oleh

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Karbala

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas pemboman bus yang menewaskan 12 orang di dekat kota Karbala, Irak.

Klaim itu diungkap oleh kantor berita Amaq yang dikutip oleh Reuters pada Sabtu (21/9).

Aparat keamanan Irak mengatakan 12 orang tewas dan beberapa lainnya terluka ketika sebuah bom bus terjadi di dekat kota suci di selatan Baghdad itu.

Dua juru bicara polisi di daerah itu mengatakan sebuah alat peledak yang ditanam di bus meledak di pintu masuk utara kota.

Serangan di Karbala tersebut merupakan salah satu yang terbesar terhadap warga sipil di Irak sejak ISIS dinyatakan kalah pada 2017. Meski begitu, sejumlah sel ISIS tetap aktif dan masih melancarkan serangan sporadis di Irak hingga saat ini.

Ledakan terbaru terjadi saat Muslim Syiah di Irak tengah merayakan dua acara keagamaan, Asyura dan Arbain, yang berlangsung sejak dua pekan terakhir.

Dalam periode religi ini, Syiah dari seantero kawasan beramai-ramai mendatangi Karbala, yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Baghdad.

Arbain adalah peringatan tahunan yakni 40 hari setelah tragedi Karbala 10 Muharram.

(Medcom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed