Home / Internasional / Awas Perang Nuklir Rusia vs Amerika!

Awas Perang Nuklir Rusia vs Amerika!

us_vs_russia_460
ilustrasi

Satu Islam, Moskow – Menteri Pertahanan Rusia Yuri Yakubov Senin lalu mengatakan rencana Amerika Serikat yang akan menempatkan sejumlah peralatan perangnya seperti tank dan alat berat lainnya di sejumlah negara yang tergabung dalam Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bisa menjadi ancaman serius sejak Perang Dingin di era 1980-an.

Washington beralasan, penempatan peralatan perang di sejumlah negara sekutu mereka di Eropa Timur itu sebagai respon atas kekhawatiran memburuknya konflik di Ukraina, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (15/6).

“Jika peralatan militer Amerika Serikat, termasuk tank, artileri dan peralatan tempur lainnya benar-benar ditempatkan di sejumlah negara di Eropa Timur dan Baltik, maka itu akan menjadi langkah paling agresif dari Pentagon dan NATO sejak Perang Dingin,” kata Yakubov.

“Russia tidak punya pilihan selain meningkatkan pasukannya dan segala kemampuannya di kawasan strategis itu,” kata dia seperti dikutip kantor berita Interfax.

Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan menambah persediaan nuklir di negara mereka. Dia menyebutkan lebih dari 40 misil balistik akan ditambahkan ke dalam daftar persediaan mereka tahun ini.

Dilansir dari stasiun televisi BBC, Rabu (17/6), hal tersebut sepertinya lantaran tensi yang semakin memanas antara Rusia dengan Ukraina. Putin mengatakan, penambahan senjata mereka ini merupakan bagian dari program pengembangan militer negaranya

“Penambahan ini merupakan bagian dari program modernisasi militer negara,” ujar Putin.

Langkah ini diambil oleh Pemerintah Rusia usai Amerika Serikat mengusulkan kehadiran militernya di Eropa Timur. Sementara itu, NATO juga mengatakan langkah penambahan nuklir di Rusia ini hanya akan menambah masalah.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sendiri menilai pernyataan Putin mengenai penambahan jumlah nuklir di Rusia ini tidak dibenarkan.

“Nuklir penghasut perang, menjadikan situasi tidak stabil, dan berbahaya,” ujar dia.

NATO dan AS juga menuduh Rusia mengirimkan tentara dan senjata berat termasuk tank dan rudal ke Ukraina untuk merebut kembali negara tersebut.

Di sisi lain, pejabat militer Amerika Serikat Deborah James mengatakan Angkatan Udara Negeri Paman Sam itu bisa saja mengirimkan sejumlah jet tempurnya ke Eropa sebagai respon tindakan Rusia terhadap Ukraina.

“Ancaman terbesar adalah apa yang terjadi dengan Rusia dan segala aktivitasnya. Sungguh mengkhawatirkan apa yang terjadi di Ukraina,: kata dia dalam kunjungannya di Paris Air Show Senin lalu.

Selama beberapa bulan terakhir Pentagon sudah mengirimkan jet tempur ke Eropa untuk berlatih bersama negara sekutu Amerika, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Selasa 16 Juni 2015.

Dalam latihan militer itu sejumlah pesawat pengebom seperti B-2 dan B-52 serta F-15Cs dan A-10 diikutsertakan. Demikian pula dengan armada Angkatan Laut.

James juga menuturkan F-22 Raptor bisa bergabung dalam latihan militer itu

About Abu Nisrina

Check Also

Mantan Agen AS Sebut Pimpinan CIA Bertanggung Jawab Atas Kekacauan di Suriah

Satu Islam, Moskow – Kehadiran Rusia dalam konflik Suriah bertujuan membantu menyelesaikan krisis serta menolong …