Home / Humaniora / Mozaik Nusantara / Peraturan adat Suku Maya Masih Diproses Biro Hukum

Peraturan adat Suku Maya Masih Diproses Biro Hukum

Ketua Dewan Adat Suku Maya ketika menyerahkan hasil peraturan adat kepada Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Manuel Urbinas – Foto: Jubi

Satu Islam, Sorong – Peraturan adat tentang kawasan perairan Raja Ampat yang dibahas dalam sidang adat suku Maya, 5 – 6 Desember 2016 masih diproses di Biro Hukum Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Maya, Kris Thebu mengatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Biro Hukum untuk membicarakan kelanjutan peraturan tersebut.

Peraturan adat yang telah dihasilkan ini membahas tentang kelautan. Ia berharap agar peraturan adat (perdat) tersebut bisa dibahas hingga tingkat provinsi.

Menurut dia perdat yang diusulkan pihaknya bukan hanya untuk DAS Maya, melainkan juga menjadi contoh bagi daerah lainnya melindungi aset-aset milik masyarakat adat.

“Tidak ada kendala sebab setelah pelaksanaan sidang DAS Maya, dokumen perdat langsung diserahkan ke wakil bupati Raja Ampat. Dengan harapan perdat ini dapat segera disahkan,” katanya ketika dihubungi Jubi dari Sorong, Kamis 5 JaNUARI 2017.

Ia mengatakan jika perdat tidak segera disahkan, maka perlu adanya peraturan bupati untuk mengawal perdat ini.

“Hasilnya tunggu rapat dengan bagian hukum,” katanya.

Ia melanjutkan, akhir Januari akan dilaksanakan musyawarah adat. Salah satu agenda dalam musyawarah tersebut adalah pembahasan perdat tentang tanah dan hutan adat di Raja Ampat.

“Sekaligus memilih LMA Raja Ampat,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Manuel Urbinas belum dimintai keterangannya ihwal perdat yang dibahas DAS Maya.

Sumber: Jubi

 

About Abu Nisrina

Check Also

Minimnya Catatan Sejarah Jejak Ulama Nusantara

Satu Islam, Jakarta – Sejarah berkembangnya Islam di Nusantara dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *