Home / Humaniora / “The Mastermind” , Propaganda Anti-Semit Pemerintahan Turki

“The Mastermind” , Propaganda Anti-Semit Pemerintahan Turki

* Oleh : Burak Bekdil

Gambar Judul film dokumenter  anti-Semit terbaru Turki, "Mastermind."
“The MasterMind” , Film Anti Semit terbaru yang dibuat oleh Pemerintah Turki (Dok: Middle East Forum)

Menurut pemerintah muslim, Musuh terbesar Turki bukanlah jihadis fanatik yang kini menguasai sebagian besar wilayah negara tetangga mereka di Suriah dan Irak; bukan pula calon jihadis yang belum menggelar aksi teror sensasional.

Musuh mereka bukanlah kemajuan politik dan militer kelompok radikal Syiah, atau Republik Islam Iran dengan nuklirnya. Bukan pula teroris sayap kiri ekstrim yang baru saja membunuh seorang jaksa. Atau Rusia, Cina bahkan peradaban Barat.Mereka adalah yang disebutkan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai “Mastermind” yang tanpa lelah memainkan plot melawan Turki.

Dalam pidatonya pada Desember 2014, Erdogan mengatakan:

“Saya menekankan hal ini : Jangan berpikir bahwa operasi ini menargetkan saya pribadi. Jangan berpikir bahwa operasi ini terhadap pemerintah atau partai politik manapun. Teman-teman saya, target operasi dan inisiatif ini adalah Turki, keberadaan Turki, kedaulatannya, perdamaian, dan stabilitasnya. Target incaran mereka terutama ekonomi Turki dan kemerdekaannya. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, di balik semua ini ada Mastermind, yang kini telah menjadi bagian dari percakapan nasional kita. Beberapa bertanya kepada saya, ‘Siapa “Mastermind” ini?’ dan saya mengatakan, ‘Inilah yang harus anda teliti’. Dan Anda tahu apa itu, Anda juga tahu siapa mereka. ”

Perintah yang dijalankan oleh kelompok pro-Erdogan garis keras, saluran berita televisi, A Haber, memutuskan untuk menjalankan penelitian mengenai mereka. Dan inilah hasilnya, film dokumenter “The Mastermind” dibuat. Film ini pertama kali disiarkan pada tanggal 15 Maret 2015 dan telah berulang kali ditayangkan sejak saat itu, beberapa media pro-pemerintah turut serta menampilkan film tersebut di situs Web mereka.

Tema utama dari film ini adalah 3.500-tahun dominasi Yahudi di dunia. Film ini memfokuskan tiga hal, yaitu ; tokoh-tokoh legendaris Yahudi(salah satunya non-Yahudi): filsuf Spanyol dan sarjana Taurat Musa Maimonides, Charles Darwin (non-Yahudi), dan filsuf Jerman-Amerika Leo Strauss.

Berikut adalah beberapa kutipan narasi dari film, yang dibuka dengan gambar Bintang Daud dan replika Bait Allah di Yerusalem:

Mastermind, yang akarnya kembali ke ribuan tahun yang lalu, memerintah, membumihanguskan, kehancuran, kelaparan global, menciptakan perang, mengorganisir revolusi dan kudeta, menetapkan negara dalam negara – kelompok intelek ini bukan hanya sekedar kutukan bagi bangsa Turki, tetapi kutukan terhadap seluruh dunia. Siapa dalang ini? Jawabannya tersembunyi di dalam kebenaran dan fakta-fakta yang tak pernah bisa disebut sebagai teori konspirasi. …

Cerita ini dimulai pada suatu hari di masa lalu, 3.500 tahun yang lalu, ketika Musa membawa umatnya keluar dari Mesir ke Yerusalem. Satu-satunya panduan dia adalah Sepuluh Perintah Allah … Kami harus mencari dalang di Yerusalem di mana orang Israel hidup. …

Maimonides … yang hidup di masa Abad Pertengahan percaya bahwa ‘orang-orang Yahudi adalah Para Penguasa, dan semua orang selain mereka menjadi budak mereka’ ”

Film ini kemudian menampilkan beberapa pakar yang notabene pro-Erdogan para akademisi dan wartawan, mereka berkomentar soal “Mastermind” ini. “Ketika mereka (bangsa Yahudi) menghancurkan seluruh dunia, orang-orang Yahudi sedang mencari Tabut Perjanjian (yang hilang).” kata salah satu dari mereka.

“Orang-orang Yahudi menggunakan teori Darwin [evolusi] untuk menegaskan bahwa Allah menciptakan mereka – tapi orang lain berevolusi dari kera,” kata seorang pengamat lain.

Salah satu mengklaim bahwa orang-orang Yahudi percaya bahwa mereka, keturunan Ishak, menganggap dirinya lebih unggul, dan bahwa “kita semua,” keturunan Ismael, diciptakan untuk melayani orang-orang Yahudi.

Sementara yang lainnya menyalahkan “Mastermind” – yang ia identifikasikan sebagai orang Yahudi serta AS (yang di film sebelumnya mengklaim didominasi oleh orang-orang Yahudi) untuk kedua kehancuran Kekaisaran Ottoman dan untuk kudeta di Turki modern yang bertujuan mengusir Para pemimpin dan partai-partai islam.

Akhirnya, penasehat Perdana Menteri Ahmet Davutoglu menyatakan bahwa semua aktivitas anti-pemerintahan di Turki, pada nyatanya, dilakukan oleh “Mastermind” yang bertujuan untuk menjatuhkan Turki dan pemerintahnya.

Kedengarannya nyata? Tidak di Turki pada tahun 2015. “Mastermind” bukanlah produk dari sekelompok fanatik yang gila. Ini adalah langkah yang sudah dikalkulasi oleh sekelompok politisi cerdas yang ingin memenangkan suara (dan sering berhasil) dari, massa yang secara turun temurun mengikuti ajaran agama islam yang notabene anti-semit.

Menurut temuan dari survei oleh pengumpul suara Swiss berbasis WIN / Gallup International, 79% rakyat Turki mengidentifikasi diri mereka sebagai seorang relijius yang taat, dibandingkan dengan 75% dari orang di wilayah Palestina dan hanya 30% sisanya di Israel.

Di antara sebagian besar kelompok Sunni di Turki, sentimen anti-Semit sering mencirikan kesalehan diri seseorang. Oleh karena itu, film “The Mastermind” [secara teoritis tapi kebanyakan secara praktis juga] langsung menargetkan penontonnya yaitu 79% rakyat Turki – lebih dari 60 juta orang – dalam rangka menjelang pemilihan parlemen penting pada 7 Juni.

Ini buruk namun cerdik, mengingat pada berbagai metode yang diterapkan oleh mesin propaganda Nazi di tahun 1930-an, penyalahgunaan jutaan pikiran.

Semua yang Anda butuhkan, dalam skenario jahat ini, adalah teori yang menghubungkan setiap kejahatan untuk orang-orang Yahudi, dan cukup penonton yang banyak siap untuk membeli teori konspirasi penipuan Anda.
)* Kolumnis untuk harian Turki Hurriyet dan Forum Diskusi Timur Tengah.

About Sarah

Lifetime learner, wanderlust, lover

Check Also

Berkawan Tanpa Perbedaan Ras dan Agama

Satu Islam, Kuala Lumpur – Faizal Hasbullah Alimin, seorang pemuda Melayu saat mengendarai motor mengalami …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *