Home / Nasional / Ancaman Bagi Indonesia Jika Daerah Hanya Memikirkan Keutuhan Sendiri

Ancaman Bagi Indonesia Jika Daerah Hanya Memikirkan Keutuhan Sendiri

empat-pilar-kebangsaanSatu Islam- Anggota MPR-RI, Ajiep Padindang menegaskan, Indonesia akan tetap utuh selama Empat Pilar Bangsa tetap dipertahankan dan sebaliknya akan menjadi ancaman jika daerah hanya memikirkan keutuhannya sendiri.

“Inilah pentingnya Empat Pilar Kebangsaan ini karena Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” jelasnya di Makassar, Senin 13 April 2015.

Ajiep mengatakan, anggota MPR RI punya kewajiban dalam menyosialisasikan empat pilar kebangsaan ini.

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Kami anggota MPR punya kewajiban mensosialisasikan hal ini. Masyarakat harus dipahamkan mengenai pentingnya keutuhan NKRI,” kata Ajiep lagi.

Dia menjelaskan, Indonesia dalam keadaan terancam kalau daerah memikirkan keutuhan daerah sendiri. Papua dan Kalimantan disebut telah meminta otonomi khusus diwilayahnya masing-masing.

“Benar memang daerah tertentu kaya dan harus diberikan hasil kekayaannya. Tetapi bagaimana orang kita yang daerah miskin juga bisa dapat bagian,” katanya.

Ajiep sendiri tampil membawakan materi dalam kegiatan yang dihadiri ratusan peserta tersebut. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan keseharian.

Diungkapkannya, bangsa Indonesia memiliki kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

Hal inilah yang disebut sebagai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pemilihan nilai-nilai empat pilar tidak lain adalah untuk mengingatkan kembali kepada seluruh komponen bangsa agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara terus dijalankan dengan tetap mengacu kepada tujuan negara yang dicita-citakan, serta bersatu padu mengisi pembangunan agar bangsa ini lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya dalam hal ini, MPR, sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk mengukuhkan nilai-nilai fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara, sesuai dengan mandat konstitusional yang diembannya.

Salah satu upaya yang dilakukan MPR adalah dengan melaksanakan tugas memberikan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa tersebut. Upaya ini dikenal dengan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Akademisi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Talib Mustafa yang juga hadir sebagai pemateri menekankan pentingnya ketahanan keluarga dan penerapan nilai-nilai pancasila yang dimulai dari rumah tangga.

“Pendekatan aspek pelayanan publik penting. Serta penataan kelembagaan negara serta penerapan nilai pancasila dalam keluarga,” kata Talib

 

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

Wiranto: Pemerintah Manfaatkan Alumni Suriah Sebagai Whistleblower

Satu Islam, Jakarta – Beragam jalan keluar untuk WNI yang pergi ke Suriah menjadi wacana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *