjadi benteng moderasi agar gagasan yang membawa kecenderungan ke arah penyempitan pemikiran Islam ini tidak meluas,” ujar Haidar

About Abu Nisrina

Check Also

Maarif Institute Dukung Langkah Tegas Polri Redam Intoleransi

Satu Islam, Jakarta – Langkah tegas Polri memproses hukum semua laporan kasus yang mengancam sendi-sendi …

  • elsa

    satu islam salah satu bentuk sinergi nyata dalam memberantas penyempitan pemikiran islam. nice post min.
    tetap hidup untuk satu islam,,,, semoga,,,aamiin