Home / Internasional / Di Konferensi Parlemen Dunia, Ketua Parlemen Kuwait Usir Delegasi Israel

Di Konferensi Parlemen Dunia, Ketua Parlemen Kuwait Usir Delegasi Israel

Satu Islam, Saint Petersburg – Inter Parliamentary Union (IPU)  kembali menghelat sidang umumnya yang ke-137 di Saint Petersburg, Rusia, 14-18 Oktober 2017. Forum parlemen yang beranggotakan 173 orang dari seluruh dunia ini membahas isu global yang dianggap paling krusial, termasuk isu-isu di kawasan Timur Tengah.

Dilansir dari Aljazeera.net , yang membuat tidak biasa dari sidang tersebut, Ketua Parlemen Kuwait, kata Marzouq al-Ghanim,  menyerukan untuk mengusir delegasi Israel.  Ia menyebut delegasi rezim Zionis Israel sebagai penjajah dan pembunuh anak-anak.

“Anda harus mengemasi barang-barang Anda dan keluar dari aula setelah Anda melihat reaksi dari parlemen yang terhormat di dunia,” kata Marzouq al-Ghanim, Rabu 18 Oktober 2017

Perkataan al-Ghanim dalam pidatonya itu ditujukan kepada delegasi Israel yang berada di ruangan tersebut.

“Keluar dari aula sekarang jika Anda memiliki martabat … Anda penjajah, para pembunuh anak-anak,” imbuhnya.

Dengan nada marah, al-Ghanim membeberkan berbagai kejahatan yang dilakukan zionis Israel di Palestina. Ia bahkan menyebut delegasi Israel di konferensi yang digelar di kota St. Petersburg itu tak punya malu.

“Saya katakan kepada penjajah yang brutal, jika Anda tidak merasa malu, maka lakukanlah sesukamu,”  serunya.

Protes Ketua Parlemen Kuwait tersebut mendapat sambutan dari peserta sidang dan mereka bertepuk tangan. Para hadirin tampak memuji pidato al-Ghanim. Hal itu tentu saja membuat delegasi Israel malu lalu keluar dari ruangan acara.

Kepala delegasi Dewan Nasional Palestina di IPU, Azzam Al-Ahmad, mengatakan bahwa ucapan Al-Ghanim mengungkapkan pemikiran semua negara Arab. “Kata-kata Al-Ghanim di depan para delegasi menyoroti luka-luka yang diderita warga Palestina,” kata Al-Ahmad.

Dia menambahkan bahwa parlemen internasional sekarang telah disadarkan akan penderitaan Palestina dalam usaha mencari “hak untuk menentukan nasib sendiri, untuk mengakhiri pendudukan Israel dan untuk mendirikan sebuah negara Palestina yang merdeka.”

Konferensi IPU ke-137 dimulai di Saint Petersburg, Rusia berlangsung selama lima hari. Konferensi  dihadiri oleh berbagai delegasi parlemen dari 173 negara dunia mengusung tema “Penguatan Keragaman Budaya dan Perdamaian Melalui Dialog antaragama dan Etnis.”

About Abu Nisrina

Check Also

Terjerat Korupsi, 11 Pangeran Arab Tak Diperlakukan Istimewa

Satu Islam, Riyadh – Otoritas Arab Saudi menyatakan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada 11 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *