Home / Nasional / Habib Rizieq: Ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah Tidak Mudah Mengkafirkan

Habib Rizieq: Ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah Tidak Mudah Mengkafirkan

Habib-RizieqSatu Islam, Jakarta – Sikap suka mengkafirkan orang atau kelompok lain merupakan masalah yang sangat besar dan berbahaya karena bisa menjurus kepada meningkatnya eskalasi konflik komunal beraroma agama,  karenanya harus disikapi dengan serius.

Hal ini terungkap dalam ceramahnya Habib Rizieq Shihab pada peringatan haul setahun wafat ibundanya, Syarifah Sidah Alatas di Markas Syari’ah FPI, Jl. Jalan Petamburan 3/17, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 30 November 2013.

Menurut Habib Rizieq, dalam masalah kafir-mengkafirkan ini,  ulama-ulama besar Ahlusunnah wal Jama’ah seperti disebut oleh Prof. DR. Muhammad Said Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syekh Ali Jum’ah tercatat sangat berhati-hati.

Dengan tegas Habib Rizieq menyampaikan dalam ceramahnya yang dimulai 10.00 WIB,  sikap  mudah mengkafirkan bukan ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah. Islam lebih mengutamakan dialog secara ilmiah menyikapi perbedaan pemahaman atas ajaran baginda Nabi Muhammad SAW.

Pendiri Front Pembela Islam (FPI) ini lalu mempertanyakan “Jika ada sekelompok orang yang mudah mengkafirkan kelompok lain tapi memakai nama Ahlusunnah wal Jama’ah, Ahlusunnah wal-Jama’ah yang mana?”

Lebih jauh Habib Rizieq memaparkan akhir-akhir ini muncul modus baru dengan tudingan kafir kepada yang tidak mengkafirkan syiah sebagaimana tudingan kaum takfiri yang dialamatkan kepadanya.

Menanggapi tudingan ini Habib Rizieq menandaskan banyak sekali ulama-ulama syiah yang dijadikan perawi hadits di dalam kitab-kitab rujukan utama Ahlusunnah, sebagaimana Shahih Bukhori.

Menurutnya jika Syiah kafir berarti para takfiri itu hakekatnya sedang mengkafirkan para ulama utama Ahlussnnah.

“Orang yang mengkafirkan Syi’ah, berarti dia sedang menyerang (kitab shahih) Bukhari Muslim, ia menyerang periwayatan Bukhari Muslim. Ia sedang menghancurkan Ahlusunnah wal Jama’ah!” Tegasnya.

Ceramah dengan tema “Bahaya Takfiri” ini disiarkan secara live oleh Radio Rasil, Radio FPI Solo, juga TV Streaming FPI.

Acara yang dihadiri Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Khatath ini selesai tepat pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dengan shalat berjama’ah dan menikmati hidangan bersama oleh keluarga besar FPI.

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

Polda Metro Larang Acara Internasional Khilafah Forum

Satu Islam, Jakarta – Polisi melarang adanya kegiatan Internasional Khilafah Forum 1438 Hijriah yang sedianya …

One comment

  1. “Orang yang mengkafirkan Syi’ah, berarti dia sedang menyerang (kitab shahih) Bukhari Muslim, ia menyerang periwayatan Bukhari Muslim. Ia sedang menghancurkan Ahlusunnah wal Jama’ah!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *