Home / Internasional / Sebanyak 160 Migran Dilempar ke Laut Yaman

Sebanyak 160 Migran Dilempar ke Laut Yaman

Salah satu keluarga migran duduk di luar tenda di Kamp Pengungsi Bilda di Metz, Bagian Timur Prancis, Rabu 9 Agustus 2017 – Foto: AFP

Satu Islam, Aden – Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan ulah biadab penyelundup manusia yang melempar sekitar 160 migran pengungsi ke Laut Yaman. Akibat kejadian itu enam orang tewas dan 13 orang lainnya hilang.

Juru bicara IOM mengatakan insiden tersebut mungkin menjadi permulaan tren baru. “Para penyelundup tahu situasinya berbahaya bagi mereka dan mereka bisa ditembak aparat, jadi mereka mendorong paksa para migran ke laut, dekat pantai,” ujarnya.

Menurut IOM, tindakan biadab para penyelundup itu sudah merupakan peristiwa kedua kalinya dalam 24 jam. Kemungkinan ada lebih banyak pengungsi dan migran yang sengaja ditenggelamkan oleh penyelundup di lepas pantai Yaman.

Kantor berita BBC menyebut, dari insiden Kamis 10 Agustus 2017, ada sekitar 19 orang tewas dan IOM memperkirakan sekitar 50 orang migran tewas dalam insiden yang sama pada Rabu 9 Agustus 2017.

Dalam video yang dipasang lewat jejaring Twitter, Direktur Umum IOM William Lacey Swing mengecam ulah para penyelundup yang tidak bermoral. Semua penyelundup manusia sangat tidak bermoral karena mengabaikan nyawa manusia.

“Penyelundup dengan sengaja mendorong paksa para migran ke laut karena mereka takut ditangkap oleh pihak berwenang begitu mereka sampai di pantai,” kata seorang petugas darurat IOM di Aden kepada AFP.

Dikatakan, 84 migran meninggalkan pantai sebelum staf IOM tiba saat memberikan bantuan medis darurat serta makanan dan air untuk 57 migran yang masih hidup.

“Ini memang situasi yang sangat dramatis. Mereka berada di kapal dengan penyelundup, yang menjatuhkan mereka ke laut sebelum sampai di pantai. Beberapa orang telah hilang, tapi yang lain benar-benar dikuburkan oleh teman mereka di pantai,” tambah Laurent de Boeck, kepala agen IOM Yaman, pada Kamis.

De Boeck mengatakan, insiden tersebut dilaporkan oleh beberapa orang yang selamat, yang bertutur dalam kondisi lelah dan terguncang. Situasi ini tergolong baru buat staf IOM untuk mendokumentasikan orang-orang yang dipaksa keluar dari kapal oleh penyelundup sebelum sampai di tepian

 

About Abu Nisrina

Check Also

Terjerat Korupsi, 11 Pangeran Arab Tak Diperlakukan Istimewa

Satu Islam, Riyadh – Otoritas Arab Saudi menyatakan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada 11 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *