oleh

MUI Berat di Ongkos untuk Klarifikasi ke Eropa

170006_620Satu Islam, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak akan menemui lembaga sertifikasi halal di luar negeri untuk mengklarifikasi dugaan suap terhadap Ketua MUI Amidhan Shaberah. Ketua Umum MUI Din Syamsuddin mengatakan lembaganya tak punya ongkos untuk pergi ke Australia dan Eropa. “Persoalannya, kalau kami harus mengklarifikasi ke sana, sulit. Mahal,” kata Din di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2014.

Menurut dia, MUI sudah puas dengan klarifikasi dari Amidhan. MUI , kata Din, sepakat mengangap tudingan terhadap Amidhan hanya fitnah. “Kami sudah klarifikasi ke Pak Amidhan,” katanya.


Menurut Amidhan, kata Din, tudingan dari Australia dan Eropa itu sepenunya bohong. Din juga mengklaim tahu seluk-beluk tudingan tersebut. “Saya tahu ada halal certifier di luar negeri yang tak punya ahli agama, direkturnya anak dan istrinya, murni bisnis. Ya tentu jangan diakreditasi lembaga-lembaga seperti itu. Dia pasti ngamuk kalau tak mendapat akreditasi. Ngamuk itu bisa berbuat apa saja,” kata Din.

Majalah Tempo edisi pekan ini memberitakan Ketua MUI Amidhan menerima pemberian sejumlah uang dari lembaga dari luar negeri. Berdasarkan pengakuan dan bukti-bukti yang dipegang perusahaan Australia dan Eropa, Amidhan mendapat uang setelah memberi akreditasi sertifikat halal. Amidhan juga diduga mendapat duit rutin karena tak mengecek kelayakan penjamin halal di Eropa tapi mengeluarkan sertifikat akreditasi halal.

Sumber : tempo.co

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed