Home / Internasional / Pemerintah Tiongkok Kembali Larang Muslim Uighur Berpuasa Ramadhan

Pemerintah Tiongkok Kembali Larang Muslim Uighur Berpuasa Ramadhan

cinoSatu Islam– Setelah tahun lalu mengeluarkan aturan larangan berpuasa, tahun ini Pemerintah Tiongkok kembali larang muslim uighur di provinsi Xinjiang untuk berpuasa di bulan ramadhan. Pemerintah Tiongkok akan memberikan sanksi yang tegas kepada warganya apabila kedapatan melaksakan puasa di bulan ramahan ini.

Awal pekan kemarin, Pemerintah Provinsi Xinjiang secara resmi mengumumkan larangan berpuasa untuk pegawai negeri sipil, anggota partai, guru dan siswa sekolah negeri.

Selain provinsi xinjiang, pemerintah kota jinghe di perbatasan dekat Kazakhstan juga mengeluarkan aturan untuk restoran-restoran halal di wilayahnya untuk tetap buka seperti biasanya di bulan ramadhan ini.

Selain itu, menurut laporan Karamay Daily, Pemerintah Tiongkok juga membatasi muslim uighur untuk pergi ke masjid. pengajian dan kegiatan di masjid diawasi secara ketat oleh para tentara terutama di daerah sebelah utara kota karamay.

Juru Bicara Muktamar Muslim Uighur, Dilshat Rasyid mengatakan bahwa pembatasan tersebut dapat menimbulkan pelawanan dari muslim minoritas karena merasa terdzalimi.

Uighur adalah etnis minoritas di negara tiongkok yang merupakan keturunan turki. Jumlah penduduknya ada sekitar selapan juta orang terpuat di daerah sebelah barat laut provinsi xinjiang. walaupun sudah menjadi daerah otonom sejak 1955, Namun, Xinjiang selalu menjadi obyek kekerasan dari tentara keamanan tiongkok.

Sebagai sesama  muslim, kita tentunya berharap agar pemerintah tiongkok dapat segera mencabut larangan tersebut agar para muslim uighur dapat pula menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk. Aamiin.

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

Israel Siap Siap Bangun Rumah Sakit Khusus ISIS di Perbatasan Suriah

Satu Islam, Tel Aviv – Rezim Israel Siap Bangun Rumah Sakit Khusus ISIS di Perbatasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *