Home / Internasional / Iran Menuntut Pelucutan Senjata Nuklir Israel

Iran Menuntut Pelucutan Senjata Nuklir Israel

Menteri Luar Negeri Iran , Javad Zarif di Markas Besar PBB (Dok :RT.com)
Menteri Luar Negeri Iran , Javad Zarif di Markas Besar PBB (Dok :RT.com)

Satu Islam, New York – Iran menuntut Israel agar menyerahkan “senjata nuklir” nya, seperti yang diamanatkan oleh 120 negara yang tergabung dalam Gerakan Non-Blok. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa GNB juga ingin bebas zona nuklir di Timur Tengah.

Mohammad Javad Zarif berbicara di PBB sebagai perwakilan negara-negara anggota Gerakan Non Blok. Israel tidak pernah mengakui atau membantah asumsi yang beredar secara luas bahwa sebenarnya mereka memiliki senjata nuklir. Namun, Zarif mengatakan senjata nuklir Israel yang di asumsikan tersebut merupakan ancaman bagi keamanan regional. menurut yang dilansir dari Russian Times.

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Gerakan Non-Blok menganggap program nuklir Israel sebagai sebuah ancaman yang serius dan berkelanjutan untuk keamanan negara tetangga dan negara-negara lain, dan mereka mengutuk Israel karena terus mengembangkan dan menyediakan persenjataan nuklir,” menurut Reuters.

Israel belum menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), meskipun mereka telah mengirim seorang pengamat ke konferensi bulanan untuk pertama kalinya selama kurun waktu 20 tahun.Zarif menambahkan bahwa Gerakan Non-Blok sedang berencana membuat Timur Tengah sebagai zona bebas nuklir sebagai prioritas utama yang hanya akan mungkin terwujud jika Israel melucuti semua stok persenjataan nuklirnya.

“Israel, [adalah] satu-satunya di wilayah ini yang  tidak bergabung sebagai anggota NPT atau menyatakan niatnya untuk melakukannya, (meninggalkan kepemilikan senjata nuklir),” AFP mengutip pernyataan Zarif.

Rencana untuk membuat area Timur Tengah bebas senjata Nuklir disepakati pada konferensi sebelumnya tahun 2010, namun tidak pernah ada langkah konkrit yang diambil untuk memastikan ide ini dijalankan.

Selama ini Iran seringkali dituduh oleh Barat karena berusaha mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang telah berulang kali dibantah oleh Teheran. Negara ini mengatakan program nuklirnya adalah murni untuk tujuan damai. Iran baru-baru ini menandatangani kesepakatan kerangka kerja tentang kepentingan nuklirnya dengan kelompok P5 1 di Swiss, yang akan membuka jalan agar harus rampung di musim panas ini.

Namun, Israel sangat kritis terhadap kemajuan ini. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa hal ini tidak akan menutup langkah Iran untuk membuat bom nuklir. malah akan semakin memperbesar kemungkinan membuat bom nuklir ”

Selama konferensi, Teheran juga menuntut bahwa negara-negara yang memiliki senjata nuklir tidak perlu berusaha untuk memperbaharui stok senjata mereka.

“Kami menyerukan kepada negara-negara yang memiliki senjata nuklir untuk segera menghentikan rencana mereka berinvestasi dalam modernisasi dan memperluas rentang masa berlaku senjata nuklir mereka dan fasilitas-fasilitas yang terkait,” kata Zarif.

Sekjen PBB, Ban Ki-moon menjadi satu-satunya pengkritik AS dan Rusia karena gagal melakukan pelucutan senjata nuklir mereka. Dia menambahkan, hal ini merupakan suatu kemunduran yang ditandai kembalinya mindset Perang Dingin. Dia menambahkan bahwa dunia yang bebas senjata nuklir adalah “saat-saat yang bersejarah bagi kita.”

“Saya sangat prihatin bahwa selama lima tahun terakhir proses ini tampaknya terhenti,” Sekjen PBB mengatakan seperti yang dilaporkan harian AFP.

Dalam upayanya untuk menangkis kritik, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa Amerika Serikat ingin “meninggalkan perlombaan senjata nuklir seperti di masa lalu.”

“Saya senang karena hari ini saya mengumumkan Presiden Obama telah memutuskan bahwa Amerika Serikat akan berusaha untuk mempercepat pembongkaran hulu ledak nuklir sebelumnya sebesar 20 persen,” kata Kerry.

Sementara Rusia sepenuhnya membuka dialog serius mengenai pelucutan senjata nuklir, tidak ada standar ganda untuk hal ini, kata Kepala Departemen Kementerian Luar Negeri Rusia untuk Pengendalian Senjata Nuklir Non-Proliferasi, Mikhail Ulyanov.

“Rusia tegas berkomitmen untuk perlucutan senjata nuklir,” katanya. “Bukti jelas bahwa adalah implementasi yang konsisten dari perjanjian baru START antara Rusia-Amerika.”

NPT mulai berlaku pada tahun 1970 dan telah menyebabkan pemotongan dalam jumlah drastis senjata nuklir. Namun, para pejabat PBB percaya bahwa ada banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi stok persenjataan ini lebih lanjut. (Satu Islam)

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

Pria California Dipenjara 16 Tahun Karena Bunuh 21 Kucing

Satu Islam, California – Seorang pria berusia 26 tahun di California dijatuhi hukuman 16 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *