oleh

Menlu Irak: Warga dari 62 Negara Terlibat ISIS

11180309_891531120893408_8330697575901526994_n
Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jafari (kiri) memberikan keterangan pers didampingi Menlu Retno Marsudi (kanan) menyusul pertemuan bilateral mereka di sela-sela Konferensi Asia-Afrika di Jakarta, Minggu 19 April 2015 – Foto: AP

Satu Islam, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Irak, Ibrahim Al Jafari, meminta Indonesia bergabung dalam koalisi melawan terorisme, khususnya untuk memerangi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau sekarang disebut Negara Islam (IS). Indonesia juga diharapkan memberikan berbagai macam bantuan untuk Irak.

“Saat ini, bantuan yang sangat dibutuhkan Irak adalah di sektor keamanan, persenjataan, pasukan udara, badan intelijen, dan bantuan kemanusiaan karena saat ini kami memiliki 2 juta pengungsi,” ujar Ibrahim seusai pertemuan bilateral dengan Menlu Retno Marsudi dalam Konfe rensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) di Jakarta, Minggu 19 April 2015.

Ibrahim mengatakan sejumlah negara seperti Tiongkok dan Iran sudah bergabung dalam koalisi melawan ISIS. Sebab, korban kebiadaban ISIS semakin banyak dan bukan hanya berasal dari kalangan Islam.

“Kami menyatakan bahwa ada keterlibatan warga dari 62 negara dalam ISIS. Mereka tidak mewakili negara, namun individu masing-masing,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, usaha untuk membasmi ISIS harus dilakukan dengan menghapus paham dan pemikiran yang menganggap salah kaum di luar ISIS. Dari aspek militer, negara-negara harus bersatu untuk melawan kekuatan dan serangan ISIS. Selain itu, media massa juga diharapkan tidak memprovokasi sehingga paham ISIS semakin tersebar.

“IS menganggap orang-orang yang berbeda pendapat dengan mereka harus dimusnahkan. Pemikiran seperti itulah yang harus dihilangkan,” katanya.

Ibrahim mengungkapkan ISIS bukan berasal dari kelompok agama tertentu, melainkan kelompok antikemanusiaan. Fenomena terorisme yang dilakukan ISIS bukanlah sikap dari sektarian yang berseberangan, tetapi sebuah tindakan biadab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed