oleh

Minat Baca Anak-Anak di Saudi Arabia hanya Enam Menit dalam Setahun

Beberapa Anak-Anak Saudi mengunjungi toko buku (Dok : Reuters)
Beberapa Anak-Anak Saudi mengunjungi toko buku (Dok : Reuters)

Satu Islam, Riyadh – Menjadi salah satu negara terkaya di dunia rupanya menimbulkan kerugian, terutama karena para penduduk menjadi malas belajar. Hal itu terbukti dari penelitian minat baca warga Arab Saudi. Pembaca muda di negara itu rata-rata cuma membaca enam menit dalam setahun.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan adanya penelitian yang dilakukan Lembaga Kajian Budaya Arab Fikri sejak awal tahun lalu. Bila anak-anak jarang membaca, orang tua di Saudi ternyata setali tiga uang. Warga dewasa Negeri Petro Dollar ini rata-rata hanya membaca seperempat halaman setahun.

Jumlah ini terhitung memalukan untuk ukuran negara maju. Dengan pendapatan per kapita di bawah Saudi, warga Amerika Serikat dan Inggris membaca minimal 11 buku per orang setiap tahun. Bahkan anak-anak di negara Barat itu membaca selama 12 ribu menit di sekolah atau di rumah.

Dilansir dari laman resmi Merdeka.com, pernyataan pers Lembaga Fikri menyatakan data minat baca ini berkebalikan dengan waktu warga Saudi dihabiskan di depan Internet. Rata-rata penduduk Saudi, tua muda, menghabiskan 365 jam berselancar di dunia maya saban tahun.

Perkara kebiasaan membaca ini menjadi perdebatan di jejaring sosial warga Saudi sekarang. Pelajar bernama Hinda Saud menyatakan keluarga Saudi jarang menumbuhkan minat baca. “Dari pengalaman saya, kami tidak pernah membaca atau membahas buku bersama-sama keluarga,” ujar dia.

Beberapa warga mengusulkan pemerintah Saudi memperbanyak jumlah buku digital sebagai solusi mengatasi rendahnya minat baca. Bukan cuma negara penghasil minyak itu ternyata yang mengalami masalah ini. Survei Lembaga Riset Yahoo! Maktub, mencatat nyaris di seluruh negara Arab, 65 persen dari 3.667 responden tidak pernah membaca buku kecuali terpaksa. Bahkan survei tahun lalu oleh UNESCO di Uni Emirat Arab mencatat satu dari 10 warga buta huruf.(Al Arabiya/Merdeka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed