oleh

Lima Tahun Hilang, Al-Baghdadi Muncul dalam Pesan Video Terbaru

Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dilaporkan muncul dalam sebuah pesan video terbaru kelompok ekstrimis itu. Ini adalah kemunculan pertama kalinya dalam lima tahun terakhir dari sosok misterius itu.

Dalam video itu, pria yang mengaku sebagai Baghdadi itu tampak mengenakan pakaian kasual, duduk di samping sebuah senapan serbu.

“Pertempuran untuk Baghouz telah berakhir,” ujarnya merujuk pada kota terakhir yang dikuasai ISIS di Suriah timur seperti dikutip dari CNN, Selasa (30/4/2019)

Dalam video propaganda yang diberi judul “Fi Dhiyafati Amiril Mu’minin” (Ramah Tamah Dengan Amirul Mukminin) itu al-Baghdadi tampak bugar dengan cambang lebat dan panjang yang separuhnya diberi pewarna merah dan dengan kepala bertutup kain hitam.

Dia duduk di atas permadani bersama beberapa orang lain yang bagian wajah mereka diburamkan. Tak jelas kapan rekaman itu diambil, namun di bagian awal video dia mengatakan bahwa “perang Baghouz sudah berakhir”, yang mengacu pada terusirnya ISIS dari kantung terakhir mereka di Suriah timur sejak hampir sebulan lalu.

Al-Baghdadi juga terlihat mengancam bahwa ISIS akan membalas kematian dan pemenjaraan para ektremisnya.

“Para kombatan Negara Islam melancarkan 92 operasi di delapan negara sebagai pembalasan atas saudara-saudara mereka di Syam (Suriah),” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa perang di Baghouz, Suriah timur, sudah berakhir, dan bahwa “perang Negara Islam sekarang adalah perang atrisi (dengan menguras energi dan kekuatan lawan) dan gangguan terhadap musuh.”

Dalam video berdurasi 18 menit itu juga terlihat seorang pria yang duduk bersama al-Baghdadi di atas permadani, sebagaimana juga tampak beberapa pria lain yang diduga sebagai para asistennya.

Di bagian awal video terdapat catatan bahwa rekaman diambil pada bulan April ini, namun belum ada konfirmasi pihak independen soal ini.

Di bagian akhir video, satu pria yang berada di dekat al-Baghdadi itu menunjukkan kepadanya berkas-berkas yang menyebutkan 12 nama negara dan kawasan di mana ISIS bercokol, yaitu; Irak, Suriah, Turki, Khorasan, Afrika Barat, Sinai, Libya, Somalia, Yaman, Afrika Tengah, Kaukasus, dan Tunisia.

Video al-Baghdadi ini merupakan yang kedua setelah video yang disebar ISIS pada tahun 2014 ketika kawanan teroris berfaham Salafi/Wahhabi ini baru berhasil menguasai banyak kawasan di Irak dan Suriah.  Dalam video pertama dia terlihat berpidato di atas mimbar Masjid al-Nouri di kota Mosul, Irak utara.

Di luar rekaman audio visual, ISIS juga telah beberapa kali memublikasi reakaman audio yang diklaim sebagai suara al-Baghdadi ketika beredar kabar simpang siur mengenai keterbunuhan dan keterlukaan pria asal Irak itu

Baghouz dibebaskan dari kelompok ekstrimis itu pada akhir Maret lalu, menandai runtuhnya kelompok yang disebut Khilafah itu.

Baghadadi lantas memuji aksi pemboman di Sri Lanka, yang menewaskan lebih dari 250 orang dan melukai sedikitnya 500 orang pada 21 April lalu.

Ia juga menyinggung sejumlah peristiwa politik baru-baru ini, termasuk terpilihnya kembali Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri Israel, pengunduran diri Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika, dan jatuhnya presiden Sudan, Omar al-Bashir.

Video ini diterbitkan oleh sayap media ISIS, al-Furqan, pada hari Senin. Jika otentik, video ini akan menjadi pertama kalinya Baghdadi muncul ke permukaan sejak Juli 2014, ketika ia berpidato di Masjid Agung Mosul sekaligus memproklamirkan kekhalifahan ISIS.

ISIS, terkadang disebut sebagai Daesh, sejak itu merilis berbagai pesan audio yang diklaimnya berasal dari Baghdadi. Terbaru pada bulan Agustus 2018 di mana orang dalam rekaman itu mengakui bahwa ISIS telah kalah, karena ISIS kehilangan kekuasaanya di wilayah Suriah. (SINDO/LI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed