oleh

Keunikan Rumah Dalam Batu di Iran

old_stone_house_18Satu Islam, Azerbaijan – ADA yang unik di salah satu desa di Iran. Kalau biasanya rumah-rumah di desa terbuat dari batu, semen dan pasir, tidak dengan yang ada di Desa Kandovan. Seluruh rumah di desa ini berada di dalam batu raksasa. Keren!

Anda tahu Cappadocia di Turki? Kalau desa di Turki ini berada di dalam gua, Desa Kandovan di Osku, Provinsi Azerbaijan Timur, Iran juga memiliki yang tak jauh berbeda. Hampir seluruh rumah penduduk di sana berada di dalam batu.

Ya, batu-batu ini dipahat dan dijadikan rumah oleh penduduk setempat. Dilongok dari BBC, Kamis, 8 Mei 2014, Desa Kandovan layaknya negeri dongeng karena bentuk bangunannya.

Seluruh bangunan di desa ini berbentuk seperti kerucut layaknya rumah yang ada di negeri dongeng. Usut boleh usut, bebatuan ini berasal dari letusan gunung vulkanik Sahand ratusan tahun lalu. Secara alami, aliran lahar ini membentuk batuan yang kemudian dimanfaatkan masyarakat Kandovan.

Kemudian, pada abad ke-13 barulah bebatuan ini diukir oleh penduduk setempat. Seluruhnya dijadikan rumah sebagai tempat berteduh dan berlindung dari bahaya. Sejak saat itu, seluruh keturunan mereka tinggal di sana hingga saat ini.

Jika ditelusuri sejarah, penduduk Kandovan berasal dari berbagai etnis. Beberapa di antaranya adalah Turki, Armenia, Azerbaijan, Kaukasus dan Persia.

Namun ada yang berbeda dari desa ini sekarang. Kalau dulu rumah-rumah full hanya berada di dalam batu, kini tidak. Kini penduduk Kandovan telah menambah ornamen rumahnya dengan kayu dan kaca. Bisa dibilang, mereka telah mengikuti gaya modern yang berkembang.

Bukan cuma itu, meski terlihat kuno ternyata rumah-rumah di Kandovan juga telah dilengkapi dengan listrik, televisi serta hal modern lainnya. Uniknya, penduduk setempat tetap menggunakan keledai sebagai sarana transportasi.

Keledai-keledai ini juga dijadikan sarana utama untuk membawa barang, mulai dari beras, hingga lainnya. Menjadi peliharaan, keledai ini pun dirawat dan diberi makan dengan baik oleh penduduk Kandovan agar tetap sehat.(Detik)

old_stone_house_1 old_stone_house_2 old_stone_house_3 old_stone_house_4 old_stone_house_5 old_stone_house_6 old_stone_house_7 old_stone_house_8 old_stone_house_9 old_stone_house_10 old_stone_house_11 old_stone_house_12 old_stone_house_14 old_stone_house_16 old_stone_house_17 old_stone_house_18 old_stone_house_19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed