oleh

Membela Tuhan

Aku: Aku akan mulai mencariMu, Tuhan.

Tuhan: Heh?

Aku: Aku mau meninggalkan semuanya untuk mencariMu. Berhenti melakukan kegiatan duniawi,

Tuhan: Heh?

Aku: Tuntunlah aku ke jalanMu, ya Tuhan. Izinkan aku mengikuti jalanMu.

Tuhan: Maksud lo?

Aku: Maksudku? Aku hanya ingin petunjuk, di manakah Engkau bisa aku temui, dengan cara apa, mulai dari mana… Aku mohon kekuatanMu.

Tuhan: Ya mulai dari sini aja.

Aku: Dari sini?

Tuhan: Ya, dari sini. Aku kan selalu di sini…

Aku: Heh?

Tuhan: Kenapa kamu harus mencariKu? Tidakkah kamu tahu Aku selalu bersamamu?

Aku: Heh? Ya, aku tahu sih…

Tuhan: Lalu, kenapa kamu mau mencari yang tak pernah meninggalkanmu? Kamu tak pernah menyadari keberadaanKu?

Aku: Sadar sih, Tuhan.

Tuhan: Nah ya sudah. Berhentilah mencari. Hentikan drama pencarianmu. Aku justru tersinggung kalau kamu mencariKu, karena tak pernah barang sekejap aku meninggalkanmu.

Aku: Maaf, Tuhan.

Tuhan: Satu lagi, berhentilah jadi manusia sok. Sok tahu, sok suci, sok relijius, sok membelaKu.

Aku: Heh?

Tuhan: MembelaKu adalah penghinaan atas keilahianKu. Aku yang selalu membelamu, karena aku Tuhan. Tinggalkan saja Aku dan anggap Aku adalah lelucon jika kamu menganggap Tuhan adalah sosok manja yang butuh dibela…

#Heh?

Sumber: Ananta Kanugrahan/Facebook

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed