Home / Humaniora / Mozaik Nusantara / Keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia

Keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia

habaib

Satu Islam – Tak banyak yang tahu darimana asal muasal sebutan Habib. Orang awam hanya paham, Habib identik dengan ustadz keturunan Arab dengan stereotip berjanggut tebal dan bersorban. Publik hanya mengetahui bahwa Habib adalah pendakwah yang harus dihormati.

Jika ditelisik dalam perspektif antropologis, munculnya Habib merupakan fenomena ‘penghormatan’ terhadap keturunan Nabi Muhammad SAW. Sebutan Habib itu dinisbatkan secara khusus terhadap laki-laki keturunan Nabi Muhammad SAW melalui pernikahan Sayyidah Fatimah az-Zahra ra dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra yang berputra Hasan dan Husein serta Zainab.

Istilah Habib umumnya mengacu kepada keturunan Rasulullah SAW yang dari Hadaramaut Yaman. Namun keturunan Nabi Muhammad SAW yang bukan dari Hadramaut umunya memakai gelar Sayyid atau Syarif. Bagi para perempuan keturunan Nabi Muhammad SAW, di Indonesia umumnya disebut Syarifah.

Di Indonesia gelar untuk keturunan Rasulullah SAW menjadi bermacam-macam. Beberapa diantaranya Yek untuk daerah Jawa, Ayip untuk daerah Palembang dan sekitarnya. Ada pula gelar mereka yang sudah akrab bagi warga Banten dan sekitarnya yakni Tubagus. Gelar Tubagus diberikan bagi keturunan Rasulullah SAW dari fam Azmatkhan. Fam ini diambil dari Sayyid Abdul Malik Sayyid Abdul Malik lahir di kota Qasam, sebuah kota di Hadhramaut, sekitar tahun 574 Hijriah.

Ia juga dikenal dengan gelar “Al-Muhajir Ilallah”, karena beliau hijrah dari Hadhramaut ke Gujarat untuk berdakwah sebagaimana kakeknya, Sayyid Ahmad bin Isa, digelari seperti itu karena ia hijrah dari Iraq ke Hadhramaut untuk berda’wah. Menurut Sayyid Salim bin Abdullah Asy-Syathiri Al-Husaini (Ulama’ asli Tarim, Hadramaut, Yaman), keluarga Azmatkhan yang merupakan leluhur Walisongo di nusantara adalah dari Qabilah Ba’Alawi atau Alawiyyin asal Hadramaut, Yaman, dari gelombang pertama yang masuk di nusantara dalam rangka penyebaran Islam. (sumber : Wikipedia)

Dari trah itulah muncul gelar khusus, yaitu Habib (yang tercinta), Sayid (tuan), Syarif (yang mulia) Tubagus, dan lain sebagainya. Gelar Habib juga berarti panggilan kesayangan dari cucu kepada kakeknya dari golongan keluarga tersebut. (Sumber: Wikipedia)

Berdasarkan catatan Rabithah Alawiyah, organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib, ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang menyandang gelar ini. Mereka yang juga disebut alawiyin atau saadah itu terdiri dari 114 marga. Menurut Ar-Rabithah, hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar Habib.

Di kalangan Arab-Indonesia, menurut catatan Rabithah Alawiyah, ada sekitar 1,2 juta orang yang ‘berhak’ menyandang sebutan Habib. Mereka memiliki moyang yang berasal dari Yaman, khususnya Hadramaut.

Dari merekalah tersusun silsilah yang menjuntai hingga belasan abad, dari Hadramaut (Yaman) hingga ke Tanah Abang (Jakarta). Yaitu sebuah silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW dari garis keturunan Sayyidah Fathimah ra, yang menikah dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra. Sebutan yang paling populer untuk ‘menghormati’ para keturunan Nabi Muhammad SAW dari jalur Sayyidah Fathimah ra ini adalah Habib atau Habaib (jamak).

Selain itu, untuk keturunan Rasulullah saw, dengan menarik garis keturunan secara matrilineal (keturunan dari perempuan ) di Indonesia dianggap bukan habib meski secara umum masih dinilai sebagai keturunan Rasulullah SAW. Keturunan Rasulullah SAW yang dari jalur Ibu kalau di negara-negara Timur Tengah dan India disebut Mirza.

Para Habib sangat dihormati oleh masyarakat muslim Indonesia, karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni dari garis keturunan langsung Nabi Muhammad. Penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengait-kaitkan hal ini dengan bid’ah. Faktanya, Habaib di Indonesia sangat banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama Islam. Sudah tak terhitung jumlah orang yang akhirnya memeluk agama Islam di tangan para Habib itu.

Komunitas keturunan Sayyidah Fathimah ra dikelompokkan ke dalam sejumlah famili (fam), yang kemudian tercermin dalam nama keluarga yang disandangnya, seperti Syihab atau Shahab, Assegaf, dan sebagainya. Salah satu fam yang menonjol adalah Assegaf. Bahkan tiga sosok Habib yang cukup menghebohkan ‘dunia intelejen’ di Indonesia itu menyandang nama Assegaf. Mereka adalah Mahmud bin Ahmad Assegaf, Abdurrahman Assegaf dan Nur Hidayat Assegaf (Simak sosok ketiganya di artikel berikutnya).

Di luar tiga sosok tersebut, ada pula Habib yang kerap mewarnai hingar bingar politik di Indonesia. Ia tak lain Habib Rizieq Shihab, Ketua FPI (Front Pembela Islam). Habib Rizieq dikenal luas lantaran menerapkan cara-cara destruktif dalam menegakkan syariat Islam.

Selain Rizieq, tentu masih banyak Habib yang berdakwah dengan cara moderat, damai dan menenteramkan. Semisal Habib ali Kwitang Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan Jawa Tengah yang menjadi Ketua Thariqah Muktabaroh PBNU, Alm. Habib Munzir Al Musawa dan Habib. Selain itu, banyak pula Habib yang meniti karir di birokrasi seperti Ali Alatas dan Salim Segaf Al-Jufri.


Beberapa Habib yang populer di Indonesia:


1. Habib Ali Kwitang, Pendiri Majelis Ta’lim Kwitang, Jakarta.


2. Habib Ali Alatas, mantan menteri luar negri


3. Habib Rizieq, pendiri dan ketua FPI


4. Husein Ali Alhabsi, ulama tuna netra ketua Ikhwanul Muslimin Indonesia


5. Habib Hasan Bin Ja’far Assegaf, Pemimpin Majelis Ta’lim Nurul Musthofa, Jakarta


6. Habib Munzir AlMusawa, Pemimpin Majelis Ta’lim Majelis Rasululloh SAW, Jakarta


7. Habib Nabil AlMusawa (adik Habib Munzir), wakil rakyat Kalimantan Selatan di DPR dari Partai Keadilan Sejahtera


8. Habib Aboe Bakar Alhabsi, wakil rakyat Kalimantan Selatan di DPR dari Partai Keadilan Sejahtera


9. Habib Salim Segaf Al-Jufri, Menteri Sosial Kabinet Indonesia Bersatu II


10. Habib Muhammad Ridwan Al-Jufrie, Qari & Hafidz Muda dari Jawa Barat yang Kuliah di Al-Azhar University Cairo.

Tentu tidak semua keturunan Arab bisa disebut Habib. Misalnya, Abu Bakar Ba’asyir mantan Amir Mujahidin MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) yang kini memimpin Jama’ah Ansharut Tauhid. Menurut Ba’asyir, dirinya bukan keturunan Fathimah ra. Fam-fam Arab non alawiyin atau saadah banyak terdapat di Indonesia. Beberapa diantaranya Baradja, Baswedan, Attamimi, Badjuber, al-Amri dan lain sebagainya.

 Sumber : Media Indonesia dan wikipedia

About Abu Nisrina

Check Also

Minimnya Catatan Sejarah Jejak Ulama Nusantara

Satu Islam, Jakarta – Sejarah berkembangnya Islam di Nusantara dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia …

198 comments

  1. Izinkanlah saya sampaikan sejumlah hal :

    1. Islam mempunyai konsep kesetaraan ras, sejumlah ayat dan hadits memaparkan hal tersebut. Pada hemat saya, tidak perlu saya tulis (lagi) di sini.

    2. Bagi yang bangga karena keturunan ‘Arab umumnya atau keturunan Nabi Muhammad SAW khususnya, saya himbau untuk berfikir: mengapa nabi diutus ke Arabia? Mengapa wahyu mengalir ke Arabia? Saya coba jawab: karena mereka yang paling membutuhkannya! Mengapa paling butuh? Karena mereka (pada dasarnya) adalah bangsa (sangat) barbar. Istilah dalam Islam dikenal dengan “jahiliyyah”. Indonesia masih lebih beradab dibanding Arab. Sebelum Indonesia kenal agama, sudah punya nilai-nilai luhur yang kelak dirumuskan para aktivis kemerdekaan dengan istilah “Pancasila”. Arab punya apa? Anarkis, vandalis dan teroris! Menumpahkan darah, mencuri, merampok bahkan hingga saat ini! Coba simak, apa yang terjadi di ‘Iraq dan Suriah misalnya? Yang tidak tahan, mengungsi keluar negeri – antara lain ke Indonesia. Di Indonesia, para (keturunan) Arab hidup damai, aman, bisa maju. Inilah asal mula muncul apa yang disebut dengan “kampung Arab” yang tersebar di seantero Indonesia – selain mereka yang dating sebagai pedagang. Bersyukurlah, bagi (keturunan) Arab di Indonesia. Hormati bangsa pribumi, dan saya ulangi: ingatlah bahwa Islam mempunyai konsep kesetaraan ras. Semua Muslim adalah bersaudara, dipersaudarakan oleh Allah dan Nabi Muhammad SAW dengan iman.

    And last but least, apa sih yang dibanggakan dari Arab? Hinga kini belum menang melawan Israel! Hampir 100 tahun – sejak pasukan Sekutu merebut Palestina dari Kerajaan Turki ‘Utsmaniy, untuk kelak Sekutu serahkan pada Palestina – soal Palestina belum selesai!

    Semoga bermanfaat. Aamiin.

    • “–misalnya? Yang tidak tahan, mengungsi keluar negeri–”
      panjenengan mondok dimana? kalo g mondok, panjenengan mengkaji dari mana? apa cuma pandangan tanpa ada dasar?
      maaf!

    • Islam memang mengajarkan kesetaraan ras dan dalam hal ini ( mencintai kel Nabi saww ) tidak ada kaitannya. hal ini murni utk memuliakan nabi saww dan berdasar kevintaan kepada beliau saww.

      Kenapa Islam dan wahyu turun diarab bukan.di indonesia?
      karena dimasa tersebut wilayah arab telah menunjukkan kesiapan dalam menerima ajaran ilahi. klu ana hanya berkaca pada kebejatan maka dibumi belaha yg lain banyak yg lebih bejat bisa jadi dimasa tersebut indonesia.lbh bejat dan terbelakng. kita tahu bahwa bangsa indonesia baru mengenal pakaian dimasa masuknya islam ke bumi nusantara ini. jafi sangat tidak siap dan terbelakng dan pastinya akan lebih bejat karena keterbelakangan tersebut.

    • TULISAN DI ATAS BUKAN BERARTI MEMBANGGAKAN KETURUNAN RASULULLAH SAW….. NAMUN PERLU DIKETAHUI (TENTUNYA BAGI KAUM MUSLIMIN) BAHWA TIDAK DIPUNGKIRI EKSISTENSI KETURUNAN RASULULLAH SAW AKAN SENANTIASA ADA… (BANDINGKAN DENGAN KEBANYAKAN MANUSIA SAAT INI YANG MUNGKIN TIDAK TAHU PASTI GENERASI MEREKA BERASAL SAMPAI GENERASI KE-6,7,8, DST…)…BAHKAN Allah SWT berfirman : “Katakanlah wahai Muhammad, aku tak meminta
      pada kalian upah bayaran atas jasa
      ini, terkecuali kasih sayang kalian
      pada keluargaku” (QS Assyuura 23)

      APAKAH ANDA AKAN MENGANGGAP ALLAH SWT TIDAK ADIL KARENA MENGKHUSUSKAN KEHORMATAN PADA KELUARGA RASULULLAH SAW…
      ATAU…SATU HAL PASTI MELALUI RAGAM SUMBER HADIS …BAHWA RASULULLAH SAW, KHADIJAH (ISTERI BELIAU), FATIMAH (PUTRI BELIAU), ALI (SEPUPU DAN MENANTU BELIAU) SERTA HASAN DAN HUSEN SEMUANYA AKAN MENJADI TOKOH/PENGHULU SYURGA….YANGMANA KEHIDUPAN DISANA ABADI SELAMANYA……

      ALLAHUMMA SHALLI WA SALIM ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI WA DZURRIYATIHI…

      • Dalil anda keliru karena terjemahan ayat yang anda sebut di atas pun keliru.

        Sa’id bin Jubair berkata: “‘Qurbaa’ maksudnya adalah Keluarga Muhammad.” Ibnu ‘Abbas berkata: “Engkau terlalu terburu-buru, sesungguhnya Rasulullah bukanlah marga dari Quraisy selain beliau hanya mempunyai hubungan keluarga dengan mereka. Ibnu Abbas berkata: “Maksudnya kecuali kalian bisa menyambung hubungan kekeluargaan antara diriku dengan kalian.” [HR. Bukhari No.4444].

        Jadi terjemahannya bukan “…terkecuali kasih sayang kalian pada keluargaku.” melainkan “…kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.”

        Wallahu a’lam bishawab.

      • Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah: `Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan`. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.(QS. 42:23)

        Surah Asy Syuura 23
        ذَلِكَ الَّذِي يُبَشِّرُ اللَّهُ عِبَادَهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ قُلْ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى وَمَنْ يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْنًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ (23)

        kekeluargaan = bukan keluarga bro

      • to anas

        ass wr wb
        ente kalau mentafsir isinya yang bener —

    • Ijinkan saya untuk memberi komentar kepada Saudara Indra Ganie.
      Saya belum tahu persis siapa anda, tapi membaca tulisan anda terlihat bahwa anda senang membaca sejarah, khususnya timur tengah. Dan yang terlihat cukup menonjol adalah, anda terlihat alergi dengan istilah Arab dan alergi dengan orang yang bercorak Arab . Sedikit yang saya tanggapi dengan kalimat Anda ;
      1. “Penulis menilai bahwa perlakuan kejam para majikan Arab terhadap pelayan rumah tangga tidaklah terlepas dari budaya Arab yang pada dasarnya tidak beradab”—–> Apakah Anda pernah ke Arab ? disana orang baik pun, sangat banyak !!
      2. “Mengenai budaya brutal dapat disimak dari sejarah Arab yang penuh dengan kekerasan atau pertumpahan darah”—–> Tidakkah anda membaca sejarah Amerika dengan kejadian ribuan Indian yang di bunuh, Atau Pembunuhan suku Aborigin oleh bangsa barat ? adakah di permukaan bumi ini yang tidak ada pembunuhan di masa lalu ?
      3.”Segeralah membuang anggapan bahwa bahwa untuk menjadi Muslim yang baik hendaklah menjadi “Arab minded” atau meniru Arab”——> Apakah anda juga komplain kalau penggemar Persib menggunakan Kaos Persib ? ataukah anda juga komplain kalau melihat penggemar musik Rock berdandan ala Punk ?
      4. “Arab punya apa? Anarkis, vandalis dan teroris! Menumpahkan darah, mencuri, merampok bahkan hingga saat ini!”——> Ingat bahwa kita juga belum tentu lebih bagus dari mereka…

      Komentar saya secara umum, semua bangsa punya kelebihan dan kekurangan masing masing, boleh kita berbangga dengan bangsa kita , tapi saat sekarang belum ada yang bisa di banggakan.
      Komentar saudara terlihat sangat tendensius. Berlatihlah beropini yang bijak….

    • Hm, kenapa meng asumsi kan Arab belum menang melawan Israel? Memang nya terlihat Arab mencoba melawan Israel gitu?

      • Saya akan menjawab pertanyaan sodara reza kenapa arab belum melawan israel karena sudah jelas di alqur’an ketika palestina dan israel berhenti perang maka itu tanda hari akhir
        Dan yg akan menghancurkan israel atau kaum yahudi yaitu imam mahdi dan para pembela almahdi semua kaum yahudi akan binasa sampai mereka bersembunyi di balik pohon dan batu kemudian pohon dan batu berkata hai hamba allah di belakang ku ada orang yahudi kemarilah bunuhla ia rasulullah pernah bersabda jika hanya tersisa satu hari maka allah akan panjangkan hari itu dan allah akan mengutus khalifa al mahdi yg satu garis keturunan dengan ku nama nya seperti nama ku dan nama ayahnya seperti nama ayahku

      • Saya akan menjawab pertanyaan sodara reza Dan indra ganie kenapa arab belum melawan israel karena sudah jelas di alqur’an ketika palestina dan israel berhenti perang maka itu tanda hari akhir
        Dan yg akan menghancurkan israel atau kaum yahudi yaitu imam mahdi dan para pembela almahdi semua kaum yahudi akan binasa sampai mereka bersembunyi di balik pohon dan batu kemudian pohon dan batu berkata hai hamba allah di belakang ku ada orang yahudi kemarilah bunuhla ia rasulullah pernah bersabda jika hanya tersisa satu hari maka allah akan panjangkan hari itu dan allah akan mengutus khalifa al mahdi yg satu garis keturunan dengan ku nama nya seperti nama ku dan nama ayahnya seperti nama ayahku
        Tentang kekejaman arab itu adalah senjata dajjal untuk menghancurkan bangsa arab yg di indikasikan dengan kejam apakah kita pernah melihat kekejaman amerika? Jngan pernah menilai seseorang kalau kita belum melihat dengan mata kepala sendiri , rasulullah pernah bersabda akan datang kerumah mu seseorang yg menyampaikan kabar yg berisi fitnah itulah yg kita lihat secara nyata yaitu media masa
        Ow iya tambahan coba yg ragu kalau nabi punya keturunan coba cari tahu arti atthyad pada sholat 🙂

        Jika saya ada salah kata saya mohon maaf kepada allah saya mohon ampun

    • Yaa inti nya saling menghormati aja gan, ga perlu jg sinis. Ga perlu jg komentar ekstrim yg mancing kontroversi. Mau bangsa arab kek, cina kek. Saling hormatin ajee

    • Saudara ku Indra Ganie, uraian antum sangat detail dan realistis. Saya sangat mahfum dengan argumentasi antum. Tapi mohon maaf adanya ketururan Nabi Muhammad SAW adalah susuatu keniscayaan yang tidk mungkin dapat dipungkiri. Karena dalil Quran dan Hadits nya sudah sangat shahih.
      Nah yang terpenting sekarang ini kita hormati dan imani surat dan hadist yang menyatakan hal itu. Itu yang lebih utama dan penting. Jangan sampai kita akan berdosa gara-gara tidak meng’imani’ firman Allah dan hadist Rasul.
      Itu saja. Kalau pun ada kebanggaan lantas menyombongkan diri bagi yang mengaku keturunan Rasul, itu hanya oknum yang tidak menyadari akibatnya.
      Wallahua’lam.

    • Bissmillahirrahmannirrahim

      Saya berkeyakinan bahwa sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui segala alasan Islam, Nabi dan Rasul berasal di Tanah Arab dari pada Alasan-Alasan dari manusia.

      Saya Tidak Menasehati melainkan saya Mengingatkan bahwasannya Pembahasan apapun yang menimbulkan Perdebatan sebaiknya dihindarkan, dan Berintrospeksi sambil BerIstighfar .

      Terima Kasih

    • Gw bangga jadi keturunan nabi Adam.

  2. ADAKAH PENJAJAHAN ARAB?

    Oleh : Indra Ganie

    Selasa, 21 Juni 2011

    • Mengenang 5 abad (1511-2011) awal penjajahan di Nusantara
    • Mengenang 110 tahun (1901-2011) lahir Soekarno
    • Mengenang 65 tahun (1946-2011) gugur pamanku R Supardan di Front Karawang-Bekasi
    • Renungan terhadap para TKI di Arab yang diperlakukan seenaknya

    Beberapa hari terakhir ini Indonesia digegerkan dengan info hukuman mati seorang TKI di Arab Saudi yaitu sebut saja dengan nama Ry binti SS, suatu kasus yang bukan pertama dan agaknya bukan yang terakhir. Penulis mendapat kesan agaknya dari sekian banyak kasus TKI diperlakukan seenaknya di negeri Arab, kasus inilah yang paling heboh hingga saat ini. Sepertinya sejumlah anak bangsa sudah habis kesabaran terhadap kasus semacam ini, suatu hal yang wajar mengingat sedikit banyak terkait dengan harga diri bangsa. Seakan-akan bangsa Indonesia adalah bukan manusia atau setengah manusia, sehingga “layak” diperlakukan tidak sebagai manusia seutuhnya.

    Sesungguhnya kisah-kisah pilu para TKI di luar negeri tidak hanya terjadi di dunia Arab, namun terkesan bahwa kasus-kasus ini sering terjadi di sana. Yaitu suatu dunia yang dihuni mayoritas Muslim sebagaimana halnya Indonesia, yang diharapkan ada semacam “ukhuwwah Islamiyyah” dalam menjalin hubungan tingkat apapun.Dan ironisnya, orang Indonesia diperlakukan seenaknya di negeri Arab justru keturunan Arab diperlakukan enak di Indonesia, ada yang dicium tangannya karena konon keturunan nabi. Orang-orang yang dikenal dengan habib, syarif dan sayid sudah lama mendapat perlakukan enak di dunia (mayoritas) Muslim termasuk di Indonesia.

    Penulis menilai bahwa perlakuan kejam para majikan Arab terhadap pelayan rumah tangga tidaklah terlepas dari budaya Arab yang pada dasarnya tidak beradab. Budaya Arab berciri feodal, patriarkal dan brutal. Kaum perempuan nyaris tak punya hak, sejumlah negara Arab masih menganut monarki absolut – bahkan yang menganut republik juga sulit dinilai demokratis. Contoh yang nyata antara lain Suriah, Presiden Hafizh Assad diganti oleh putranya yaitu Bashar Assad. Mesir nyaris meniru Suriah, Presiden Muhammad Husni Mubarak berniat menunjuk putranya yaitu Jamal Mubarak sebagai penggantinya namun keburu tumbang oleh demo rakyatnya. Ada lagi bentuk feodal, perbudakan di dunia Arab baru resmi berakhir pada 1960-an, namun perlakuan terhadap pelayan rumah tangga – terutama warga asing – masih tidak beda jauh dengan budak.

    Mengenai budaya brutal dapat disimak dari sejarah Arab yang penuh dengan kekerasan atau pertumpahan darah. Diantara mereka sulit bersatu, rasa kesukuan dan kekeluargaan lebih menonjol dibanding kebangsaan. Persatuan yang dengan susah payah diwujudkan oleh Nabi Muhammad hanya bertahan sekitar 30 tahun. Persaingan lama antara Bani Hasyim dan Bani Ummayyah – padahal mereka masih satu silsilah – muncul kembali dalam bentuk yang lebih keras : pertumpahan darah yang berkepanjangan. Pada abad-10 imperium Arab yang membentang dari Iberia hingga Turkistan terbagi 3 kerajaan besar – yang kalau diusut masih keluarga besar beliau – yaitu : Ummayyah, Fathimiyyah dan ‘Abbasiyyah.

    Riwayat Kerajaan Arab Saudi juga tak terlepas dari pertumpahan darah yang mengerikan. Berawal dari gerakan sosio-religi yang muncul dari duet “2M” yaitu ulama militan Muhammad bin ‘Abdul Wahhab dan penjahat kejam Muhammad bin Sa’ud pada abad-18, mereka melakukan serentetan kampanye berdarah untuk menjadi penguasa di Arabia. Dinasti Sa’ud melaksanakan hukum yang kaku, pemahaman yang tekstual atau skriptualis terhadap teks ayat dan hadits nyaris tanpa menyimak latar belakang munculnya ayat dan hadits membuat citra buruk bagi Islam dan kaum Muslim. Hal ini dapat terjadi karena mayoritas orang di seantero dunia masih sulit membedakan mana agama Islam dan mana budaya Arab, termasuk di Indonesia. Di Indonesia cenderung ada anggapan bahwa untuk menjadi Muslim yang baik hendaklah (atau mungkin haruslah) “Arab minded” atau meniru Arab, semisal pelihara brewok, pakai surban, pakai kafiyah, pakai gamis atau perempuan pakai cadar.

    Perlu diketahui bahwa persekutuan Saudi-Wahhabi berdasar kesepakatan yaitu Wahhabi mendukung keluarga Sa’ud menjadi penguasa turun temurun dan keluarga Sa’ud berjuang menyebar faham Wahhabi ke seantero dunia.

    Perihal faham Wahhabi, pada dasarnya tidak ada yang baru. Faham tersebut adalah “kembali pada Islam yang berdasar kitab dan sunnah”, memberantas syirik, bid’ah, khurafat dan takhyul. Ditinjau dari ini memang menarik karena begitulah tuntunan dalam Islam. Dan mayoritas kaum Muslim pada dasarnya tidak keberatan.

    Persoalan menjadi lain ketika mereka memaksakan fahamnya kepada orang lain, bahkan menganggap kafir siapapun yang tidak sefaham walau orang tersebut masih Muslim. Penulis teringat dengan gerakan Khawarij yang muncul pada abad-7, dengan faham “siapa yang tak berhukum kepada Allah adalah kafir” walau dia syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji. Wahhabi dan Khawarij memiliki riwayat brutal yang panjang justru lebih banyak terhadap sesama Muslim dibanding non Muslim. Konon, sejak abad-18 hingga Kerajaan Arab Saudi terbentuk pada 1932, gerakan Saudi-Wahhabi telah membunuh sekitar 400.000 orang dan mencederai sekitar 350.000 orang, yang semuanya adalah Muslim. Berdasarkan latar belakang di atas penulis harap semua tidak heran lagi dengan kasus-kasus kekerasan di Arab Saudi.

    Telah disebutkan bahwa Dinasti Sa’ud berjanji akan menyebar faham Wahhabi, dan itu sampai ke Indonesia. Diperkirakan faham Wahhabi masuk ke Nusantara pada akhir abad-18, di Sumatera – tepatnya di Minangkabau – faham tersebut membentuk gerakan “Paderi” yang kelak mengobarkan revolusi melawan imperialisme Barat yang disebut dengan “Perang Paderi”. Walau gerakan tersebut dapat ditumpas namun fahamnya tidak. Di Jawa faham tersebut menjelma dalam gerakan yang “lebih santun” yaitu “Muhammadiyah”. Ormas ini tidak menempuh revolusi namun evolusi. Mengubah masyarakat secara “pelan tapi pasti” yaitu dengan cara pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hingga kini Muhammadiyah masih ada dengan berbagai aset : sekolah, kampus, klinik dan hospital.

    Gejala-gejala gerakan Muslim militan dengan pengaruh Wahhabi (dan antara lain ada yang dengan sokongan Arab Saudi) muncul kembali pada tahun 1970 an, dan marak setelah rezim Orde Baru tumbang. Sejumlah ormas mulai berani bertindak anarkis – atau dicurigai sebagai teroris. Kasus pemboman Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott pada 2009 disinyalir terjadi karena ada aliran dana dari Timur Tengah dan warga sana terlibat. Agaknya Indonesia menghadapi apa yang disebut oleh Bung Karno dengan “nekolim” (neo imperialisme/kolonialisme). Selain pelakunya “pemain” lama yaitu Barat dan Jepang – yang (pernah) melakukan penjajahan secara fisik/militer, ternyata ada pemain baru yaitu Arab. Ketiga fihak ini kini melakukan pertarungan yang sengit namun tidak secara militer, yaitu menyebarkan faham-faham yang diusahakan membuat Indonesia merasa dekat – kalau perlu tergantung – dengan fihak asing. Dengan demikian penjajahan gaya baru terlaksana nyaris tanpa terasa, kita jalani hidup sehari-hari seakan Indonesia baik-baik saja. Jika Barat dan Jepang (kemudian Cina) dengan berbagai manuvernya lebih sejak awal kehadiran mereka di Indonesia nyata-nyata terutama adalah bidang/motif ekonomi, Arab agaknya lebih fokus pada bidang agama – minimal pada permulaan. Peluang yang tersedia bagi Arab untuk mempengaruhi Indonesia selain mayoritas penduduk negeri ini adalah Muslim adalah bangsa Arab dan bangsa Indonesia sama-sama mengalami penjajahan Barat. Indonesia dijajah Belanda dan Dunia Arab dibagi-bagi oleh penjajahan Inggris, Perancis, Spanyol dan Italia. Bahkan hingga kini kehadiran negara Israel dengan mencaplok Palestina adalah warisan penjajahan. Apa yang disebut “bangsa Israel” sesungguhnya adalah bangsa-bangsa Eropa yang (kebetulan) beragama Yahudi yang ditindas di benua tersebut lalu mengalir ke Palestina dengan bantuan Inggris, yang beberapa waktu menguasai Palestina dengan istilah halusnya “mandat”. Pendudukan militer asing di ‘Iraq yang dipimpin Amerika Serikat sejak 2003 semakin mengokohkan pendapat bahwa “Barat = penjajah”. Hal tesebut memudahkan muncul faham-faham yang disebut “garis keras” karena memakai kekerasan untuk mencapai tujuan, dengan istilah-istilah “radikalisme”, “fundamentalisme”, “ekstrimisme”, “militanisme” dan “terorisme”. Kesamaan agama yang dianut mayoritas kedua bangsa tersebut menyebabkan muncul solidaritas hingga faham garis keras tersebut masuk relatif mudah ke negeri ini.

    Penulis menilai sejak “Peristiwa WTC” 11/09/2011 faham garis keras dari Arab masuk (kembali) dengan begitu intens ke Asia Tenggara. Perang anti penjajah – dengan cap sebagai terorisme – yang dikobarkan kelompok “al-Qa-idah” pimpinan Usamah bin Ladin ke seantero dunia juga terasa di Indonesia. Perang kolonial yang kemudian berlanjut dengan perselisihan – bahkan benturan – sesama anak bangsa antara pendukung faham “negara agama” (Islam) dengan “negara bangsa” (Pancasila) sejak lama, menjadikan negeri ini lahan subur bagi faham/gerakan garis keras. “Revolusi Darul Islam” yang sempat melahirkan “NII” (Negara Islam Indonesia) yang berdarah-darah, walaupun dapat ditumpas ternyata tidak dapat menghapus mimpi/ide tersebut. Pasca kekalahan Darul Islam, sejumlah pengikutnya bergerak merekrut anggota walaupun terus menerus dihambat oleh pemerintah. Perioda yang disebut “reformasi” pada 1998 memberi kebebasan para aktivis berazaz Islam – baik yang ekstrim maupun moderat – untuk bergerak dengan rasa lega.

    Penyerbuan dan pendudukan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat ke Afghanistan pasca Peristiwa WTC memaksa kaum militan bergerilya di dalam maupun di luar Afghanistan. Sel-sel al-Qa-idah pelan-pelan menyebar dan organisasi tersebut bukan hanya identik dengan nama organisasi namun juga telah menjadi ideologi kaum militan Muslim seantero dunia. Tambahan pula, sistem desentralisasi yang diterapkan kelompok tersebut menyebabkan aksi-aksi kaum militan dapat berlangsung terus walau pucuk pimpinan tertangkap atau terbunuh. Kematian Usamah bin Ladin pada awal Mei 2011 oleh sergapan pasukan khusus AS tidak mengakhiri aksi-aksi kaum militan. Mereka sudah tahu apa yang harus dikerjakan tanpa perlu izin atau perintah pucuk pimpinan.

    Di Indonesia, faham atau aktivis DI dan al-Qa’idah bertemu menghasilkan sejumlah aksi kekerasan (atau disebut teroris) semisal Bom Bali-1 (2002), Bom JW Marriott-1 (2003), Bom Kuningan (2004) dan Bom Bali-2 (2005). Walau aparat menangkap atau membunuh para tersangka, aksi-aksi militan masih berlanjut. Indonesia pasca Orde Baru seakan tak punya ideologi atau konsep yang jelas bagaimana mengelola negeri ini beserta isinya, ya alamnya ya manusianya. Keadaan tersebut agaknya merupakan peluang bagi sejumlah pengaruh/kepentingan asing untuk masuk dan bermain di negeri ini, termasuk dari Timur Tengah.

    Di atas telah disebut bahwa bangsa ini sulit membedakan mana Islam mana Arab. Dari riwayat Islam masuk kemari maka budaya Arab juga ikut masuk. Penulis ulangi, ciri budaya Arab antara lain feodal dan brutal, ini juga sama dengan budaya Indonesia. Sebelum pengaruh Timur Tengah masuk, riwayat kekerasan sudah ada di Indonesia mengingat sifat bangsa ini memang demikian. Masuknya pengaruh dari sana seakan “merestui” atau “melegalkan” kekerasan. Tatanan tidak adil baik level lokal maupun global menimbulkan reaksi keras dari fihak yang terpinggirkan atau tertindas dalam wujud tindak kekerasan. Sejak Orde Baru tumbang pemerintah seakan (terkesan) bimbang untuk menindak tegas aksi-aksi anarkis, pengalaman masa Orde Baru yang menindas yang berbeda faham dengan pemerintah membuat rakyat alergi atau trauma. Sehingga tindakan tegas dari pemerintah kini mudah dituduh sebagai melanggar hak azazi manusia.

    Ada lagi masalah, sebagai akibat cara-cara indoktrinasi ala Orde Baru melestarikan nilai-nilai kebangsaan atau menjadi penafsir tunggal terhadap Pancasila, rakyat trauma dengan segala simbol atau identitas bangsa semisal Pancasila, lagu “Indonesia Raya” – atau pelajaran sejarah bangsa yang disesuaikan dengan penguasa dengan maksud melegitimasi kekuasaan. Pemerintahlah yang menetapkan “siapa yang pahlawan” dan “siapa yang pengkhianat atau musuh bangsa/negara” dalam pelajaran sejarah.Akibatnya ketika rezim Orde Baru tumbang, pelajaran “Pendidikan Moral Pancasila” dan “Pelajaran Sejarah Perjuangan Bangsa” dihapus dan dimasukkan ke dalam “Pendidikan Kewarganegaraan”. Inilah yang kelak dinilai sejumlah kalangan menjadi penyebab lunturnya nilai-nilai kebangsaan. Korupsi, kolusi, nepotisme, radikalisme, ekstrimisme, terorisme dianggap sebagai akibat dari lunturnya rasa identitas bangsa.

    Sebagai dampak dari faham-faham militan dari Timur Tengah, penulis sempat menemukan tulisan di internet dengan menampilkan istilah “imperialisme Arab”. Mungkin istilah ini kurang akrab dibanding istilah “imperialisme Barat” namun kelak suatu saat akan akrab. Maka. sebelum nekolim dari Arab tersebut tidak berlanjut lebih jauh penulis mengusulkan :

    1. Kaum Muslim – terutama Muslim di Indonesia – segeralah membuang anggapan bahwa bahwa untuk menjadi Muslim yang baik hendaklah menjadi “Arab minded” atau meniru Arab. Fahamilah bahwa Islam dan Arab adalah 2 hal yang berbeda, Islam hadir pertama kali di Arabia untuk memperadabkan (budaya/bangsa) Arab yang pada dasarnya tidak beradab.
    2. Fahamilah bahwa Nabi Muhammad diutus untuk mengislamkan orang, bukan mengarabkan. Yang diubah dari umat manusia adalah spiritualnya, bukan identitas ras, suku atau bangsa. Seseorang dapat menjadi Muslim yang baik sekaligus tetap menjadi misalnya orang Cina, orang India, orang Jepang, orang Turki, atau orang Eropa.
    3. Bangsa ini perlu memperkuat rasa identitasnya sebagai bangsa dengan cara menyajikan kembali pelajaran sejarah dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dengan demikian bangsa ini tahu asal muasal atau proses terbentuknya bangsa dan negara ini. Metoda hafalan (nama orang, nama tempat, nama peristiwa dan tanggal peristiwa) harus diganti dengan metoda renungan atau analisa peristiwa yang dapat ditemukan relevansinya dengan zaman kini. Jadi, terasa ada kesinambungan antara masa lalu dengan masa kini.
    4. Jika pelajaran Pancasila harus disajikan kembali, metodanya juga diubah. Jangan pakai metoda hafalan atau indoktrinasi, tapi pakai juga renungan atau analisa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
    5. Segala dinamika yang terjadi pada masyarakat segera disimak dan dicari solusinya, jangan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah atau menjadi komoditas politik. Hal tersebut perlu untuk memperkecil peluang fihak asing masuk dan bermain di negeri ini sesuai dengan agenda mereka.
    6. Kurangi ketergantungan dengan fihak asing, Indonesia memiliki banyak hal yang tak dimiliki sejumlah fihak luar : alam kaya, wilayah luas dan letak strategis sungguh dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat jika dikelola dengan tepat. Kriterianya adalah selalu mengutamakan kepentingan nasional, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok.
    7. Bangsa ini perlu suatu standar penyaring yang dapat mencegah faham-faham yang merugikan kepentingan nasional masuk ke negeri ini. Dengan demikian segala faham luar dapat memperkaya dan bukan memperdaya bangsa, atau keragaman di dalam adalah kekayaan dan bukan kerawanan bangsa.

    Usulan yang disajikan penulis masih dapat dibahas dan bukan satu-satunya kebenaran mutlak, artinya masih terbuka untuk penyempurnaan.

    • Hallo Bung Indra,
      Saya non muslim, dan tulisan anda mencerahkan dan sedikit menenangkan bagi saya yang sejak lahir sudah di Indonesia.
      Andai semua muslim di Indonesia berpikiran seperti anda maka Damai di negeri ini sudah lama terwujud.
      Jujur kami non muslim hidup di tengah ketakutan di Indonesia yang katanya berasaskan Pancasila, berprinsip Bhineka Tunggal Ika, karena yang namanya isu-isu SARA sangat mudah dihembuskan di negeri ini.
      Saya tidak bisa memilih lahir di negera apa atau dari suku apa, namun ketika saya lahir di negeri Indonesia ini, dimana sejak SD diajarkan yang namanya Pancasila dan sejarah berdirinya negara ini, itulah yang menjadi dasar pemikiran saya tentang negara ini yang mengakui berbagai agama selain Islam yang tentunya Mayoritas. Namun seiring berjalannya waktu, saya menjadi bingung akan bangsa ini, mengapa seolah-olah hanya ada satu agama saja, minoritas selalu ditekan padahal kami tidak pernah mengusik kegiatan mayoritas. Sedih rasanya hati kami, di saat kami berusaha menghormati umat Muslim, dimana kami selalu mengucapkan selamat setiap hari raya Islam namun di saat hari raya agama lain tidak pernah diucapkan dengan alasan dilarang mengucapkan, sedih hati kami disaat kami membantu saudara-saudara sebangsa baik yang muslim dan yang non muslim namun teman-teman muslim lebih giat membantu negara lain yang nun jauh disana.
      Kembali kepada tulisan anda, jika boleh saya menambahkan sedikit dari yang saya tahu (CMIIW) tidak hanya agam Islam saja yang turun di daerah Timur Tengah, namun Yahudi dan Kristen. Ibaratnya Abrahamic Religion, karena ketiga Agama tersebut masih satu rumpun. Memang benar kata anda, bahwa di daerah sana banyak tindakan-tindakan yang biadab (tidak hanya bangsa Arab). Kenapa tidak ada yang turun di asia atau benua lain?
      Sangat disayangkan Agama yang seharusnya mengajarkan kebaikan terhadap pemeluknya malah menjadi sumber malapetaka, apa kata teman-teman Ateis terhadap kita yang punya Agama. Seharusnya Agama itu menjadi “rem” terhadap hal-hal kebinatangan kita sebagai manusia, bukan akhirnya menjadi alat yang memberikan kuasa untuk menghakimi orang lain.
      Sekali lagi, terima kasih atas tulisan anda. Semoga banyak teman-teman muslim yang sependapat dengan anda sehingga Damai di negeri ini bisa terwujud, bangsa ini semakin maju dan tidak tergantung bangsa asing. Salam sejahtera bagi teman-teman muslim dan kita semua. Mohon maaf jika ada perkataan saya yang menyinggung.

      • Maaf mau komen.. 1 yang pasti menut agama saya islam “manusia” (apapun agama dan kepercayaannya) adalah makhluk yang “paling” sempurna di jagat raya ini, lagit dan seluruh isinya. Bahkan malaikat pun kalah sempurna. Tapi manusia juga bisa menjadi makhluk yang “paling” biadab dan keji di jagad raya ini bahkan lebih hina dari se ekor hewan yang tak di beri anugrah cara berfikir oleh ALLAH swt. Layaknya hewan yang menggauli dan membunuh serta memangsa anaknya sendiri.. tak perlu susah berfikir. KIAMAT dan AKHIRAT adalah tujuan kita dan kehancuran adalah takdir untuk alam semesta ini.. 1 lagi untuk urusan kepercayaan islam memang melarang keras untuk mencampur adukkan agama antar agama lain. Selain hal tsb kita WAJIB hablumminannas (berhubungan baik sesama manusia) AGAMAMU ADALAH AGAMAMU DAN AGAMAKU ADALAH AGAMAKU. Jelas di sampaikan kepada umat islam melalui mulut Rasulullah sendiri. Sekian mohon maaf dan terimakasih.

    • . Fahamilah bahwa Nabi Muhammad diutus untuk mengislamkan orang, bukan mengarabkan. Yang diubah dari umat manusia adalah spiritualnya, bukan identitas ras, suku atau bangsa. Seseorang dapat menjadi Muslim yang baik sekaligus tetap menjadi misalnya orang Cina, orang India, orang Jepang, orang Turki, atau orang Eropa.

      • pada koplak kabeh
        kita semua ini turunannya nabi
        mau tau nabi siapa ===
        yaitu nabi adam as
        ingin mulya atau ingin dimulyakan orang ====
        dimata tuhan alam semesta jagat raya ini semua sama —
        yg dibedakan iman dan taqwanya

    • wong kudus jateng

      @sdrku indra : anda sangat bnyk menulis sejarah timur tengah. Panjang banget. Baiklah sdr, saya hanya perlu sedikit urun rembug ttg ‘teroris ‘ yg anda ceritakan yaitu ttg Bom Bali dsb. Ttg WTC juga. Ketahuilah sdrku, bhw itu semua hanya rekayasa kaum yahudi perusak dunia. Sekali la
      gi , yahudi yg suka merusak dunia

  3. Kutipan :

    And last but least, apa sih yang dibanggakan dari Arab? Hinga kini belum menang melawan Israel! Hampir 100 tahun – sejak pasukan Sekutu merebut Palestina dari Kerajaan Turki ‘Utsmaniy, untuk kelak Sekutu serahkan pada Palestina – soal Palestina belum selesai!

    Ralat :

    And last but least, apa sih yang dibanggakan dari Arab? Hingga kini belum menang melawan Israel! Hampir 100 tahun – sejak pasukan Sekutu merebut Palestina dari Kerajaan Turki ‘Utsmaniy, untuk kelak Sekutu serahkan pada ISRAEL – soal Palestina belum selesai!

    Demikian kekeliruan tulis saya perbaiki. Terima kasih.

  4. walau bagaimana pun, nasab itu penting dalam islam.
    orang-orang yang berfikiran negatif tentang nasab orang-orang keturunan rasulullah itu umumnya hanya iri. padahal, ia sama sekali tidak tau balasan bagi orang yang meremehkan nasab.

  5. walau bagaimana pun nasab itu penting dalam islam.
    jangan memperolok-olok kan nasab orang-orang keturunan rasulullah hanya karena rasa iri.
    padahal, ia sama sekali tidak mengetahui balasan bagi org yg meremehkan garis keturunan.

    • wong kudus jateng

      Sekali lagi saya ingin ikut urun rembug, bahwa nasab itu penting tp jangan dijadikan suatu hal yg mutlak. Dalil nasab itu pntg ada pada dalil ttg nikah : yaitu kawinilah wanita krn kecantikannya, keturunannya/ nasab, kekayaannya dan agamanya. Pilihan plg bagus/ selamat ialah yg terakhir artinya yg terpenting itu keimanan dan ketaqwaan. Bukan nasab. Bukan pula cantiknya. Tapi anda trus jangan bilang wanita jelek saja/ tdk cantik dan nasab org gila begitu ? Bukanlah. Semua penting, tp yg terpenting atau utama itu tetep agama atau taqwanya. Sebab taqwa itu bukan keturunan dalam arti tdk bisa diturunkan. Bukankah anak Musa masuk neraka ? Abu Thalib juga kufur ? Rosulullah di makam ibundanya sampai menangis mendoakan ibunya agar bisa masuk syurga. Tp ternyata tdk bisa kan ? Tidak apa2 tentunya jika sdr atau anak atau org tua kita masuk neraka atau syurga, sebab yg menentukan semuanya hanyalah Allah semata. Rosul diutus ke dunia hanya untuk ‘ memperbaiki akhlaq ‘….

      • Perbnyaklah istighfar saudara²ku. Tidak ada yang boleh menghina atau mempersalahkan garis keturunan (nasab) Rasulullah. Itu sudah jadi rahasia Allah. @Wong kudus jateng: jangan engkau samakan para Rosul dan Rasulullah. Rasulullah itu Nabi Muhammad Saw, Rasulullah itu kekasih Allah. Alam semesta ini ada, karena semata-mata Berkat Nabi Muhammad Saw. Sungguh anda belum mengenal Beliu Saw. Satu²nya cara untuk mencintai Allah yaitu mencintai Rasulullah. Camkan itu!

    • mau tanya benar menurut cerita orang tua dahulu bahwa andaikata tidak ada para wali dari Hadramaut datang ke Indonesia maka tidak ada yg beragama islam

      • Intinya kita tidak punya apa apa, semua agama yang ada di Indonesia adalah agama impor.
        Aliran kepercayaan dan kebudayaan yang luhur dan bernilai sangat tinggi malah di anggap bertentangan dengan agama impor tersebut.
        Kita menganut ajarannya tapi bukan menjadi diri mereka, menganut islam tidak harus menjadi Arab, menganut budha/Hindu tidak harus jdi India dan menganut Kristen tidak harus menjadi bule.
        Dunia ini penuh dengan kemungkinan, apa yang kita anut belum tentu tidak akan berubah tapi 1hal yang pasti dan hakiki adalah bahwa kita yang terlahir sebagai manusia dari etnis/ras pasti tidak bisa di rubah dengan keyakinan apapun yang ada didunia.

  6. Dear Hamba Allah,

    Saya tidak merasa iri, saya merasa lega bukan keturunan Arab – terlebih lagi merasa lega bukan keturunan Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, saya merasa tidak terbebani untuk menjaga citra / nama baik. Di dunia Muslim – antara lain di Indonesia – sekian lama ada fenomena menghormati keturunan nabi – bahkan Arab pada umumnya, bahkan cenderung berlebihan. Karena itulah saya dari 2 tanggapan / tulisan sebelumnya, saya coba untuk menempatkan suatu perkara sesuai pada tempatnya. Saya ulangi, Islam mempunyai konsep kesetaraan ras. Semua Muslim adalah bersaudara, dipersaudarakan oleh Allah dan Nabi Muhammad SAW dengan iman. Semoga bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya

    • kenapa harus tendensius bung, kenapa tak santai saja, tak harus mengebu2 seperti punya misi tertentu. sepertinya kalimat anda ini punya maksud tertentu juga “Saya tidak merasa iri, saya merasa lega bukan keturunan Arab” di satu sisi anda tak iri tapi di sisi lain anda merasa lega tak di lahirkan sebagai orang arab “lalu apa salahnya di lahirkan menjadi orang arab bung.?,.apakah seorang bayi bisa memilih untuk dilahirkan di mana, kapan dan dari orang tua mana RASnya berasal.? sepertinya anda ingin menekankan bahwa adalah suatu sangat kehinaan jika anda di lahirkan dari ras arab, di tanah arab dan di negara arab untuk saat ini. #

    • Saudara ku Indra Ganie, uraian antum sangat detail dan realistis. Saya sangat mahfum dengan argumentasi antum. Tapi mohon maaf adanya ketururan Nabi Muhammad SAW adalah susuatu keniscayaan yang tidk mungkin dapat dipungkiri. Karena dalil Quran dan Hadits nya sudah sangat shahih.
      Nah yang terpenting sekarang ini kita hormati dan imani surat dan hadist yang menyatakan hal itu. Itu yang lebih utama dan penting. Jangan sampai kita akan berdosa gara-gara tidak meng’imani’ firman Allah dan hadist Rasul.
      Itu saja. Kalau pun ada kebanggaan lantas menyombongkan diri bagi yang mengaku keturunan Rasul, itu hanya oknum yang tidak menyadari akibatnya.
      Wallahua’lam.

  7. APAKAH ADA KETURUNAN AHLUL BAIT?

    Dalam Al Quran yang menyebut kata ‘ahlulbait’, rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

    1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: “Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah”.

    Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna ‘ahlulbait’ adalah terdiri dari isteri dari Nabi Ibrahim.

    2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: ‘Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu ‘ahlulbait’ yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

    Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya, maka makna ‘ahlulbait’ adalah meliputi Ibu kandung Nabi Musa As. atau ya Saudara kandung Nabi Musa As.

    3. QS. 33:33: “…Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu ‘ahlulbait’ dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya”.

    Ayat ini jika dikaitkan dengan ayat sebelumnya QS. 33: 28, 30 dan 32, maka makna para ahlulbait adalah para isteri Nabi Muhammad SAW.

    Sedangkan ditinjau dari sesudah ayat 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 maka penggambaran ahlulbaitnya mencakup keluarga besar Nabi Muhammad SAW. para isteri dan anak-anak beliau.

    Jika kita kaitkan dengan makna ketiga ayat di atas dan bukan hanya QS. 33:33, maka lingkup ahlul bait tersebut sifatnya menjadi universal terdiri dari:

    1. Kedua orang tua Saidina Muhammad SAW, sayangnya kedua orang tua beliau ini disaat Saidina Muhammad SAW diangkat sbg ‘nabi’ dan rasul sudah meninggal terlebih dahulu.

    2. Saudara kandung Saidina Muhammad SAW, tapi sayangnya saudara kandung beliau ini, tak ada karena beliau ‘anak tunggal’ dari Bapak Abdullah dengan Ibu Aminah.

    3. Isteri-isteri beliau.

    4. Anak-anak beliau baik perempuan maupun laki-laki. Khusus anak lelaki beliau yang berhak menurunkan ‘nasab’-nya, sayangnya tak ada yang hidup sampai anaknya dewasa, sehingga anak lelakinya tak meninggalkan keturunan.

    Bagaimana tentang pewaris tahta ‘ahlul bait’ dari Bunda Fatimah?. Ya jika merujuk pada QS. 33:4-5, jelas bahwa Islam tidaklah mengambil garis nasab dari perempuan kecuali bagi Nabi Isa Al Masih yakni bin Maryam.

    Lalu, apakah anak-anak Bunda Fatimah dengan Saidina Ali boleh kita anggap bernasabkan kepada nasabnya Bunda Fatimah?. ya jika merujuk pada Al Quran maka anak Bunda Fatimah dengan Saidina Ali tidaklah bisa mewariskan nasab Saidina Muhammad SAW.

    Kalaupun kita paksakan, bahwa anak Bunda Fatimah juga ahlul bait, karena kita mau mengambil garis dari perempuannya (Bunda Fatimah), maka untuk selanjutnya yang seharusnya pemegang waris tahta ahlul bait diambil dari anak perempuannya seperti Fatimah dan juga Zainab, bukan Hasan dan Husein sbg penerima warisnya.

    Dengan demikian sistim nasab yang diterapkan itu sistim nasab berzigzag, setelah nasab perempuan lalu lari atau kembali lagi ke nasab laki-laki, kalau mau konsisten seharusnya tetap diambil dari nasab perempuan dan seterusnya.

    Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    ليس مِن رجلٍ ادَّعى لغير أبيه وهو يَعلَمه إلاَّ كفر بالله، ومَن ادَّعى قوماً ليس له فيهم نسبٌ فليتبوَّأ مقعَدَه من النار ))، رواه البخاريُّ (3508)، ومسلم (112)، واللفظ للبخاري

    “Tidak ada seorangpun yang mengaku (orang lain) sebagai ayahnya, padahal dia tahu (kalau bukan ayahnya), melainkan telah kufur (nikmat) kepada Allah. Orang yang mengaku-ngaku keturunan dari sebuah kaum, padahal bukan, maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Bagaimana Saidina Ali bin Abi Thalib, anak paman Saidina Muhammad SAW, ya jika merujuk pada ayat-ayat ahlul bait pastilah beliau bukan termasuk kelompok ahlul bait. Jadi, anak Saidina Ali bin Abi Thalib baik anak lelakinya mapun perempuan, otomatis tidaklah dapat mewarisi tahta ‘ahlul bait’.

    Kesimpulan dari tulisan di atas, maka pewaris tahta ‘ahlul bait’ yang terakhir hanya tinggal bunda Fatimah. Berarti anaknya Saidina Hasan dan Husein bukanlah pewaris tahta AHLUL BAIT.

    • Bro Elfan, ijin copas yak, thanks

    • wong kudus jateng

      Sekali lagi saya ingin ikut urun rembug, bahwa nasab itu penting tp jangan dijadikan suatu hal yg mutlak. Dalil nasab itu pntg ada pada dalil ttg nikah : yaitu kawinilah wanita krn kecantikannya, keturunannya/ nasab, kekayaannya dan agamanya. Pilihan plg bagus/ selamat ialah yg terakhir artinya yg terpenting itu keimanan dan ketaqwaan. Bukan nasab. Bukan pula cantiknya. Tapi anda trus jangan bilang wanita jelek saja/ tdk cantik dan nasab org gila begitu ? Bukanlah. Semua penting, tp yg terpenting atau utama itu tetep agama atau taqwanya. Sebab taqwa itu bukan keturunan dalam arti tdk bisa diturunkan. Bukankah anak Musa masuk neraka ? Abu Thalib juga kufur ? Rosulullah di makam ibundanya sampai menangis mendoakan ibunya agar bisa masuk syurga. Tp ternyata tdk bisa kan ? Tidak apa2 tentunya jika sdr atau anak atau org tua kita masuk neraka atau syurga, sebab yg menentukan semuanya hanyalah Allah semata. Rosul diutus ke dunia hanya untuk ‘ memperbaiki akhlaq ‘….

    • sebaiknya anda belajar hadits dulu,tentang ahul bait itu banyak hadist yang menyebutkanya,dan kesimpulan anda ini masih bertentangan dengan hadist.di hadist sudah di sebutkan bahwa ahlul bait ialah KELUARGA ‘ALI,JA’FAR,AGIL DAN ABBAS.

  8. Kami menghormati habib, dan atau keturunan Nabi lainya, itu sama dengan para wali, ustad, atau guru kami dalam beragama lainya.
    Dan itu kami lakukan bukan karena dia keturunan siapa, tetapi ilmu Siapa yang dia bawa dan bisa kami peroleh.

    Jadi, demi Allah yang jiwa Antig ditangan-Nya, hanyakan untuk urusan harta benda, hormat menghormati atau kehormatanpun akan ku berikan demi ilmu-Nya, ilmu dari-Nya.

    Sekian, wassalamu’alaykum

    • Saya sependapat..saya lakukan itu karena sya cinta dengan beliau,,dan beliau tidak pernah sedikitpun meminta untuk dihormati apalagi sombong karena nasabnya..

    • wong kudus jateng

      @ sdrku antiq : sy sangat setuju jika penghormatan sdri atas dasar keilmuan/ kemampuan/ kompetensinya, dan bukan atas nasabnya. Skrg coba kita simak : anak kyai atau pendeta tdk otomatis menjadi kyai. Anak bajingan atau pelacur tdk otomatis menjadi pelacur. Contoh : DN Aidit dan Musso. Orang tua mereka adalah santri dan org baik2. Tp knp mereka justru menjadi tokoh Komunis yg atheis ? Tdk apa2 kan ? Sebab begitulah keadaan dunia. Tdk ada yg mutlak. Dumeh keturunan nabi trus syurga dan keturunan jahiliyah neraka ? Pelacur yg memberi minum anjing kehausan saja bisa masuk syurga kok……

  9. Assalamu’aikum wr wb

    Nasab / garis keturunan orang Arab itu dari garis Ayah (bin) atau patrilineal.. Kalau Nabi Isa As krn jelas tdk punya ayah maka nasabnya kpd sang Ibu yaitu Maryam..

    Kalau yg bernasab / garis keturunan Ibu disebut matrilineal (binti), di Indonesia ada pd budaya Minang..

    Krn umumnya di Arab memakai garis Ayah begitupun dasar huku. waris menurut Islam maka nasab Nabi Muhammad SAW sesungguhnya sdh hilang karena tiada seorangpun anak laki laki beliau yg masih hidup & berketurunan..

    Kalau anak perempuan Nabi Muhammad SAW yaitu Fatimah menikah dg Sahabat Nabi SAW yaitu Ali bin Abi Thalib, maka anak anak mereka tdk bisa bernasab kpd Nabi SAW..

    Maka penyebutannya kan : Hasan bin Ali bin Abi Thalib.. Bukannya : Hasan binti Fatimah bin Muhammad SAW..

    Karena Hasan masih punya ayah yaitu Ali.. Dan Ali masih punya ayah yg bernama Abi Thalib..

    Mudah mudahan ini membantu menjelasjan mengapa tiada suatupun kaum / orang dpt mengklaim sbg keturunan/nasab Rasulullah SAW..

    Jelas ini krn kehendak Allah yg ingin menjaga jemurnian

    • Saudara indragani:
      Ijinkan sy bertanya bbrp hal berkaitan dgn komentar anda di atas yg menyatakan Islam di turunkan di arab krn Arab barbar dll.
      1. Rujukan Ilmiah ap yg membuat anda yakin dgn statement anda tsb?
      2. Bgmn anda memaknai subjektifitas&objektifitas jk di kaitkan dgn statement anda di ats? (Sy mash yakin dgn kapasitas&kualifikasi bidang tertentu untuk menakar sesuatu)gk mungkn montir, pakar di bidang arsitektur.

      Smntr in dulu,krn poin selanjutnya sudah lupa hehheh.salam ukhuwah smuanya sodara seiman dan se tanah air.

    • Saudara indragani:
      Ijinkan sy bertanya bbrp hal berkaitan dgn komentar anda di atas yg menyatakan Islam di turunkan di arab krn Arab barbar dll.
      1. Rujukan Ilmiah ap yg membuat anda yakin dgn statement anda tsb?
      2. Bgmn anda memaknai subjektifitas&objektifitas jk di kaitkan dgn statement anda di ats? (Sy mash yakin dgn kapasitas&kualifikasi bidang tertentu untuk menakar sesuatu)gk mungkn montir, pakar di bidang arsitektur.
      3.bgmn anda membedakan mana yang budaya Arab dan yg murni ajaran Islam? Note:bkn yg katanya atau analisa subjektif dr anda sendiri hehehe.salam ukhuwah 🙂

  10. Dear WNI,
    Saya turut prihatin dengan apa yang disampaikan oleh anda. Sepertinya bangsa ini butuh sejumlah kesepakatan antara lain :

    1. Syarat menjadi orang Indonesia adalah bermental Pancasila dan Bhinneka Tungal Ika.
    2. Indonesia adalah hasil usaha / perjuangan / pengorbanan bersama. Maka, Indonesia adalah milik bersama. Perjuangan mewujudkan Indonesia terjadi di mana-mana, banyak melibatkan siapa-siapa.
    3. Bahwa agama yang satu dengan yang lain juga memiliki sejumlah persamaan semisal perdamaian dan keadilan . Maka, jangan cuma mengingat perbedaannya.

    Nah, siapa lagi yang ingin melengkapi usulan saya?

    • Ada pertanyaan ;
      1. Apakah anda bangga menjadi seorang muslim?
      2. Mengapa anda di Indonesia (yg menurut anda lebih beradab dp bangsa Arab) mau menerima ajaran Islam yg notabene agama itu diturunkan kpd bangsa barbar?
      3. Apakah leluhur anda menerima ajaran Islam itu langsung dari Nabi Muhammad SAW?

    • Ada pertanyaan utk Indra ;
      1. Apakah anda bangga menjadi seorang muslim?
      2. Mengapa anda di Indonesia (yg menurut anda lebih beradab dp bangsa Arab) mau menerima ajaran Islam yg notabene agama itu diturunkan kpd bangsa barbar?
      3. Apakah leluhur anda menerima ajaran Islam itu langsung dari Nabi Muhammad SAW?

      • wong kudus jateng

        Maaf buat sdrku mas david dan mas kongkorongo. Pertanyaan anda kpd sdr indra ganie kayaknya kurang presisi atau pas mnrt saya ini loh mas. Kita disini unt pencerahan dan saling belajar, mencari titik temu. Bukan perpecahan lah. Buat mas david n kongko, mas indra menulis itu maksud konteks awal adalah krn bangsa2 trmasuk kita2 di atas tadi, terlalu mengkultuskan bangsa arab. Padahal sebenarnya Allah tdk pernah meni.ggikan suatu kaum kecuali krn taqwanya. Mas indra bercerita bahwa justru rosul diturunkan di arab krn wkt itu di arab sedang jaman jahiliyah. Konteksnya ini mas. Untuk bangsa2 lain saat itu bagaimana itu tdk penting unt dibahas. Mau jahiliyah atau tdk, yg pntg saat rosul diturunkan di arab, saat itu arab sdg jahiliyah. Itu……. apakah jahiliyah itu ? Kita semua tau apakah jahiliyah. Maaf mas david ya, krn tmptnya sempit ya hanya sedikit saja yg bisa saya sampaikan. Mudah2an metode tanya jawabnya bisa semakin hidup. Contoh metode , pumpung saya ingat mas. Mas david naik motor dicegat polisi. Tilang. Mas david ditanya sim dan stnk. Mas david tdk membawa atau tdk punya misalnya, maka mas david wkt ditilang polisi tdk bisal lantas bilang begini : pak polisi. Yg di jakarta itu kan banyak pejabat korup dan banyak juga pelacuran di hotel2, knp kok tdk menangkap mereka saja malah nangkap saya ? Ini benar emang, tp tdk konek mas. Qiqiqi ini contoh santai guyon tp kayaknya mengena…..

    • Jangan lupa mas, pangeran diponegoro itu siapa? Imam bonjol itu org mana? Teuku umat dll.. Mreka semua berlatar belakang arab keturunan nabi Muhammad saw, mreka berjasa dan ikut andil dalam kemerdekaan Indonesia. Kalo ngomong pake otak mas

  11. Dear Syauqi,

    Anda bertanya,”Panjenengan mondok dimana? Kalo g mondok, panjenengan mengkaji dari mana? Apa cuma pandangan tanpa ada dasar”?

    Maksud anda mondok di pesantren? Saya jawab,”Tidak / belum pernah”. Saya belajar atau mendapat dari berbagai sumber dan berlangsung bertahun-tahun. Tidak mesti melalui apa yang anda sebut “mondok”, bukan?

    Terima kasih untuk perhatiannya.

    • maksudnya mungkin adalah semua komentar Anda adalah omong kosong belaka. Karena hanya berdasarkan opini tanpa ada bukti dan dasar ilmu yang jelas.

    • Saudara ku Indra Ganie, uraian antum sangat detail dan realistis. Saya sangat mahfum dengan argumentasi antum. Tapi mohon maaf adanya ketururan Nabi Muhammad SAW adalah susuatu keniscayaan yang tidk mungkin dapat dipungkiri. Karena dalil Quran dan Hadits nya sudah sangat shahih.
      Nah yang terpenting sekarang ini kita hormati dan imani surat dan hadist yang menyatakan hal itu. Itu yang lebih utama dan penting. Jangan sampai kita akan berdosa gara-gara tidak meng’imani’ firman Allah dan hadist Rasul.
      Itu saja. Kalau pun ada kebanggaan lantas menyombongkan diri bagi yang mengaku keturunan Rasul, itu hanya oknum yang tidak menyadari akibatnya.
      Wallahua’lam.

  12. keturunan nabi tidak menjamin dia masuk surga.. selama dia berpaling dari alquran dan assunah…

  13. Orang artikel ini aja sumbernya dari Media Indonesia dan Wikipedia.
    Jelas kan klo penulisnya menodai khasanah jurnalistik?
    Pantes lah klo kemudian banyak muncul komentar panjang lebar menanggapinya, hehe.
    Heran juga, kok tulisan dengan sumber yg tak terpercaya macam ini bisa masuk ke website ini ya? Padahal saya sebenarnya suka ama sebagian besar materi website ini. Sungguh disayangkan…

  14. Ana setuju ama pendapat om elfan.

  15. Utk yg menganggap keturunan Nabi saww tdk bisa dari Sayyidah Fatimah Ra ini jawaban utk mereka.
    Dalam peristiwa Mubahalah antara Rasul Saww dengan pendeta kristen najran yg diperostiwa tersebut diabadikan dalam Al quran dalam surat ali imron
    “Siapa yang membantumu tentang kisah
    ‘Isa sesudah datang ilmu (yang
    meyakinkankamu), maka katakanlah
    (kepadanya): “Marilah kita memanggil
    anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-
    istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan
    diri kamu; kemudian marilah kita
    bermubahalah kepada Allah dan kita minta
    supaya la’nat Allah ditimpakan kepada
    orang-orang yang dusta.” QS. Ali Imran: 61

    Allah memerintahkan Nabinya yg mulia utk bermubahalah dengan mengajak keluarganya yg diwakili dgn diri beliau, wanita beliau dan anak beliau. Arrasul mengajak Al hasan dan Al husain sebagai anak beliau. dan kita tahu setiap tindakan dan perbuatan Nabi saww selalu berdasar wahyu.

  16. Komentar dari para pmbaca yg non habib menurut konteks diatas (bukan keturunan nabi muhammad), memang sudah bisa diduga. Menurut pemahaman saya, masyarakat menghormati para habib itu merupakan sikap spontanitas saja, bukan karena diminta .

  17. Pertanyaan utk Indra;
    1. Apakah anda bangga sebagai seorang muslim?
    2. Mengapa anda orang Indonesia (yg menurut anda lebih beradab ketimbang bangsa Arab) mau menerima ajaran Islam yg menurut anda diturunkan kepada bangsa barbar?
    3. Apakah leluhur anda menerima ajaran Islam itu langsung dari Nabi Muhammad?

    • aduh2,gutu sj ga paham,inget nabi Muhammad itu di utus utk semesta alam,bkn lokal,dan utk menyempurnakan akhlaq,Indonesia itu bumi Allah,semua negara ini numpang di bumi Allah,jd terserah Allah dong,kan Allah yg Maha Mengetahui,bedakan budaya arb dan islam yg di bawa Nabi muhammad saw,sangat berbeda,arab pd saat itu masih jahiliyah,mk di utus nabi muhammad utk semesta alam,adapun mengenai ahlul bait memang ada hadistnya,ga bisa sembaranagan menjadi pengganti nabi muhammad,inget peristiwa ghadir khum,itu perintah dr nabi muhammad,,,,ibarat kata mah ente punya perusahaan yg maju dan pesattrs apa iya ente pilih sembarangan org gitu jd penerus ente?,kan ga bisa,apalagi urusan dunia akhirat,siapa yg paling phm sunnah nabi ya ahlul baitnya,lgpla faktor genetika pnya peranan besar,tp jng di samain dng nabi isa dan nabi adam,yg punya bpk dan ga punya bpk dan ibu,itu bukti Allah Maha Kuasa,manusia ga sanggup mencerna ilmu Allah itu

  18. Saya coba jawab / tanggapi beberapa pendapat dan pertanyaan :

    1. Apakah saya bangga menjadi Muslim? Saya jawab, alhamdulillah saya bersyukur mendapat Islam. Mungkin belum sampai tahap bangga, karena proses menjadi Islami – mengutip istilah Orde Baru “mengamalkan secara murni dan konsekuen” – sepertinya masih jauh. Masih ada sejumlah kekurangan.
    2. Mengapa bangsa Indonesia mau menerima Islam? Saya jawab, karena Indonesia sudah memiliki nilai-nilai luhur / falsafah / pandangan hidup yang kelak dikenal / dirumuskan dengan istilah “Pancasila”. Semua nilai-nilai Pancasila sesuai dengan Islam, semisal percaya pada tuhan yang maha esa.
    3. Apakah leluhur saya menerima Islam langsung dari Nabi Muhammad SAW? Saya jawab, sejujurnya setahu saya (memang) tidak. Apakah itu masalah? Bukankah ada al-Qur-an yang tetap asli dari zaman Nabi Muhammad SAW hingga akhir zaman? Mungkin yang berbeda adalah pemahaman / penafsiran para ulama terhadap al-Qur-an, yang dimaksudkan untuk menjawab (suatu) zaman. Dari situlah (mungkin) leluhur saya menerima Islam.

    Demikian saya sampaikan, semoga bermanfaat dan terima kasih atas perhatiannya.

    • Assalamu’alaikum pak indra, saya membaca tulisan bapak sangat kagum karna sepertinya anda orang yg cukup tahu banyak ttg sejarah dan cukup nasionalis pula. Saya pribadi termasuk keturunan Nabi dan sangat mencintai indonesia. Tulisan bapak memberi banyak informasi dan pencerahan yg sering tidak saya perhatikan. Namun ijinkan saya ‘nimbrung’ sedikit. Artikel di atas walaupun bersumber dr wikipedia, namun secara keseluruhan benar dan cukup objektif. Dan artikel tersebut hanya membahas arab yg keturunan Nabi. Sedangkan komen pak Indra melebar ke arab pada umumnya yg jelas tidak kita ketahui siapa nenek moyangnya. Memang manusia di sisi Allah yg membedakan adalah ketakwaannya, namun ada yg namanya gen. Dan gen itulah yg semestinya diwarisi oleh keturunan Nabi. Memang gen itu mungkin tidak dpt membanya sebagai ahli surga, namun setidaknya membawa dia pada keberuntungan di dunia atau juga pada sifat2 baiknya. Saya pun menolak jika diberi penghormatan berlebihan, namun jika saya bertemu dengan anak guru saya, saya akan cendrung untuk turut menyayanginya sebagai penghormatan terhadap org tuanya yang mau memberi ilmu pada saya. Memang tidak baik jika berlebihan, namun juga tidak pas jika menyamakan keturunan Nabi di Indonesia yg turut menyumbang tenaga, pikiran dan harta untuk indonesia bahkan mencintai indonesia sepenuh jiwa dengan orang arab yang seperti anda sebutkan di atas. Terima kasih. Assalamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh.

    • Udah bang gak usah bertele tele ente mandi wajib pake sabun apa kagak itu aje

  19. yang di maksud ahlul bait bkn semuanya?masa abu jahal juga,kan masih ada hubungan kluarga ama nabi,tentunya ga semua,coba cari tuh siap sj ahlul bait yg di maksud?caba cari dr ummu salamah apa katanya,pdhal ummu salamah itu salah 1 istri nabi Muhammad saw tuh,tp bkn ahlul bait yg di maksud,dr aisyah juga meriwayatkan tentang ahlul bait,coba cari deh,blm lg salman al farisi itu ga hubungan darah atau nasab dr nabi Muhammad,kok di sebut ahlul bait?kan beliau dr persia?ayo knpa?

  20. utk yg mengaku dosa besar…sebaiknya ente baca dulu hadist tentang keturunan nabi muhammad melalui anak perempuannya yaitu siti fathimah,tp inget jng salah tafsir…melalui imam ali lah sit fathimah menikah…carany Allah utk melahirkan hasan dan husein,itu pengecualian,ada hadistnya tuh…utk hal ini jng di samakn dng org biasa…..kasus hasan dan husain mirip sbgaimana penciptaan nabi isa tnpa bpk,dan nabi adam tanpa bapak dan ibu…itu mah kuasa Allah,terserah Allah,dan jng nanya lg kok bisa bgtu?itu buktinya nabi adan dan nabi isa bisa,akal manusia ga sanggup mencerna kehebatan ilmu Allah…jd utk kasus hasan dan husein ga bisa di samakan dng org biasa sprti kalian..oke?

  21. Maaf sebelum nya…saya pribadi juga keturunan arab, saya heran dg isi penjelasan d atas…kok bisa mengaku keturunan Nabi..dari mana nya…??
    Qta sendiri yg orng arab juga tau bahwa garis keturunan ya dri ayah bukan ibu.
    Ayo sebagai bukti..jangan jauh-jaub…anda sendiri ajah yg mengaku habib dan lain sebagainya.. .klu menikah kan ankx dan mempunyai ank dan cucu ap memakai fam ibu nya..tidak kan?!…tapi memakai fam ayah nya kan…lucu ajh klu misalnya ayah nya Alkaff dan ibu nya AlHabsi..truss ap ank nya d akuin Alhabsi…g kan…
    Apa sih yg di banggakan dg mengakui keturunan Nabi Muhammad klu kelakuan anda tidak mencontoh kan keseharian Beliau yg sederhana, rendah hati dan tidak sombong..
    Jadi jangan berbangga hati dg gembar gembor mengumumkan k seluruh penjuru indonesia tentang masalah keturunan klu sifat dan lisan anda g pada tempat nya. Malu.

    • Abu Syarief Baraqbah

      @Maya
      “Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu (Muhammad) dialah yang terputus (keturunannya)” (Al-Quran Surah Al-Kautsar:3)

      Bagi Anda juga berpikir bahwa Nabi Saw tidak memiliki keturunan yang berlanjut ?
      Saya berlindung kepada Allah SwT dari pemikiran seperti itu!

      Silahkan cari literatur hadits seperti yang di bawah ini :

      “…Setiap anak memiliki penisbatan keturunan melalui ayahnya (‘ishbah) , kecuali kedua putra Fatimah (Hasan dan Husain) . Karena sesungguhnya akulah wali dan ishbah untuk keduanya!” (Hadits riwayat al-Hakim dari Jabir) 8]

      Di dalam Shahih Bukhari pun diriwayatkan bahwa suatu waktu Rasulullah Saw membawa al-Hasan (putra Fatimah) lalu beliau Saw bersabda, “Sesungguhnya anakku ini adalah seorang Sayyid!” (Shahih Bukhari Jil. 4, Fadhail Al-Shahabah, Bab Manaqib al-Hasan, hadits no. 3746. Dalam edisi bahasa Inggris hadits no. 823) 9]

      Banyak di dalam kitab-kitab hadits maupun catatan ahli sejarah telah tercatat bahwa Rasulullah saw senantiasa memanggil putra-putra Fatimah dengan panggilan: waladiy (anakku).

  22. inna dinna indallohi islam..tidak ada agama di sisi alloh kecuali islam

    • Maaf,
      Sejak kapan Allah punya agama?
      Sejak kapan Allah perlu pembelaan manusia?
      Sejak kapan agama A atau agama B berbeda; yang satu lebih disayang Allah dan yang lain tidak?

      Bolehlah kita sebentar keluar dari “faham bentukan” yang dititipkan kepada kita, lalu berdialog menggunakan bahasa yang sama, yang berterima bagi semua agama, bahkan bagi kaum yang kita sebut ateis sekalipun.

  23. Setelah membaca kutipan-kutipan diatas ingin memberi saran kepada saudara2ku agar membuka situs http://www.everyoneweb.com/tabarruk bab sebelas. Disitu diterangkan dengan jelas beserta dalil2 shohih siapa keturunan Nabi Saw dan hak2 mereka menurut pandangan pakar islam antara lain Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim dll.

  24. saya sarankan saudar2ku buka site http://www.everyoneweb.com/tabarruk bab sebelas. Disini banyak dari pakar islam termasuk DR HAMKA tentang mulianya nasab keturunan nabi saw. Selamat membaca. @indragani sebenarnya negara islam belum ada karena masih banyak diktator2 yg menguasai negara tsb tidak lepas negara kita. Umpama bungkarno mengikrarkan sebagai pres. Seumur hidup juga pk Harto menjabt lebih 30th . Penjajahan juga dilakukan dan sadisme oleh bangsa eropa di Indo ; Afrika ( apartheid) dll.perang salib pada abad 13 juga sangat sadis pembunuhan terhadap orang2 yg tdk lbersalah termasuk anak2. Ini semua karena sifat manusia yg serakah dan tdk sesuai dgn ajaran agamanya. Begitu juga Amerika penduduk aslinyya Suku indian dipojokkan australia penduduk asli aboriginal juga dipojokkan dll. Sebagai orang yg beragama islam marilah koreksi dulu pribadi masing2 apakah sdh mengamalkan Apa yg diajarkan oleh nabi muhamad saw?

  25. @indragani. Anda mengatakan orang arab Palestina tdk pernah mening dgn Israël. Tapi yg lebih mengherankan Israël dgn senjata2 yg ampuh dan tentaranya yg terlatih dan bantuan dari Amerika masihbelum bisa membasmi habis raket2 sederhana Hamas?

  26. @indragani Agaknya anda orang dungu barbar yg tak kenal ilmu al-jabar dan biola, yg merupakan budaya Arab. Selanjutnya baca ini –> Budaya Arab, Budaya yang Sangat Dicintai Rakyat Amerika Hingga Jawa | StPiningit Blog http://helmijuni.blogspot.com/2013/04/budaya-arab-cuma-jubah-dan-jenggot-d.html

  27. Bagaimana pun, artikel di atas keliru bila menyebutkan ada keturunan Nabi Muhammad dari garis pria. SEMUA DARI GARIS PEREMPUAN, yakni Fatimah. Nabi tak punya anak laki-laki yg hidup sampai dewasa. Kalau keturunan pria dari Ali bin Abi Thalib memang ada.

  28. @helmijuni memang benar umumx keturunan dari silsilah ayah terkecuali keturunan dari nabi muhamad saw dari Fatima ra Begitu juga Allah SWT salam firmant meyebut isa as keturunan dari nabi Ibrahim padahal isa as lahir tampak ayah. Aku sarankan pada anda klik http://www.everyoneweb.com/tabarruk bab sebelas. Insya Allah anda akan menemukan dalil2 yg. Akurat tentang keturunanan nabi saw.

  29. Atau beli buku yg baru terbit dgn judul membongkar kejumudan oleh A.Shihabuddin.

  30. Wallahualam.. Semua hanya Allah yg tahu.. Tp saling menghormati sesama muslim adalah baik dan menghormati keturunan nabi lebih baik.. Yg mempermasalahkan itu jelas bukan orang baik..Al-Ĥijr:11 – Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
    Al-Ĥijr:12 – Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),

  31. Saya copas daftar isi situs diatas Larangan Mensesatkan, Mengkafirkan Sesama Muslimin !

    Bab 2
    Siapa Golongan Wahabi/Salafi dan Bagaimana Fahamnya ?
    Sekelumit pengantar tentang sekte Wahabi/Salafi
    Riwayat singkat Muhammad ibnu Abdul Wahhab
    Memonopoli ajaran tauhid dan pengkafiran terhadap para ulama
    Penentangan terhadap Muhammad ibnu Abdul Wahhab.
    Apakah Syeikh Sulaiman ibnu Abdul Wahhab telah bertobat ?
    Tauhid Rububiyyah
    Tauhid Uluhiyyah
    Definisi Ibadah berdasarkan pemahaman Al-Qur’an
    Tolok ukur Tauhid dan Syirik?
    Apakah Kemampuan atau Ketidak-mampuan merupakan tolok ukur tauhid dan syirik?
    Apakah Al-Qur’an hanya bisa diartikan secara tekstual atau literal?
    Tajsim/Penjasmanian dan Tasybih/Penyerupaan Allah swt kepada makhluk-Nya (hadits2 tentang Tuhan mempunyai jari kelingking, kaki, berambut keriting, Tuhan dipikul oleh malaikat dan lain sebagainya, naudzubillah)
    Siapakah Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani
    Al-Albani melemahkan beberapa hadits dari Imam Bukhori dan Imam Muslim dan….
    Nama-nama ulama (berbagai madzhab) pengeritik al-Albani
    Bab 3
    Masalah Taqlid (ikut-ikutan) kepada Imam Madzhab
    Dalil kewajiban bertaqlid ketika tidak mampu berijtihad
    Pembelaan al-Albani pada Syeikh Khajandi
    Dialog antara Dr.Sa’id Ramdhan al-Buuti dengan anti madzhab
    Tidak boleh mencari-cari keringanan ajaran yang paling mudah dan ringan dari Ulama
    Bab 4
    Bid’ah yang Diperselisihkan
    Apa yang dimaksud bid’ah dalam hadits Rasulallah saw?
    Contoh-contoh bid’ah yang diamalkan para sahabat pada zaman Nabi saw.
    Dalil-dalil yang berkaitan dengan qadha dalam sholat
    Sholat sunnah qabliyah (sebelum) sholat jum’at
    Dalil sunnah memegang tongkat waktu berkhotbah
    Mengangkat tangan waktu berdo’a
    Menyebut nama Rasulallah saw.dengan awalan kata sayyidina
    Mengusap wajah seusai berdo’a
    Penggunaan tasbih waktu berdzikir bukanlah bid’ah sesat
    Keterangan singkat membaca qunut dalam sholat shubuh dan dalil-dalilnya
    Tempat qunut, sesudah atau sebelum ruku’?
    Hukum mengangkat tangan waktu qunut
    Mengusap wajah sesudah qunut dalam shalat
    Lafadh doa qunut
    Alasan orang-orang yang membantah dan jawabannya
    Bab 5
    Ziarah Kubur, Membaca Al-Qur’an, Talqin dan Tahlil untuk Orang Mati
    Dalil-dalil ziarah kubur
    Ziarah kubur bagi wanita
    Adab berziarah dan berdo’a didepan (pusara) Rasulallah saw.
    Pembacaan Al-Qur’an di kuburan dan hadiah pahala bacaan untuk orang yang telah wafat
    Fatwa-fatwa ulama Syafi’iyah
    Celaan orang yang tidak setuju dengan hadiah pahala bacaan
    Contoh-contoh fatwa imam Syafi’i yang ditahqiq (dikritisi) kembali
    Keterangan dari ustadz Quraish Shihab
    Pahalanya membaca Al-Qur’an
    Amalan orang hidup yang bermanfaat bagi si mayit
    Kehidupan ruh-ruh manusia yang telah wafat
    Talqin (mengajari dan memberi pemahaman/peringatan) mayit yang baru dimakamkan
    Tahlil/Yasinan
    Keterangan singkat tentang Haul (peringatan tahunan)
    Haul ala Wahabi/Salafi
    Dalil-dalil orang yang membantah dan jawabannya
    Pahala sedekah untuk orang yang telah wafat
    Pahala puasa dan sholat untuk orang yang telah wafat
    Pahala Haji untuk orang yang telah wafat
    Keterangan singkat sholat jenazah yang ghoib
    Membangun masjid disisi kuburan
    Memberi penerangan terhadap kuburan
    Membangun kubbah diatas kuburan
    Bab 6
    Faedahnya Kumpulan/Majlis Dzikir dan Dalilnya
    Dalil-dalil dzikir dan uraian para pakar Islam mengenai majlis dzikir
    Ancaman bagi orang yang menghadiri suatu kumpulan tanpa disebut nama Allah dan shalawat atas Nabi saw
    Dalil mereka yang melarang dzikir secara jahar dan jawabannya
    Bab 7

    Sekelumit Macam-macam Makalah
    Benarkan Sayidah Aisyah ra umur 9 tahun waktu dinikahi Rasulallah saw?
    Fatwa-fatwa para ulama tentang paham Hulul atau Ittihad (menyatunya Allah swt dengan hamba-Nya)

    Fatwa-fatwa para ulama mengenai ilmu Tarekat, Hakekat, Ma’rifat

    Fatwa-fatwa para ulama mengenai pengertian Wali (waliyullah)
    Berjabatan tangan antara lelaki dan wanita ajnabiyyah (bukan muhrim)

    Sekelumit tentang berjabat tangan seusai sholat

    Dalil-dalil cium tangan dan kaki Rasulallah saw dan antara para sahabat…

    Membaca ushalli sebelum takbiratul ihram

    Dalil-dalil yang berkaitan dengan talaffudh bin niyyah (mengucapkan niat dengan lisan)

    Fatwa-fatwa para ulama yang berkaitan dengan talaffudh bin niyyah

    Pendapat para ulama madzhab yang empat dalam masalah talaffudh bin niyyah
    Kewajiban membaca Al-Fatihah didalam sholat baik untuk ma’mum maupun imam.
    Kewajiban membaca Basmalah di awal surat Al-Fatihah
    Tidak mengerak-gerakkan jari telunjuk ketika tasyahhud
    Mencukur jenggot atau memelihara jenggot
    Fatwa-fatwa para ulama yang berkaitan dengan memelihara jenggot
    Dalil mereka yang mewajibkan memelihara jenggot dan jawabannya
    Hukum menjatuhkan talak tiga sekaligus
    Dalil-dalil yang berkaitan dengan masalah talak tiga sekaligus
    Hukum talak tiga sekaligus dalam madzhab Maliki
    Hukum talak tiga sekaligus dalam madzhab Syafi’i
    Hukum talak tiga sekaligus dalam madzhab Hambali
    Tata cara singkat haji dan ‘umrah dan urutannya
    Keterangan singkat mengenai Ru’ya Hilal
    Keterangan singkat mengenai ibadah puasa Ramadhan
    Sekelumit tentang shalat tarawih
    Dalil-dalil yang berkaitan dengan shalat pada bulan ramadhan
    Jumlah rakaat shalat tarawih
    Dalil-dalil para Imam Mujtahid shalat tarawih 20 rakaat
    Dalil orang yang membantah shalat tarawih 20 rakaat dan jawabannya
    Bab 8
    Maulidin Nabi Muhammad saw serta Mengagungkan Nabi saw.
    Keterangan singkat mengenai peringatan maulidin Nabi saw.
    Cara-cara memperingati hari-hari Allah
    Nama-nama kitab yang menulis riwayat hidup Rasulallah saw.
    Dalil-dalil dan manfaat yang berkaitan dengan peringatan maulidin Nabi saw.
    Pendapat para Ulama dan tokoh cendekiawan muslim
    Masalah berdiri waktu pembacaan maulid
    Sekelumit makalah
    Mengagungkan Nabi Muhammad saw.
    Syair-syair untuk Nabi saw. dari para sahabat
    Sekelumit tentang peringatan isra dan mi’raj Rasulallah saw.
    Rasulallah saw bukan manusia biasa, tapi manusia sempurna/Kaamil
    Bab 9

    Wasithah/Tawassul dan Tabarruk
    Sekelumit pengantar makna tawassul
    Ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan tawassul / istighotsah
    Tawassul dengan nama-nama Allah yang Agung
    Tawassul melalui amal saleh
    Tawassul melalui do’a Rasul
    Tawassul melalui do’a Saudara Mukmin
    Tawassul melalui diri para Nabi dan hamba sholeh
    Tawassul melalui kedudukan dan keagungan hamba sholeh
    Hadits-hadits tentang Legalitas/pembolehan tawassul / istighotsah
    Prilaku Salaf Saleh penguat legalitas tawassul / istighotsah
    Tawassul kepada Rasulallah saw. dikala wafatnya
    Pengertian tawassul menurut Ibnu Taimiyyah
    Muhammad ibnu Abdul Wahhab imamnya madzhab Wahabi/Salafi tidak mengingkari tawassul?
    Diantara dalil-dalil orang yang membantah dan jawabannya
    Tabarruk
    Berkah dan tabarruk dalam al-Quran
    Dalil-dalil tabarruk para Sahabat dari bekas air wudhu Nabi saw.
    Dalil tabarruk anak-anak para Sahabat pada Nabi saw.
    Tabarruk para Sahabat dengan keringat, rambut dan kuku Nabi saw.
    Dalil tabarruk para Sahabat dari gelas Nabi saw.
    Tabarruk para Sahabat dari tempat tangan dan bibir Nabi saw.
    Tabarruk para Sahabat dari peninggalan dan tempat Shalat Nabi
    Tabarruk para Sahabat dari tempat shalat Nabi saw.
    Dalil tabarruk dari pusara (kuburan) Rasulallah saw.
    Antar para Sahabat pun saling bertabarruk
    Jenazah dan kuburan/pusara Ulama yang diambil berkah
    Golongan Wahabi/Salafi (pengingkar) mengisukan dan jawabannya

    Bab 10

    Amalan-amalan Nishfu Sya’ban& Bulan Rajab
    Cara ibadah, berdo’a pada malam nishfu sya’ban
    Dalil-dalil orang yang membantah dan jawabannya
    Ibnu Taimiyyah menghidupkan malam nishfu sya’ban dengan amalan khusus
    Amalan ibadah pada bulan rajab
    Bab 11
    Kemuliaan Keturunan (Ahlul Bait) Rasulallah saw.
    Sekelumit sejarah dinasti Bani Umayyah dan dinasti Bani Abbasiyyah
    Dalil-dalil tentang kewajiban untuk mencintai Ahlul-Bait/Keturunan Rasulallah saw.
    Tafsir Singkat Surat Al-Kautsar
    Ramalan akan datangnya Rasul dalam catatan kitab Hindu, Kristen, Yahudi dan Persi
    Pendapat Syekh Ali Tantawi dan saudara Segaf Ali Alkaff/Jeddah
    Hadits yang diriwayatkan cucu Nabi saw. yang keenam
    Pendapat Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
    Pendapat Prof.Dr.HAMKA
    Hadits-hadits tentang akan munculnya Imam Al-Mahdi
    Pendapat para ulama tentang “Siapakah yang dimaksud Ahlul-Bait” ?
    Pengertian mengenai kata dzurriyyat atau keturunan
    Keturunan yang dijuluki Syarif/Sayyid
    Kalimat hadits Al-Kisa’
    Keterangan mengenai hadits tsaqalain & hadits kitabullah wa sunnati
    Kalimat hadits tsaqalain (dua bekal berat)
    Membantah Syubhat golongan pengingkar terhadap Lafaz “Bihi” dalam kalimat hadits tsaqalain
    Hadits tentang kemuliaan dan kedudukan keturunan Rasul saw.
    Kalimat Hadits Safinah (Perahu)
    Pendapat Imam Turmudzi tentang makna hadits tsaqalain, safinah
    Sanggahan/Jawaban para ulama terhadap pendapat Imam Turmudzi

    Peranan keturunan Nabi saw (‘Alawiyyin) termasuk Wali Songo dalam penyebaran agama Islam

    Ajaran-ajaran pokok Wali Songo dan cara dakwah mereka pada masa lalu

    Nasab/silsilah ,selain wali songo, para pelopor Da’i (wali-wali) yang memasukkan Islam ke Indonesia
    Kerajaan-kerajaan Islam yang didirikan di pulau Jawa, keturunannya dan tokoh-tokoh Islam yang ternama

  32. Sempga bermanfaat buat kita semua

    • wong kudus jateng

      Saudaraku semua, ingatlah akan dalil : sesungguhnya yg paling mulia diantara kamu ialah yang paling bertaqwa. ( tdk ada ras, suku, status sosial dsb ). Bilal yg budakpun, masuk syurga. Sekarang saya tak tanya : jika keturunan Rosul tp nakal tentunya tdk masuk syurga. Jika seorang anak keturunan bajingan atau pelacur sekalipun, jika dia tdk nakal maka masuk syurga. Ini betul apa salah ?

  33. Setelah mempelajari Al-kitab dan weda saya semakin yakin Al Qur’an-lah yang paling tepat ajarannya,,

  34. Tetap Istiqomah pada Ajaran Nabi Muhammad SAW. . Otomatis berpedoman pada Al-Qur’an Dan Hadits … Intinya kita tidak perlu menyalahkan Orang secara Kasar …. Hanya membenarkan dengan cara Halus dgn Menberikan Tausiah2 yang bermamfaat bgi semua kalangan,ras dan agama … Toh yg kita berikan adalah hal dalam kebaikan … .. DAMAI ITU INDAH “” Indonesia adalah sebenar2nya musuh kaum yahudi dan sekutunya “” jadi kalau bangsa kita kacau dan terjadi keributan ya pasti mereka datang dengan dalih membantu … Ujung2nya mereka menguasai deh negara tercinta kita bagaimana nasib anak cucu kita ini jadi korban kebodohan Nenek moyang mereka yang tidak bisa berpikir jauh kedepan akibat dari adU domba ini … “” Mana Indonesia Itu (( Bhineka tunggal Ika )) apakah hilang “”. INGAT anak cucu kita bisa senasib seperti di negara2 arab … Adakah mereka bahagia .? Adakah mereka Bisa leluasa .. ?

  35. Rasulluloh diturunkan diatas muka bumi ini bukan untuk membedah hati manusia tetapi hanya sekadar memberi peringatan.urusan hati hanya dia dengan allah permasing masing insan manusai

  36. wong kudus jateng

    Saudaraku semua, ingatlah akan dalil : sesungguhnya yg paling mulia diantara kamu ialah yang paling bertaqwa. ( tdk ada ras, suku, status sosial dsb ). Bilal yg budakpun, masuk syurga. Sekarang saya tak tanya : jika keturunan Rosul tp nakal tentunya tdk masuk syurga. Jika seorang anak keturunan bajingan atau pelacur sekalipun, jika dia tdk nakal maka masuk syurga. Ini betul apa salah ?

  37. Saya sependapat dg saudara indra bahwa pnghrmtan utk habib di indonesia sdah berlebihan dan trkdg tidak msuk akal walaupun perilaku habib itu tidak sesuai dg ajaran islam…saya sependapat dg saudara indra bahwa indonesia itu memerlukan ajaran islam sbg jalan hidup tp bkn budaya arabny bhkan cenderung ke arab araban tnpa melihay benar tidakny
    ..krn pda dsarny manusa sama dmata allah kecuali amal ibadahny.

    • “…Setiap anak memiliki penisbatan keturunan melalui ayahnya (‘ishbah) , kecuali kedua putra Fatimah (Hasan dan Husain) . Karena sesungguhnya akulah wali dan ishbah untuk keduanya!” (Hadits riwayat al-Hakim dari Jabir) 8]

  38. @wong kudus & Saudaraku2 semuanya . Ayat yg anda tulis itu benar yg paling Mulia adalh yg paling takwa ini ayat umum semua orang bisa menjalani tapi mengenai keturunan nabi saw ada ayat khusus yakni surat al-Ahzab. Maka dari itu kami sarankan bagi Wong kudus dan Saudara2 membaca kitab membongkar kejumudan bab keturunan nabi saw. Kita diwanti2 oleh beliau saw utk berbuat baik kepada mereka khususnya dan pada ummatnya. Ini bukan berarti keturunan nabi tdk pernah dosa dan tidak boleh dihukum kalau bersalah. Mereka bukan ma’sum terhindar dari dosa. Menurut syariat Siapa yg salah Harus dihukum. Kemuliaan keturunan Nabi adalah karunia Allah SWT yg diberikan pada mereka karena contante Allah kepada Rasulallah saw. Maka dari itu lebih detail utk memahami makna kemuliaan mereka baca dahulu hadis dan wejangan pakar islam di site http://www.everyoneweb.com/tabarruk . Atau beli buku mbongkar kejumudan disitu juga dikupas mengenai keturunan nabi saw. Agar kita tidak asal omong tanpa dalil yg benar. Semoga bermanfaat

    • wong kudus jateng

      Ini komen ke siapa ya …

      • IMAM NURHADIYANTO

        Saya cocog dengan pernyataan anda (Wong Kudus). Beberapa dhalang wayang kulit memang ada yang suka meng anak emas kan kepada beberapa tokoh wayang kulit milik nya tetapi tentu saja beda dengan Dzat Yang Maha Kuasa seru sekalian alam.

  39. Taalt bukan contante Allah tapi cintanya Allah ….

  40. Saudara2 janganlah kita bertengkar karena tulisan tersebut. Saya hanya memandang bahwa kita musti memuliakan Rosululloh Muhammad SAW, menghormati keturunan beliau, mengasihi sesama makhluk Alloh SWT. Tulisan tersebut Insya Alloh merupakan pengetahuan saja, tidak ada niat penulisnya untuk menyombongkan diri keturunan Rosul. Wallohu a’lam bishshowab.

  41. Assalamualaikum, saudara2ku seiman… marilah qt sedikit berlapang dada dengan artikel ini. Bagi saya, tak ada sedikitpun kerugian untuk memulyakan para habib, atau sayyid karena mereka juga adalah saudara kita seaqidah. Bagi yang tidak percaya kepada golongan beliau2, monggo… tapi saya pribadi percaya karena tak ada ruginya. Ibarat kata saya bawa bekal untuk membeli makanan di suatu tempat dan ternyata penjualnya tak ada maka saya tak rugi telah membawa uang.
    lain halnya jika saya tak membawa uang karena saya tak percaya bahwa di suatu tempat ada penjual makanan. saya rugi karena ternyata benar penjualnya ada sementara saya tak bisa makan karena tak bawa uang… seperti itulah prinsip saya.
    Dan bagi saya, Demi Allah Demi Rasulullah, tak akan saya mulyakan beliau2 kalau bukan karena Allah SWT dan Rasul-Nya SAW. Semata-mata karena keinginan cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya SAW.
    Perkara kejadian di Arab “Saudi” cobalah membaca sejarah terbentuknya monarki arab saudi dari awal hingga sekarang. apa dan siapa yang berkuasa dan bagaimana faham yang dianut oleh monarki itu sekarang…
    demikian pendapat saya, Shalawat dan salam semoga tercurah dan terlimpah untuk junjunganku Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya dan keturunanya hingga akhir zaman.
    Assalamualaikum…

  42. السَّلاَمُعَلَيْكُمْوَرَحْمَةُاللهِوَبَرَكَاتُهُ.
    Salam sejahtera bagi sudaraqu sekalian, mungkin hanya singkat saja saya berbicara karena الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّالْعَالَمِينَ sudah paham semua jd tdk perlu dijelasin lg.. Tolong kalian baca semua kitab dr umat Hindu, Budha, Yahudi, Kristen dan Islam, pernah ga kita berpikir bahwa kitab tersebut turun secara bersamaan? Atau pernahkah kita berpikir bahwa kita semua bersaudara? Nabi Muhammad SAW di utus اَللّهُ sebagai nabi penutup dengan kitab al-Qur’an sebagai pelengkap dari kitab sebelum’a.. Wahai saudaraqu semua, jangan lah kita berdebat berdasarkan nalar logika kita, sesungguhnya semua itu sudah jelas di dalam Al Qur’an dan kitab” sebelum’a. Iqra/bacalah.. Maka kalian akan tau bagaimana sempurnanya اَللّهُ menciptakan alam semesta ini dan isinya, dan iblis telah bersumpah untuk menggoda dan menemani di neraka kelak,, kalian carilah jalan kebenaran itu,,

    ” Maka barang siapa yg mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tdk ada kekhawatiran atas mereka, & tdk (pula) mereka bersedih hati (QS Al Baqarah:38)”

    “Keputusan itu hanyalah keputusan Allah, Dia telah memerintahkan agar kalian tdk menyembah selain Dia, itulah agama yg lurus (QS Yusuf:40)”

  43. As.wb… sdr2 se iman
    Mohon izin ikut nyelonong…
    Di pandangan Allah Swt, makhluk adalh sama yg mmbedakan hnyalh tingkat keimanannya. mencintai Rasul dan keluarganya adalah simbol agar kita saling mengasihi dan menyayangi antar sesama. Yg terpenting adalh persatuan Islam tetap terjaga, baik di manapun. Kita dilahirkan di manapun, dari bangsa serta RAS manapun, tetaplah kita banggakan, karena semuanya telah ditetapkan Allah Swt bahkan hal tersebut di abadikan dalam ummul kitab [lauh mahfuz].

  44. Ronald Cameron

    Kalau aku lebih baik diam dari pada memberi tanggapan yg sok tau tentang sejarah. Dan menjelek jelekkan suatu kaum, asal tidak menganggu secara frontal keluargaku saja, dan tidak menganggu lansung atas prinsip aqidahku, lain masalah kalau aku dilarang shalat, dilarang puasa dan dilarang menutup aurat, baru aku melawan sampai titik darah pengabisan

  45. Ki Roni Sodewo

    Mbok ya gak usah pada bertengkar. Apa pertengkaran ini akan membawa kebaikan ? Apakah pertengkaran dan perselisihan seperti ini akan memunculkan kebaikan ? Yang ada hanya menunjukkan kelebihan masing-masing dengan cara merendahkan yang lain.
    Dah ya….jangan pada berselisih lagi. Berbuat baik kepada sesama, berbuat baik pada diri sendiri, menghormati orang lain, menghormati diri sendiri akan menyejukkan dunia.

  46. Saudara2ku semua. Kita bukan bertengkar satu sama lain tapi kita memberi wejangan dan nasehat dgn dalil dan nash yg benar. Tidak lain wejangan ini utk orang yg extreem yg menolak masih wujudnya keturunan nabi muhamad saw. Karena orang yg extreem jelas sudah menentang firman Allah SWT dan sabda Rasulallah saw. Maka dari itu tempo hari telah saya copas daftar isi dari site http://www.everyonweb.com/tabarruk. Bacalah pelan2 bab sebelas pada site ini. Kalau sekiranya Apa yg tercantum site ini bohong maka silahkan kirim email ke penulisnya karena disite dicantumkan sekali almt email. Sekali lagi janganlah kita asal omong tapi tanpa dalil yg jelas. Semoga bermanfaat buat diriku dan saudara2 ku semua

  47. Islam untuk semua manusia apapun rasnya. Yang ditinggikan derajatnya mereka yang paling taqwa!
    Kata habib berarti yang dicintai tapi jika konteksnya habib sebagai keturunan nabi, itu sudah terputus, sebab keturunan nabi saw langung terakhir adalah fatimah, padahal dalam tradisi Islam pihak bapak sebagai jalur penghubung dari satu keturunan ke keturunan selnjutnya! Jadi klaim habib sebagai keturunan nabi (langsung) terbantahkan!
    Indra< pancasila itu dicetuskan Bung karno menyusul setelah Islam masuk ke Indonesia. Pertanyaan apa yang dihasilkan Arab setelah Islam? bacalah sejarah dunia, maka akan terbuka jendela jaringan pengetahuan! Pengetahuan adalah khazanah dunia yang ditorehkan manusia dari sejah Adam hingga kini dan sipapun dapat memberikan kontribusi dan memanfaatkannya!

  48. Mohon Koreksi dalil2 berikut:
     Rasulullah Saw bersabda, “Wahai manusia sesungguhnya aku tinggalkan dua perkara yang besar untuk kalian, yang pertama adalah kitabullah (Al-Quran) dan yang kedua adalah ithrati (keturunan) Ahlulbaitku. Barangsiapa yang berpegang teguh kepada keduanya, maka tidak akan tersesat selamanya hingga bertemu denganku di telaga al-Haudh.” (HR. Muslim dalam Kitabnya Sahih juz. 2, Tirmidzi, Ahmad, Thabrani dan dishahihkan oleh Nashiruddin Al-Albany dalam kitabnya Silsilah Al-Hadits Al-Shahihah)

     Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, ”Bintang-bintang adalah petunjuk keselamatan penghuni bumi dari bahaya tenggelam di tengah lautan. Adapun Ahlulbaitku adalah petunjuk keselamatan bagi umatku dari perpecahan. Maka apabila ada kabilah Arab yang berlawanan jalan dengan Mereka niscaya akan berpecah belah dan menjadi partai iblis”. (HR. Al-Hakim dalam Mustadrak Ash Shahihain juz 3, Al-Hakim menyatakan bahwa hadis ini Shahih sesuai persyaratan Bukhari & Muslim)

     Ibnu Taimiyah mengemukakan suatu hadits yang berkenaan dengan Ayat Shalawat (Qs. Al-Ahzab ayat 56) mengenai peringatan Rasulullah Saw kepada para sahabatnya, “Janganlah kalian bershalawat untukku dengan shalawat yang terputus.” Para sahabat bertanya “Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan Shalawat terputus?” Baginda menjawab, “Kalian mengucapkan, Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad, lalu kalian berhenti di situ! Ucapkanlah, Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad (Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad)” (HR. Bukhari, kitab Tafsir, juz 6; Sahih Muslim Kitab Ash-Shalah juz 2; Tirmidzi juz 1, Sunan An-Nasa’i juz 3; Sunan Ibnu Majah juz 1; Sunan Abu Dawud juz 1, dll)

     Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)
    Diriwayatkan oleh Thabrani, bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda: “Allah menciptakan keturunan setiap Nabi dari tulang sulbinya sendiri, namun Allah menciptakan keturunanku dari tulang sulbi Ali bin Abi Thalib.”
    Dikemukakan pula oleh al-Thabrani, bahwa Rasulullah SAW bersabda:” Tiap anak itu bernisbat kepada keturunan bapaknya, kecuali putra Fathimah, akulah wali mereka dan akulah ashabah mereka”.
    Dalam riwayat lain yang sahih disebutkan: “Setiap anak itu mengikuti garis keturunan bapaknya kecuali anak-anak Fathimah , sebab akulah ayah mereka dan ashabah mereka”.
    Ali Zainal Abidin as (anak Sayyidina Husein) berkata: “Barangsiapa yang melakukan haji dan mencintai kami Ahlul bait Nabi saw, merubah permusuhannya pada kami, merubah pembinasaan pada dirinya dengan ketaatan kepada kami, kemudian ia hadir ke tempat wuquf ini dengan pasrah pada amanat dan perjanjian kami yang Allah abadikan di Hajar Aswad, maka itulah bagian yang terkecil dari jema’ah haji yang telah kamu lihat. Wahai Zuhri, telah bercerita kepadaku ayahku dari kakekku Rasulullah saw, beliau bersabda: “Tidak akan bermakna haji orang-orang munafik, dan haji orang-orang yang memusuhi Muhammad dan keluarga Muhammad.” (Al-Bihar jld 96, bab 47, hlm 257; Al-Mustadrak 10: 39)
    Hadis Sahih tentang Al-Mahdi antaranya:
    Hadis Pertama:
    Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seandainya dunia tidak tersisa kecuali tinggal sehari sahaja, maka Allah akan memanjangkan hari itu sehingga mengutus seorang lelaki dari keturunanku atau dari ahli baitku, namanya seperti namaku dan nama ayahnya seperti nama ayahku, dia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi kezaliman dan penganiayaan.”
    Orang yang meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu ada dua:

    1. Zirr bin Khubaisy
    • Riwayat Abu Daud: 4282, Tirmizi: 2230, 2231, Ahmad 1/376, 377, 430, 448, At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir 10/10213-10230 dan Al-Mu’jam Ash-Shaghir hal. 245, Abu Nuaim dalam Al-Hilyah dan Al-Khatib dalam Tarikh Baghdad.
    • Imam Tirmidzi berkata: “Hasan Sahih”. Imam Az-Zahabi mensahihkannya dalam At-Talkhis 4/442 dan dipersetujui oleh Syeikh Al-Albani.
    2. Alqamah (bin Martsyad)
    • Riwayat Ibnu Majah: 4082 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 4/264.
    • Syaikh Al-Albani berkata: “Sanadnya hasan.”

    Hadis Kedua:

    عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه: الْمَهْدِيْ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ يُصْلِحُهُ اللهُ فِيْ لَيْلَةٍ

    Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Al-Mahdi adalah dari keturunan kami, ahli bait, Allah memperbaikinya (memberi taufik dan hidayah) dalam sehari.”

    Orang yang meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ada dua:

    1. Muhammad bin Hanafiyyah
    • Riwayat Ibnu Majah: 4085, Ahmad 1/84, Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa: 470, Ibnu Adi dalam Al-Kamil 2/360 dan Abu Nuaim dalam Al-Hilyah 3/177 dari Yasin Al-Ijli dari Ibrahim bin Muhammad bin Hanafiyyah dari ayahnya.
    • Sanad hadis ini hasan. Seluruh perawinya terpercaya kecuali Yasin iaitu Ibnu Syaiban, hadisnya hasan. Namun dia tidak sendirian, dia dikuatkan oleh Salim bin Abu Hafshah (hadisnya hasan) sebagaimana riwayat Abu Nuaim dalam Akhbar Ashbahan 1/170 sehingga hadis ini naik kepada darjat sahih. (Ash-Shahihah no. 2371)
    2. Abu Thufail
    • Riwayat Abu Daud: 4283, Ahmad 1/99 dengan lafaz seperti hadis Abdullah bin Mas’ud.
    • Syeikh Adzim Abadi berkata dalam Aunul Ma’bud 11/251: “Sanadnya hasan dan kuat”. Dan disahihkan Syeikh Ahmad Syakir dan Syeikh Al-Albani dalam Takhrij Ahadits Fadhail Syam hal. 44.

    Hadis Ketiga:

    عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم: الْمَهْدِيْ مِنِّيْ أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأَ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا وَ يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِيْنَ

    Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Al-Mahdi adalah dari keturunanku, berdahi lebar dan berhidung mancung, dia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan dia berkuasa selama tujuh tahun lamanya.”

    Orang yang meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri ada dua:

    1. Abu Nadhrah
    • Riwayat Abu Daud: 4285 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 1/556 dari jalur Imran Al-Qatthan dari Qatadah dari Abu Nadhrah dengannya.
    • Al-Hakim berkata: “Hadis ini sahih menurut syarat Muslim”. Dan dipersetujui Az-Zahabi. Syeikh Al-Albani berkata: “Sanadnya hasan.”
    2. Abu Ash-Shiddiq
    • Riwayat Tirmizi: 2232, Ibnu Majah: 4083, Ahmad 3/21 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 4/557 dari jalur Zaid Al-‘Ummi dari Abu Ash-Shiddiq.
    • Imam Tirmizi berkata: “Hadisnya hasan”.
    • Al-Hakim berkata: “Sahih menurut syarat Muslim”. Dan dipersetujui Az-Zahabi dan Al-Albani.
    • Syeikh Al-Albani berkata: “Menurut saya hadis ini mutawatir dari Abu Ash-Shiddiq dari Abu Said Al-Khudri. Dan yang paling sahih adalah dua jalur:
    Pertama: Auf bin Abu Jamilah. Riwayat Ahmad 3/36, Ibnu Hibban: 1880, Al-Hakim 4/557 dan Abu Nuaim dalam Al-Hilyah 3/101. Al-Hakim berkata: “Sahih menurut syarat Bukhari Muslim” Dan disetujui Az-Zahabi dan memang seperti itu.

    Kedua: Sulaiman bin Ubaid. Riwayat Al-Hakim 4/557-558 dan berkata: “Sanadnya sahih”. Dan disetujui Az-Zahabi dan Ibnu Khuldun. (Lihat Ash-Shahihah 4/40, 2/328).

    Hadis Keempat:

    عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه و سلم يَقُوْلُ : الْمَهْدِيْ مِنْ عِتْرَتِيْ مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

    Dari Ummu Salamah radhiallahu ‘anha berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Al-Mahdi adalah dari keturunanku dari anak keturunan Fatimah.”

    • Riwayat Abu Daud: 4284, Ibnu Majah: 4086, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 4/557, Abu Amr Ad-Dani dalam As-Sunan Al-Waridah fil Fitan: 99-100 dan Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa: 139, 300 dari jalur Ziyad bin Bayan dari Ali bin Nufail dari Said bin Musayyib dari Ummu Salamah secara marfu’.
    • Syeikh Al-Albani berkata: “Sanadnya jayyid (baik), seluruh perawinya terpercaya”. (Silsilah Adh-Dha’ifah 1/181)
    Demikianlah beberapa contoh hadis yang sahih tentang kedatangan Imam Al-Mahdi. Silalah membaca kitab Al-Idha’ah Lima Kana wa Maa Yakunu Baina Yadai As-Sa’ah oleh Al-Allamah Siddiq Hasan Khan dan Al-Urful Wardi oleh Imam As-Suyuti.

    “Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus” [Al Kautsar]

    Wallahu a’lam

  49. ======================================================
    Semua manusia…makhluk…dan seisinya di jagat raya…ada karena beliau Rasulullah Muhammad SAW. Keturunan bukan cuma bangsa arab, semua manusia adalah keturunan beliau.
    ======================================================

  50. ingin tnya ttg fam azmatkhan, ibu jaka tingkir, apa benar nyai ratu mandoko binti sunan kalijaga ya? soalnya sya pernah nulis juga, tpi kurang yakin,, http://politik.kompasiana.com/2015/01/15/sanggahan-untuk-klaim-mas-kusdiono-ttg-jokowi-keturunan-habib-716978.html

  51. Soeka bumi Allah

    Selamat malam bapak bapak ibu ibu kakak kakak adik adik semuanya, KAMU adalah saya… Jadi kalo saya jahat sama kamu berarti saya jahat sama diri saya sendiri begitu pula sebaliknya kalo saya baik sama kamu berarti saya baik sama diri sendiri. Intinya hidup adalah pada diri sendiri, contohnya kita ngomong pada 3 orang yang satu tersakiti yang dua tersenangi itu sama juga masih tidak tahu diri. Kalo kamu tidak bisa berkata baik..diam adalah ibadah (hadis Rasulullah SAW)

  52. Ass.
    Urun rembug mudah2an manfaat.
    Menurut hemat saya ini lebih tepat di bahas dari segi budaya
    Maksudnya ada fakta2 budaya di wilayah tertentu yang jauh lebih enak buat di jadikan contoh sehingga tidak menggiring kita ke arah opini yang destruktif
    1. Di kampung daerah saya tinggal, di sebuah daerah di Jawa Tengah, terdapat juga sekelompok nasab sayyid yang tinggal membaur dengan penduduk pribumi asli lain. Tapi anehnya? di daerah saya itu perlakuan kami penduduk pribumi terhadap mereka biasa2 saja. Paling warga memanggil mereka yang laki-laki dengan sebutan “Bang”, bahkan kalau yang perempuan manggilnya biasa saja “mBak” atau “bu” gitu aja, ga panggil Syarifah segala. Dan mereka juga enjoy aja di perlakukan seperti itu. Pembaurannya sudah sangat cair. Pakaian mereka juga biasa aja, ga jubah2an segala. Paling2 kita memaklumi kalau dalam perkawinan mereka memang punya adat sendiri dengan perkawinan yang agak tertutup dengan yang bukan dari kalangan mereka. Tapi itupun kami2 juga toleran aja, kami memandang itu sah2 saja karena tidak menggangu dan nyatanya di luar masalah perkawinan pergaulan dan pembauran mereka sangat baik.
    Malahan saya baru kaget belakangan ini ketika di daerah2 lain saya melihat kalangan ini di pandang secara berbeda! Ya dari kalangan mereka sendiri yang dari cara berpakaian dan dari segi lain terlihat eksklusif misal pakai jubah, dipanggil habib dll. Dan juga dari sisi kalangan di luar mereka yang memperlakukan dengan perlakuan2 khusus.
    Pertanyaannya, kenapa di daedah kami bisa terjadi pembauran yang lebih mapan? ada apa dengan daerah2 lain? Mindset budaya kah?

    2. Kalau yang lebih konseptual, saya lihat contoh yang terjadi di wilayah Iran. Setahu saya, di wilayah sana para sayyid secara identity (khususnya di kalangan ulamanya) kadang di bedakan dari sorban yang di pakai. Kalau sorban hitam adalah ulama yang sayyid, dan yang sorban putih yang bukan dari kalangan sayyid. Itupun ulama yang dari kalangan sayyid sering memberi teladan dengan tetap meninggikan ulama dari kalangan non sayyid kalau memang ilmu mereka terbukti lebih unggul. Jadi tetep fair gitu lah kira2!
    Jadi pembedaannya memang pada penghargaan prestasi bukan diskriminasi.
    Dan lebih jelasnya lagi, kalau ada sayyid yang kebetulan bukan kalangan ulama, atau yang tidak punya prestasi keilmuan apa2, ya perlakuannya biasa2 saja. penghargaan nasab di sana tetap bersyarat pada prestasi keilmuan.

    Itu saja ilustrasi sampelnya, mungkin bisa menuntun kita untuk memikirkan kenapa di tempat2 tertentu bisa terbentuk budaya seperti itu? sementara di tempat2 lain coraknya agak berbeda.

    Ini bukan untuk di bantah kalau di tempat2 lain ga seperti itu. Bukan begitu maksud saya. Tapi coba kita renungi latar belakang apa yang membuat perbedaan itu?

    Ok. Mudah2an manfaat

  53. saya kurang tahu sisilah aslinya tapi mau cari tau disini.

    • IMAM NURHADIYANTO

      INTINYA ADALAH: INNA AKROMAKUM ‘INDALLOOHI ATQOOKUM artinya: orang yang paling mulia di sisi Alloh adalah orang yang taqwa (ini adalah pernyataan Alloh dalam Al Qur’an yang tdk terbantahkan lagi).

  54. Ini pade ngobrolin apaan sih. Tau ga loe pade, yang kite lakuin ni makin nunjukin kalo kite umat islam tuh mudah untuk diperselisihkan… Btway udah pade sholat, zakat yang bener belum lu pade, kayaknya itu lebih penting deh

  55. assalamulaikum sodar-ku, alhamdulillah. kita bisa berdiskusi disini. memang semua pertikaian ini hanya menampakan perpecahan saja,tapi setelah saya baca dari atas hingga bawah dan berulang” ada hikmah yang tertutup yaitu mari kita beljar lebih banyak lagi tentaang islam.

  56. Saudara2ku semuanya. Marilah kita semua sempatkan waktu untuk membaca riwayat hadis dan ayat Al-quran mengenai keturunan Rasulallah saw. (www.everyoneweb.com/tabarruk). Begitu juga Tanggal 21 maret 2015 Al-menak telah menulis dengan gamblang beberapa riwayat tentang keturunan Rasulallah saw, tetapi masih ada saja yang menulis (Fay basajev) tanpa mengemukakan hadis dari Rasulallah bahwa semua kita ini keturunan Rasulallah saw.
    Saya juga telah mensarankan janganlah kita asal tulis tentang agama tanpa adanya dalal yang tegas dan jelas. itu malah menambah dosa kita.

    Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Al-‘Aqidatul-Washiyyah memberi tanggapan atas penafsiran Imam Turmudzi tentang makna hadits tsaqalain –’Dua-duanya tidak akan berpisah hingga kembali kepadaku diHaudh, dan sesuatu yang jika kalian berpegang teguh kepadanya kalian tidak akan sesat’–, tidak hanya berlaku bagi para Imam atau orang-orang terkemuka dari keluarga keturunan Rasulallah saw saja, melainkan berlaku juga bagi semua orang yang berasal dari eluarga keturunan beliau saw, baik yang awam mau pun yang khawash, yang menjadi imam maupun yang tidak.

  57. Nah untuk lebih detailnya klik http://www.everyoneweb.com/tabarruk bab sebelas.

    • dermawan sutanto

      Bagi anda atau siapa saja yg mengaku keturunan nabi berbahagialah anda karena belum tentu ada yang memiliki nasib seperti anda, tapi jangan lupa jika anda ingin menghormati leluhur anda tinggalkanlah perdebatan yg menyesatkan, selalu berusahalah anda menjadi islam yang sesungguhnya, jangan hanya berharap dari kemuliaan yang tanpa perjuangan. Wassalamualikum

  58. Sementara itu menurut Syi’ah bahwa Taqiyah wajib dilakukan. Jadi taqiyah adalah salah satu prinsip agama mereka. Taqiyah dilakukan kepada orang selain Syi’ah, seperti ungkapan bahwa Al Quran Syi’ah adalah sama dengan Al Quran Ahlus Sunnah. Padahal ungkapan ini hanyalah kepura-puraan mereka. Mereka juga bertaqiyah dengan pura-pura mengakui pemerintahan Islam selain Syi’ah.

    Menurut Ali Muhammad Ash Shalabi, taqiyah dalam Syiah ada empat unsur pokok ajaran; Pertama, Menampilkan hal yang berbeda dari apa yang ada dalam hatinya. Kedua, taqiyah digunakan dalam berinteraksi dengan lawan-lawan Syiah. Ketiga, taqiyah berhubungan dengan perkara agama atau keyakinan yang dianut lawan-lawan. Keempat, digunakan di saat berada dalam kondisi mencemaskan

    Menurut Syaikh Mamduh Farhan Al-Buhairi di Majalah Islam Internasional Qiblati, ciri-ciri pengikut Syi’ah sangat mudah dikenali, kita dapat memperhatikan sejumlah cirri-ciri berikut:

    Mengenakan songkok hitam dengan bentuk tertentu. Tidak seperti songkok yang dikenal umumnya masyarakat Indonesia, songkok mereka seperti songkok orang Arab hanya saja warnanya hitam.

    Tidak shalat jum’at. Meskipun shalat jum’at bersama jama’ah, tetapi dia langsung berdiri setelah imam mengucapkan salam. Orang-orang akan mengira dia mengerjakan shalat sunnah, padahal dia menyempurnakan shalat Zhuhur empat raka’at, karena pengikut Syi’ah tidak meyakini keabsahan shalat jum’at kecuali bersama Imam yang ma’shum atau wakilnya.

    Pengikut Syi’ah juga tidak akan mengakhiri shalatnya dengan mengucapkan salam yang dikenal kaum Muslimin, tetapi dengan memukul kedua pahanya beberapa kali.

    Pengikut Syi’ah jarang shalat jama’ah karena mereka tidak mengakui shalat lima waktu, tapi yang mereka yakini hanya tiga waktu saja.

    Mayoritas pengikut Syi’ah selalu membawa At-Turbah Al-Husainiyah yaitu batu/tanah (dari Karbala – redaksi) yang digunakan menempatkan kening ketika sujud bila mereka shalat tidak didekat orang lain.

    Jika Anda perhatikan caranya berwudhu maka Anda akan dapati bahwa wudhunya sangat aneh, tidak seperti yang dikenal kaum Muslimin.

    Anda tidak akan mendapatkan penganut Syi’ah hadir dalam kajian dan ceramah Ahlus Sunnah.

    Anda juga akan melihat penganut Syi’ah banyak-banyak mengingat Ahlul Bait; Ali, Fathimah, Hasan dan Husain radhiyallahu anhum.

    Mereka juga tidak akan menunjukkan penghormatan kepada Abu Bakar, Umar, Utsman, mayoritas sahabat dan Ummahatul Mukminin radhiyallahu anhum.

    Pada bulan Ramadhan penganut Syi’ah tidak langsung berbuka puasa setelah Adzan maghrib; dalam hal ini Syi’ah berkeyakinan seperti Yahudi yaitu berbuka puasa jika bintang-bintang sudah nampak di langit, dengan kata lain mereka berbuka bila benar-benar sudah masuk waktu malam. (mereka juga tidak shalat tarwih bersama kaum Muslimin, karena menganggapnya sebagai bid’ah)

    Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menanam dan menimbulkan fitnah antara jamaah salaf dengan jamaah lain, sementara itu mereka mengklaim tidak ada perselisihan antara mereka dengan jamaah lain selain salaf. Ini tentu tidak benar.

    Anda tidak akan mendapati seorang penganut Syi’ah memegang dan membaca Al-Qur’an kecuali jarang sekali, itu pun sebagai bentuk taqiyyah (kamuflase), karena Al-Qur’an yang benar menurut mereka yaitu al-Qur’an yang berada di tangan al-Mahdi yang ditunggu kedatangannya.

    Orang Syi’ah tidak berpuasa pada hari Asyura, dia hanya menampilkan kesedihan di hari tersebut.

    Mereka juga berusaha keras mempengaruhi kaum wanita khususnya para mahasiswi di perguruan tinggi atau di perkampungan sebagai langkah awal untuk memenuhi keinginannya melakukan mut’ah dengan para wanita tersebut bila nantinya mereka menerima agama Syi’ah. Oleh sebab itu Anda akan dapati;

    Orang-orang Syi’ah getol mendakwahi orang-orang tua yang memiliki anak putri, dengan harapan anak putrinya juga ikut menganut Syi’ah sehingga dengan leluasa dia bisa melakukan zina mut’ah dengan wanita tersebut baik dengan sepengetahuan ayahnya ataupun tidak. Pada hakikatnya ketika ada seorang yang ayah yang menerima agama Syi’ah, maka para pengikut Syi’ah yang lain otomatis telah mendapatkan anak gadisnya untuk dimut’ah. Tentunya setelah mereka berhasil meyakinkan bolehnya mut’ah. Semua kemudahan, kelebihan, dan kesenangan terhadap syahwat ini ada dalam diri para pemuda, sehingga dengan mudah para pengikut Syi’ah menjerat mereka bergabung dengan agama Syi’ah.

    Ciri-ciri mereka sangat banyak. Selain yang kami sebutkan di atas masih banyak ciri-ciri lainnya, sehingga tidak mungkin bagi kita untuk menjelaskan semuanya di sini. Namun cara yang paling praktis ialah dengan memperhatikan raut wajah. Wajah mereka merah padam jika Anda mencela Khomeini dan Sistani, tapi bila Anda menghujat Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah dan Hafshah, atau sahabat-sahabat lainnya radhiyallahu anhum tidak ada sedikitpun tanda-tanda kegundahan di wajahnya.

    Akhirnya, dengan hati yang terang Ahlus Sunnah dapat mengenali pengikut Syi’ah dari wajah hitam mereka karena tidak memiliki keberkahan, jika Anda perhatikan wajah mereka maka Anda akan membuktikan kebenaran penilaian ini, dan inilah hukuman bagi siapa saja yang mencela dan menyepelekan para sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para ibunda kaum Musliminradhiyallahu anhunn yang dijanjikan surga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita memohon hidayah kepada Allah untuk kita dan mereka semua.

    Wallahu a’lam.

    (fimadani.com/arrahmah.com)
    – See more at: http://www.arrahmah.com/kajian-islam/inilah-15-ciri-pengikut-syiah-di-indonesia.html#sthash.vGyWHPvL.dpuf

  59. Setahu saya Rosulullah Muhammad SAW tidak mempunyai anak laki-laki, artinya Beliau tidak mempunyai cucu… sedangkan Hasan dan Husain adalah bin Ali bin Abu Thalib bukannya bin Muhammad!! jadi para yang mengaku keturan Nabi Muhammad jangan ke GR an ya!!

  60. ”Bapak kaum muslimin adalah aku dan Ali” demikian sabda Rasulullah saaw. jadi yang dilihat sebagai keturunan beliau saw oleh beliau saw adalah kadar kemuslimannya. Yang dimaksd kadar kemusliman berarti kadar akhlaknya, kadar kerendahan hatinya, kadar kejujurannya, kadar keramahannya, kadar keikhlasannya, kadar pengorbanannya, kadar ketawakalannya. karena dari sudut pandang ajaran, maka dalil teks apalagi dokumens ilsilah yg gak jelas keasliannya. dokumen hadis saja tidak ada yg namanya shahih. bukti shahih yang tervalid adalah bukti adanya seorang insan yg mulia, jujur, amanah, berani membela keadilan melawan kelompok arogan siapapun itu orangnya ada yg punya dokumen slsilah dan ada yg tidak. orang2 Islam seperti Gamal Abdul Nasser, Imam Khomeini, Jamaludin Afghani, Soekarno, Pangeran Diponegoro, Sayyid Ali Khamenei, Muhammad Ali Jinnah, dll masih banyak lagi adalah keturunan Rasulullah saw secara antropologis yg valid walau mungkin ada yg punya dokueman arkeologis/teks silsilah ataupun tidak.

    • lupa satu lagi: kadar kedermawanannya. itu aspek sangat menonjol pada diri Rasulullah saww.

    • satu lagi lupa, pengorbanan adalah dasar dari semua teladan Rasulullah saw dan ahlulbaytnya. dalam urusan duniawi mereka dermawan dan yang lebih substansi dari sifat kedermawanan mereka semua adalah mendahulukan kebutuhan orang lain dalam urusan dunia. ahlulkisa pernah mengalami kelaparan yang amat amat sangat sekali padahal habis puasa karena makanan buat puasanya diminta oleh fakir, tawanan, perantau atau anak yatim.

  61. Assalamu’ alaikum semua. Mohon maaf, mau komentar agak ngaco dikit nih, maklum awam. Saya berpendapat mengenai silsilah dan kemurnian trah itu tidak terlalu penting. mengingat fondasi Islam sendiri di bangun pada sumber ilahi. Dan nabi merupakan contoh nyata atas wahyu Allah.
    Mencintai Rasulullah salallahu alaihi wasalam berbeda dengan mengagungkannya.
    Mencintai bukan pada fisik, golongan, trah, ras atau sejenisnya. Melainkan pada aspek fundamental yakni ajaran (Al Qur’an) dan akhlak perilaku nabi (sunah).
    Mau di habib, orang biasa, ras arab, China, sunda, batak, dll. Emang ada jaminan individu dari ras tertentu lebih baik atau benar?
    jadi, mohon untuk tidak di generalisir. Setiap Individu memiliki tujuan dan hak masing masing.
    Yang terpenting berpegang pada Al Qur’an dan hadist. Memuliakan ada batasnya.Setiap orang bisa salah, nabi juga bisa salah. ingat ikatan persaudaraan Islam bukan trah atau ras tapi sahadat.
    Masalah nabi. Apakah di jawa ada nabi. Mungkin saja ada. Saya tanya ada gak yang tau jumlah nabi dan dimana aja adanya?
    Coba urut dari tahun. zaman nabi Sulaiman alaihis salam. di Indonesia ada apa? Jangan Jangan ada juga nabi, namun terlupakan dll.
    Yuk bersikap lebih berakhlaq. tempatkan sesuatu sesuai kadarnya pada manzilahnya.
    Semoga Allah meridhoi ibadah kita. kebenaran datang dari Allah bukan habib. itu cuma istilah atau panggilan. namun derajatnya sama dengan kita. yang bedain cuma value iman dan takwa.

    • wong kudus jateng

      Sangat benar itu komentar yg ini. Semua org adalah sama di sisi Allah, kecuali taqwanya. Inna aqromakum indallahi atqokum. Manusia yg terhindar dari dosa hanyalah Rosululloh ( maksum ).

  62. “…Inna akromakum ‘indalloohi atqookum…” (Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu” (QS. Al-Hujarat: 13)
    “…kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS 3: 110)
    MaKepada Saudara-saudaraku seiman, mari kita sama-sama untuk memelihara kemuliaan Islam dan kaum Muslimin, kita masih banyak persoalan yang harus kita lakukan untuk meraih kemuliaan disisis Alloh…

  63. Buat komen yang diatas mengapa umat non muslim selalu memasang spanduk dan mengucapkan selamat hari raya bagi orng muslim tp knp kalau pas natal di sekitaran masjid tidak pasang spanduk selamat natal…soalnya bagi orang muslim jika mengucapkam itu sama halnya mengimaninya.dan bagi kami umat islam tuhan hanyalah Allah SWT,dan nabi Isa hanyalah nabi yang diutus dibumi dia bukan tuhan.Kalau yg bagi nom muslim tau akan sejarah agamanya dia akan tahu yg sebenarnya,tp smua sejarah soal yesus pastilah disembunyikan oleh pihak gereja dan umatnya hanya menelan aja smua ajaran yg ada,maaf aku bisa berkata spt ini soal banyak pastur dan suster yang telah masuk islam dan bercerita mengenai soal gereja dan ajarannya.

  64. sayangnya bansa arab di indo sering di bully, di panggil sebutan onta lah, pinokio lah, dll.

  65. Orang indonesia itu hebat, banyak orang arab berdatangan ke indonesia karena disana terjadi konflik politik. Justru banyak orang indonesia pergi ke Arab, istilahnya nyicil menjajah negeri arab semoga saja banyak keturunan Indonesia di negeri Arab sana. Bagi orang Indonesia teruslah datangi negeri Arab penuhilah dengan keturunanmu.

    • IMAM NURHADIYANTO

      Waduh boss, bukan nyicil menjajah! Hebat amat orang indonesia bisa menjajah negeri orang? Masa menjajah dengan cara jadi pembantu?? yang bener aja leh boss. Tetapi karena butuh uang banyak untuk hidup layak dan bisa nyekolahin anaknya sampe sarjana dan juga konon menyumbang devisa kepada negara cukup besar maka orang indonesia pada jadi TKI di Arab, Hongkong, Malaysia, Taiwan, Korea dll walaupun banyak juga yang tidak berhasil… Kalau indonesia bisa menjajah negeri Arab itu luar biasa yang amat sangat wong negeri sendiri dari dulu masih dijajah ekonominya oleh orang asing kok. Kembali masalah Habib, ada yang memuja berlebihan ya silahkan, ada yang cuek ya silahkan, ada yang tidak suka ya silahkan, ada yang mengkultuskan ya silahkan…..yang penting tunjukkan orang muslim itu santun dan tidak suka memaki satu sama lainnya dan berkata kotor. bukankah Nabi kita tidak suka orang yang berkata-kata kotor, saru dan tidak pantas didengarkan……?

  66. abulhaedar alkhan

    hahaha…..sya tertawakan kamu…..hai indra geni dan penganut paham indra geni lainya yang komen disini….begitu lucu…dan memalukan bangsa dan negara ini…..bukanlah sifat bangsa ini jika kamu meremehkan bangsa lain,bukan juga sifat muslim jika kamu merendahkan suatu bangsa….bilang saja terus terang kalo kamu itu bodoh dan iri hati….kalo tidak mau perpecahaan yah…jangan menyulutkan api….bodoh…

  67. Bagaimana dengan marga maula al dawilah? Di malang sini ada dokter namanya Mochammad Achmad maula al dawilah. Beliau keturunan langsung (bukan dari keponakan, dsb.,) nabi SAW bahkan punya sertifikat nasab. Salah satu rekan bilang memang kalau yg marganya MD jarang yang tersohor, tapi malah justru sebenarnya yg MD itu yg keturunan langsung Nabi. Tolong bikin artikel mengenai ini ya, saya udah cari2 tapi sulit nemu. Makasih.

  68. IMAM NURHADIYANTO

    Di tempat saya ada orang yang katanya habib kalo mbaca Srt Al Fatikhah tajwidnya sama makhroj nya salah semua apalagi mbaca suratan yg lain.

  69. coba cari buku tentang kajian islam autentik pasca kenabian. Semoga dapat menaambah pengetahuan saat membacanya. Utk mas indra. Tulisan anda mempunyai makna tersendiri dan tersurat dengan baik. Sayangnya sebagai salah satu anak pejuang di negeri ini, sy kurang sependapat apabila dikatakan indonesia yg konon adalah nusantara telah mempunyai ideologo Pancasila sebelum masuknya islam. Mohon pencerahannya, kira2 anda mengetahui tidak siapa saja yg berperan untuk merumuskan ideologi pancasila tersebut. Bukan hanya yg mengetik seperti yg tertulis dalm sejrah sekolah. Kl patih gajah mada tidak memakan buah palapa sebelum bersatunya nusantara, masih jauh bila dikaitkan dengan pancasila. Mengapa islam turun di negri arab jg menjadi guyonan lucu utk sy pahami. Karena secara anak TK menjawab, kl nabi adam turunnya di jepang jadinya nabi honda. Kupas ulas sejarah secara tepat. Bertanyalah dengan saksi sejarahnya yg masih ada. Mungkin bisa memberikan pencerahan yg baik. Dalam Al’quran jg Allah berjanji untik memberikan syurga setingkat lebih tinggi bagi orang orang yg pandai dan berilmu dibanding orang yg beriman. Maksudnya adalah orang yg selalu.haus akan ilmu yg bermanfaat serta tidak sesat. Mengaji adalah bahasa indonesia dengan jamaknya mengkaji. Nah, pd saat kita mengkaji hendalah kita mencari guru yg mursyid serta imam yg benar. Tidaklah mudah mencari hal tersebut. Dikarenakan begitu banyaknya aliran ataupun sekte dalam islam yg adayg konon hingga pd hari akhir nanti akan berjumlah 73 sekte ataupun golongan. Perlu pemahan serta kajian tersendiri dahulu terhadap iman kita kepada Allah serta Rasulullah. Mengapa harus demikian? Dengan mengkaji tersendiri serta mencari tahu? Merupakan salah satu bukti kecintaan kita terhadap hal tersebut. Setelah kita tahu, maka tidak tertutup kemungkinan akan hal hal yg menyesatkan kita terutama dalam aqidah yg kita miliki. Coba cari juga hadiss ummu sallamah ra. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT bilamana kita mengkaji ilmu agama serta dijauhkan dari bisikan setan selama mempelajarinya. Aamiin ya Rab

  70. Kesimpulan nya belajar tanpa guru itu iblis yg jadi guru kita dngan cara di buat keliru alqur’an salah satu huruf maka beda arti belajar la kepada ahli tafsir karena untuk menafsir satu ayat di alqur’an tidakla mudah tanpa guru

    • IMAM NURHADIYANTO

      kalo nda’ salah ada hadits: wa’ati’ulloha wa ati’u rosul wa ulil amri minkum, ada hadits juga salah seorang yang terdaftar dalam surga adalah orang yang memakmurkan masjid, orang yang bermanfaat kepada orang lain dll, apa juga termasuk memuja atau bahasa halusnya memuliakan habib….

  71. IMAM NURHADIYANTO

    kalo nda’ salah ada hadits: wa’ati’ulloha wa ati’u rosul wa ulil amri minkum, ada hadits juga salah seorang yang terdaftar dalam surga adalah orang yang memakmurkan masjid, orang yang bermanfaat kepada orang lain dll, apa juga termasuk memuja atau bahasa halusnya memuliakan habib….

  72. keturunan nabi di pastikan ada di muka bumi ini dan menurut sy di asia ini satupun ga ada adapun yg mengaku ngaku berasal dr keturunan nabi dg gelar habib ataupun dg nama gelar yg lainnya semuanya dusta dn tidak takut laknat ALLAH SWT atas diri mereka sy hanya kasian kpd yg ngaku ngaku itu supaya bertobat dn minta ampun kpd ALLAH SWT sebelum ajal tiba silsila keturunan nabi yg di yakini itu semuanya palsu coba cari tau siapa keturunan nabi yg pertama kali hijrah ke yaman dn berapa lama beliau disana dn dr jalur nasab mana ataupun yg pertama kali ke irak ataupn yg pertama kali berhijrah dr Mekah atau Medinah menuju kawasan sekitarnya.

  73. kebanyakan para habaib di asia utamanya di indonesia yg ngaku turunan dr nabi jalur nasabnya dr yaman tp apa bener yg dr yaman itu kemudian hijrah ke indonesia itu orannya asli keturunan nabi apa hanya orang arab bisa yg memalsukan silsilah keturunan nabi Muhammad saw kemudian setelah sampai di indonesia mengaku ngaku coba cari tau di kitab tarikhu ahlul baitinnabiyyi al qadim wa intisarihim haulal hijaz wahijratihim, khususnya pr habaib di indonesia agar memiliki kitab tersebut supaya

  74. jadi habib itu keturunan muhammad dr pihak perempuan, kalo di masy patrilineal kagak diakuin tuh habib2

  75. Hanya rasa iri dan dengki saja yg menghalangi seseorang beriman dari membenarkan masih bersambungnya keturunan Rasulullah hingga hari kiamat,sudah terlalu banyak hadist sohih dan penjelasan ulama yg menjelaskannya dan tidak perlu didebatkan lagi,apalagi yg menghalangi kita selain kekerasan hati dan rasa iri yg tersembunyi,semoga Allah memberikan aku kalian dan kaum muslimin hidayah,agar beruntung termasuk orang yg memberikan hak bagian balasan kepada nabi dalam berbuat baik kepada keluarganya,wallahualam

  76. Hanya rasa iri dan dengki saja yg menghalangi seseorang beriman dari membenarkan masih bersambungnya keturunan Rasulullah hingga hari kiamat,sudah terlalu banyak hadist sohih dan penjelasan ulama yg menjelaskannya dan tidak perlu didebatkan lagi,apalagi yg menghalangi kita selain kekerasan hati dan rasa iri yg tersembunyi,semoga Allah memberikan aku kalian dan kaum muslimin hidayah,agar beruntung termasuk orang yg memberikan hak bagian balasan kepada Nabi SAW dalam berbuat baik kepada keluarganya,sebab tidak ada yg beliau minta dalam menyebarkan risalam keagamaan ini kecuali perbuatan baik kepada keluarga beliau,wallahualam

  77. KALAU TIDAK PUNYA ILMU TENTANG AGAMA, LEBIH BAIK DIAM DAN MINIMAL CARI TAHU DI MBAH GOOGLE. DARIPADA KOMENTAR GAK SOPAN UDAH GITU SALAH PULA, MALAH NAMBAH DOSA. INGAT-INGAT…. TIDAK DICIPTAKAN ALAM SEMESTA INI KALAU BUKAN KARENA CAHAYA/NURNYA NABI MUHAMMAD SAWW… ANDA TIDAK PERLU MENGHORMATI DARAH DAGINGNYA, HANYA DENGAN TIDAK MEMBENCINYA ITU SUDAH CUKUP.

  78. hamba allah 5872002A

    innaddiina ‘insallahilislam . salam hijau hitam

  79. hamba allah 5872002A

    innaddiina ‘indallahilislam . salam hijau hitam

  80. garis nasab dalam islam itu ditentukan oleh anak laki laki,jadi di pikirkan dulu sebelum ngaku2 keturunan nabi,gunakan akal,otak basah,bukan otak kering

  81. Saya tdk punya hubungan darah dg nabi, cuma heran dg orang-orang yg berusaha mati-matian menolak bahwa nabi muhammad punya keturunan setelah level anak kandungnya. Memang betul nisbat itu pada jalur laki-laki, pada jalur patriomonal. Tapi apa pentingnya logika ini bagi upaya pemisahan cucu nabi dari kakeknya?. Pakai logika sederhana saja, anda adalah cucu dari kakek anda dari jalur ibu dan jalur ayah anda. Ini tidak bisa anda tolak. Lantas dg logika patriomonal itu, apakah anda kemudian terputus ikatan darah dari kakek dari jalur ibu anda?. Takdir sudah ditetapkan atas mereka yg memiliki pertalian darah dengan rasul. Demikian pula dengan saya dan anda yg mungkin membawa darah dari kaum penyembah berhala. Berfikirlah objective, bahwa realitas ini ada sebagai sunatullah. Tidak perlu dipersoalkan kalau memang nabi memilki anak keturunan hingga akhir zaman. Demikian pula, tidk perlu dipersoalkan tentang kualitas keimanan dan keagamaan mereka. Namun perlu diingat juga, karakter individu selalu membawa karakter dari keluarga pendahulunya sebagai sunatullah. Insya allah, karenanya mereka yg masih berketurunan nabi, secara genetik membawa keunggulan karakter dibandingkan dg manusia pada umumnya.

    • greatttt,, masya allah,,
      semoga anda kelak dapat syafaat dri rosulullah,,
      dan berada di barisan keluarga beliau,,
      amiinn,

  82. Allahumma shall ala muhammad wa ala ali muhammad.
    Setuju banget dgn asyraf….
    Akan sllu ad keturunan beliau…aq percaya itu.siapa yg asli atau ngaku2,,,,terserah,sing penting tugas kita,umat muhammad,bershalawat tuk beliau dn kluarganya,,,,,

  83. kebanyakan ngaji di Google jadi Gurunya SETAN!!! Gw tau Kaum,/madzhab / Sekte Mana yang ga menerima Habaib,,,kalian yang Egois “Jangan Mengaku Cinta Kepada Rasul Muhammad Saw, Jika kalian Tidak Cinta kpd Keturunan nya”

    • kalau bilal bisa dijamin masuk syurga.. penghormatan Allah tidak berdasar nasab.. yang ngaku keturunan Rasululloh sekarang ini kebanyakan nyari penghormatan dari Manusia .. kalau kayak gini .. nyembah siapa ?

    • waduh pak bajingan
      kita semuakan turunannya nabi
      yaitu nabi adam as. jangan lupa itu
      — cinta rosul itu = cinta dgn ajarannya rosul goblok

  84. Ass..anda benar semua..ada 2hal yg ingin asia sampai kan 1.islamturun diraba karena disana telah sampai pada puncak jahiliyah [aqidah] 2.islam sampai disana karena mereka sebenarnya masih memegang teguh ajaran muchsin dr ibrahim dan ketika sampai disana risalah kebenaran mereka bisa menerima dan menjaga risalah yang benar itu melampaui garis 2 keluarga nasionalis dan adatbudaya masing…sedang sejarah mengajarkan kita semua utusan yg turun kepada suku bangsa lain sebelum arab ajarannya akan habis ketika orAng didalamnya mementingkan etnis bangsa dan keluarga mereka masing2…..aanl2

  85. kita memuliakan habib karena merasa beliau2 lebih paham dari pada kita..bukan habib pribumipun yang soleh baik membawa manfaat jga kita muliakan(tawadhu)

  86. (Al-‘A`rāf):27 – Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.

    (Al-‘A`rāf):31 – Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

    (Al-‘A`rāf):35 – Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

  87. Mau habib mau habob mau hibeb , kagak peduli ane . Yg ane sembah cuma allah gk ada yg lain di luar itu . Tu onta yg ngaku keturunan nabi muhammad ato keturunan hanoman kek ane jga gk peduli , selama dia hormati ane , ane jga hormati dia . Begitu jga sebaliknya .

  88. Mau habib mau habob mau hibeb , kagak peduli ane . Yg ane sembah cuma allah gk ada yg lain di luar itu . Tu onta yg ngaku keturunan nabi muhammad ato keturunan hanoman kek ane jga gk peduli , selama dia hormati ane , ane jga hormati dia . Begitu jga sebaliknya . ingat islam bukan hindu pakai sistem kasta

    • Menghormati keluarga Rasulullah (beserta keturunannya) adalah bagian dari sunnah. Tahukah antum apa arti sholawat yang antum baca dalam sholat? Na’udzubillahi min dzalik, saya bersyukur ditunjukkan Allah swt, sekaligus sedih, banyak ummat Islam yang masih buta agama, bicara tanpa ilmu, tapi blm pasti mendapat syafaat Rasulullah saw karena tidak menghormati keluarga Rasulullah & keturunannya. Barokallahu fiikum.

      • Ali M AnaCourse

        Masalahnya kita berada di zaman jauh setelah kenabian. Artinya siapa yang bisa menjamin keaslian keturunan Beliau dengan sebenarnya. Kita tetap menghormati keluarga Beliau namun sebatas bersholawat. Dapatkah anda membedakan habib yg asli dengan yg palsu tanpa memperhatikan amal perbuatannya?

        • Sering kita jumpai akhir-akhir ini kelompok Salafi yang kian gencar menghujat Habaib, keturunan Rasulullah Saw, khususnya Ustadz Yazid Jawaz (Salah satu bukunya yang berjudul “Mulia Dengan Manhaj Salaf” telah dibantah oleh Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Muhammad Shihab, Lc).

          Sangat perlu bagi saya menyampaikan dalil-dalil masalah ini, sebab saya yang sangat bersyukur dengan langkah para Habaib yang membimbing umat, seperti Habib Taufiq Assegaf, Habib Mundzir al-Musawa, Habib Syech dan habib-habib lainnya, namun beliau-beliau difitnah, dituduh hal-hal yang tidak baik dan seterusnya.

          Dalam hadis sahih Rasulullah berkhutbah yang isinya diantaranya berpesan untuk berpegang teguh terhadap keluarga Nabi Saw yang tidak lain adalah keturunan beliau:

          « يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّى قَدْ تَرَكْتُ فِيكُمْ مَا إِنْ أَخَذْتُمْ بِهِ لَنْ تَضِلُّوا كِتَابَ اللَّهِ وَعِتْرَتِى أَهْلَ بَيْتِى » (رواه الترمذى وحسنه)

          “Wahai manusia, sungguh aku tinggalkan untuk kalian ‘sesuatu’ yang jika kalian berpegang kepadanya tidak akan tersesat, yaitu al-Quran dan keluargaku” (HR Turmudzi, ia menilainya hasan)

          Bahkan ulama Wahabi menilainya sahih!

          قَالَ الشَّيْخُ اْلأَلْبَانِي : صَحِيْحٌ (سنن الترمذي – ج 5 / ص 662)

          “Syaikh Albani berkata: Sahih!” (Sunan at-Turmudzi 5/662)

          Al-Mubarakfuri menjelaskan maksud hadis tersebut:

          قَالَ الْقَارِي وَالْمُرَادُ بِالْأَخْذِ بِهِمْ التَّمَسُّكُ بِمَحَبَّتِهِمْ وَمُحَافَظَةُ حُرْمَتِهِمْ وَالْعَمَلُ بِرِوَايَتِهِمْ وَالِاعْتِمَادُ عَلَى مَقَالَتِهِمْ (تحفة الأحوذي – ج 9 / ص 203)

          “al-Qari berkata: Yang dimaksud berpegang kepada mereka adalah mencintai mereka, menjaga kehormatannya, mengamalkan riwayatnya dan berpegang pada perkataannya” (Tuhfat al-Ahwadzi Syarah Sunan Turmudzi 9/203)

          Tidak hanya berpegang terhadap para keturunan Rasulullah, namun juga perintah mencintai keluarga Nabi Saw:

          عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَحِبُّوا اللَّهَ لِمَا يَغْذُوكُمْ مِنْ نِعَمِهِ وَأَحِبُّونِى بِحُبِّ اللَّهِ وَأَحِبُّوا أَهْلَ بَيْتِى لِحُبِّى ». (رواه الترمذى)

          “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Saw bersabda: Cintailah Allah karena Allah telah memberi nikmat kepada kalian. Cintailah Aku karena cinta kepada Allah dan Cintailah keluargaku karena cinta kepadaku”

          Terkait derajat hadis ini, Syaikh al-Munawi berkata:

          (رَوَاهُ التُّرْمُذِى) فِي الْمَنَاقِبِ (وَالْحَاكِمُ) فِي فَضَائِلِ أَهْلِ الْبَيْتِ (عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ) وَصَحَّحَاهُ وَأَقَرَّهُ الذَّهَبِي فِي التَّلْخِيْصِ وَقَوْلُ ابْنِ الْجَوْزِي هُوَ غَيْرُ صَحِيْحٍ وَهَمُوْهُ فِيْهِ نَعَمْ فِيْهِ عَبْدُ اللهِ بْنُ سُلَيْمَانَ النَّوْفَلِي قَالَ فِي الْمِيْزَانِ فِيْهِ جَهَالَةٌ مَّا ثُمَّ أَوْرَدَ لَهُ هَذَا الْحَدِيْثَ وَلَمْ يَرْمُزِ الْمُصَنِّفُ رَحِمَهُ اللهُ لَهُ بِشَئْ.ٍ (فيض القدير – ج 1 / ص 231)

          “HR Turmudzi dalam Bab al-Manaqib dan al-Hakim dalam Bab Fadlail Ahli Bait dari Ibnu Abbas, keduanya menilai sahih dan disetujui oleh adz-Dzahabi dalam Talkhis. Sedangkan perkataan Ibnu al-Jauzi ‘hadis ini tidak sahih’adalah sangkaan mereka saja dalam hadis ini. Namun di dalamnya terdapat perawi Abdullah bin Sulaiman an-Naufali, yang dikomentari oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Mizan al-I’tidal: ‘Ia majhul’, lalu Ibnu Hajar menampilkan hadis ini. Dan Mushannif (al-Hafidz as-Suyuthi) tidak mengisyaratkan sedikitpun terhadap hadis ini” (Faidl al-Qadir 1/231).

          Ahlul Bait Mendapat Do’a Rasulullah SAW

          قَالَتْ عَائِشَةُ خَرَجَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- غَدَاةً وَعَلَيْهِ مِرْطٌ مُرَحَّلٌ مِنْ شَعْرٍ أَسْوَدَ فَجَاءَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِىٍّ فَأَدْخَلَهُ ثُمَّ جَاءَ الْحُسَيْنُ فَدَخَلَ مَعَهُ ثُمَّ جَاءَتْ فَاطِمَةُ فَأَدْخَلَهَا ثُمَّ جَاءَ عَلِىٌّ فَأَدْخَلَهُ ثُمَّ قَالَ (إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا) – (رواه مسلم)

          “Aisyah berkata: Suatu pagi Rasulullah Saw keluar dengan membawa selimut yang berukir terbuat dari bulu hitam, lalu Hasan bin Ali datang, kemudian Rasulullah memasukkan ke dalamnya. Lalu Husain bin Ali datang, kemudian Rasulullah memasukkan ke dalamnya. Lalu Fatimah datang, kemudian Rasulullah memasukkan ke dalamnya. Lalu Ali datang, kemudian Rasulullah memasukkan ke dalamnya. Rasulullah kemudian membaca ayat: “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (al-Ahzab: 33)” (HR Muslim).

          Dalam hadis sahih lain:

          عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِى سَلَمَةَ رَبِيبِ النَّبِىِّ –صلى الله عليه وسلم- قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ عَلَى النَّبِىِّ –صلى الله عليه وسلم- (إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا) فِى بَيْتِ أُمِّ سَلَمَةَ فَدَعَا فَاطِمَةَ وَحَسَنًا وَحُسَيْنًا فَجَلَّلَهُمْ بِكِسَاءٍ وَعَلِىٌّ خَلْفَ ظَهْرِهِ فَجَلَّلَهُمْ بِكِسَاءٍ ثُمَّ قَالَ « اللَّهُمَّ هَؤُلاَءِ أَهْلُ بَيْتِى فَأَذْهِبْ عَنْهُمُ الرِّجْسَ وَطَهِّرْهُمْ تَطْهِيرًا » (رواه الترمذى)

          “Diriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah, anak istri Nabi Saw, ia berkata: Ketika ayat ini turun: “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (al-Ahzab: 33)” di rumah Ummi Salamah, maka Rasulullah memanggil Fatimah, Hasan dan Husain, kemudian menutupi mereka dengan selimut, Ali di belakangnya lalu ditutupi dengan selimut, Nabi berdoa: “Ya Allah, mereka inilah Ahli Bait-ku. Hilangkan dosa dari mereka, dan bersihkanlah mereka dengan sebersih-bersihnya” (HR at-Turmudzi).

  89. keluarga rasululloh muhammad S.A.W adalah orang yang beriman pada 6 Perkara.. kepada Allah yang Maha Ghoib, kepada Malaikat2 Allah, kepada Rasul2 Allah, kepada Kitab2 Suci, kepada Takdir Baik dan Buruk dan kepada Adanya Akhirat atau hari pertanggung jawaban.

    kalau nasab terlalu dipedulkan.. ya ini sama dengan yahudi yang kufur.. kasta lagi artinya.. sedangkan Bilal yang gak ada keturunan moyang pesohor pun saat orangnya masih hidup disabdakan Beliau terompah nya sudah terdengar di Surga..

    • setahu sayaa,,rasullah dan keturunan nya sudah ngk da lagi,karna dihabiskan keturunannya karna,di khawatirkan fitnah yang ngaku2 sebagai keturunan rasul.sedangkan rasul aja tidak bisa dilukis wajahnya,dan tidak ada yang bisa nyerupai dia..

      • Kalau tak ada, apa nasab Imam Mahdi yang akan memimpin ummat sebelum berhadapan dengan dajjal? Baca lagi hadits shohih bukhari ! Bicara dengan ilmu !

  90. Assalamu’alaikum…
    wow, rame…

    @INDRA GANIE, panjenengan kritis, dan saya salut, itulah kenyataan yg ada. jempol untuk panjenengan.??

    @Dosa Besar, panjenengan juga titis, memahami bab silsilah/nasab. jempol untuk panjenengan. ??

    Penerus/pengikut tuntunan ASWAJA piur, memahami bab itu semua, karena dididik, digembleng oleh langsung bernasab manusia Agung nan Mulia Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam dari anak laki-laki beliau yang tidak dibuka untuk umum, alias Asror (rahasia).

    Identik tidak publikasi, jelas nasionalis, faham sejarah Indonesia, faham pendiri/penerus ahli ilmu yang memelopori pesantren2 khususnya di tanah Jawa, dan umumnya di INDONESIA, dan tidak menonjolkan diri di khalayak.

    Untuk semua yang bernasab dari Putri yang Mulia nan Agung Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam, jika memang bernasab piur, sama, juga tidak publikasi, tidak menonjolkan diri.

    Tapi semua itu, TERANGKAT DERAJAT2 BELIAU karena Barokah nya dan tetap dalam kemuliaan.
    Allah Subhanahu wata’ala menjamin pada orang2 yang selalu memegang IMAN.

    “Allahumma Sholli Wassalim’alaa Sayyidina MUHAMMAD”

  91. Assalamualaikum,

    Hehehe ini yg nulis artikel mungkin udah terbang ke bulan, yg komentar masih sibuuuk aja. Saya agak heran sama beberapa orang di sini yg sepertinya susah sekali menerima pendapat atau buah pikir orang lain yg bertentangan dengan pemikirannya sendiri. Padahal kalo ndak salah, ALLAH SWT karuniakan manusia dengan akal supaya bisa berpikir dan menyatakan pendapat ya..? Mbok ya ndak usah memaksakan ilmu anda untuk disetujui orang lain, akhi. Apalagi jika pemikiran orang tersebut tidak merugikan secara agama, dan hanya digelar berdasarkan riset pribadi serta fakta-fakta antropologi yg ada. “Mari sepakat untuk sama-sama tidak sepakat” naaah.. lebih manusiawi 🙂

    Saya sempet baca tadi di komentar (maaf males scroll ke atas lagi), ada yg menyatakan nasab itu terhenti seiring terhentinya garis paternal dari Rasulullah SAW. Ini yg paling masuk akal buat saya. Jadi ahlulbait = keluarga inti Nabi Muhammad SAW dan keturunannya dari pihak lelaki. Dan opini bebas saya.. mungkin memang sudah sepatutnya garis keturunan ini terhenti dari pihak lelaki, karena Rasulullah SAW begitu mulianya. Jika diteruskan keturunan dari nasab Muhammad bin Abdullah, apakah benar2 mampu para “habaib” tersebut menjaga kemuliaan darah moyang-nya? Merinding saya memikirkannya. Memang jauh lebih baik tidak ada nasab langsung pada beliau, daripada ada 1 saja keturunannya yg merusak diri dan akhlak dengan pengaruh zaman hina ini.

    Semoga para habaib yg ada saat ini, dan kita semua umat Islam yg mencintai ALLAH dan Rasul-Nya, selalu berdzikr dan bershalawat, menjaga iman kita agar tidak jatuh terlalu dalam, tidak tinggi sehingga sombong 🙂 Barakallah untuk antum.

    Wassalam.

    • Muhammad Semman

      Maaf mbak kalau urusan agama jgn pakai logika keduniaanmu.. tolong belajar dengan ulama yg benar.. pedoman kita Al-Quran dan hadist.. kalau pakai logika atau pikiran Anda sendiri namanya ideologi bukan cara beragama dengan benar

  92. Raja Majapahit

    Nabi Muhammad Di utus ke Arab tuh untuk memperbaiki akhlak orang Arab … Contoh nich Umar Bin Khotob dulu malah ngubur anak perempuannya hidup hidup … Itu saking bejadnya orang sono tuh ….

    Nah kalau di indonesia tuh sudah beradab orangnya … Makanya gak perlu lagi di turunin Nabi cos kan dulu sudah ada Nabi Nuh .. Seorang Tukang Kayu yang ngingetin agar bertakwa kepada Allah SWT…
    Oia ..ini pendapat pribadi kalau Nabi Nuh itu orang Jawa karena Penelitian Kayu Kapal Nabi Nuh dari kayu Jati …

  93. Syarif hidayatulloh

    Dk ngurus .bah omong opo sak karep2mu. Lambe2 ne dwe. Kesel yo lambene dwe.

  94. Para penggila barang impor..,padahal produk lokal lebih santun dan beradab.

  95. TUNJUKKAN DAN BAWALAH KEPERCAYAAN ANDA MASING2
    OPINI A,B,C SAMPAI Z ITU HAK ANDA
    TOH TUJUAN KITA TETAP SATU
    “SURGA”
    BERBUATLAH YANG BENAR JIKA ANDA MENGERTI
    KARENA,AKAN ADA PERTANGGUNG JAWABAN SEMUA NYA
    SALAM MANUSIAWI🙌

  96. mau tanya benar menurut cerita orang tua dahulu bahwa andaikata tidak ada para wali dari Hadramaut datang ke Indonesia maka tidak ada yg beragama islam

  97. Sepengetahuan sy, Kompilasi Hukum Islam menganut asas patrilinial (menurut garis keturunan bapak). Nasab/garis keturunan bapak menjadikan dasar orang tsb sbg ahli waris dr seseorang yg meninggal/pewaris. Adalah benar mnrt sy bahwa orang terakhir yg menjadi ahli waris Nabiyullah Muhammad SAW adalah Fatimah ra. Tingkat kekerabatan yg paling dekat dg Rasulullah (sbgmn hukum genetik bahwa seorang anak mempunyai separoh gen bpk dan separoh gen ibu), adalah anak dan cucu2 dr Fatimah ra., sampai ke generasi2 yg lahir sampai skrg. Diluar grs keturunan Fatimah ra. menurut sy bukanlah clannya Muhammad SAW., krn dlm tubuhnya tdk mengandung genetik/jejak DNA Rasulullah, walau sepersejuta persen sekalipun. Wassalam…

    • Patrilineal???????…..ente gak konsisten……muhammad tdk memiliki anak laki-laki yg hidup…..dia hanya punya puteri…..jk mengikuti garis keturunan ayah tentu keturunannya sdh putus……dan tdk ada lg yg berhak ngaku-ngaku keturunannya…..tp jk matrilineal…sdh lain cerita…..

      • Allahumma solli ‘alaa muhammad, wa’alaa aali muhammad. Baca lagi hadits, Imam Mahdi adalah keturunan Rasulullah saw.

    • Ulama2 dalam Rabithah Alawiyah lebih mengerti daripada kita, saudaraku. Berkhusnuzonlah, sebagai bagian dari sunnah keimanan.

  98. makanya ngaji, cari guru yg benar benar guru, yang tidak memutuskan ajaran para ulama dan para pembawa agama islam terdahulu.. ente pada sok pinter karena ente ga punya guru jadinya maen pinter2an dah, sekalinya ente berguru jg bukan yg bener2 guru si,

    • Ali M AnaCourse

      Nama anda kyknya non muslim. Jika benar harap saling menghormati pemeluk agama. Jangan ikut membahas ajaran agama lain. Karena anda bisa melanggar UUD 1945 jika mencampuradukkan agama.

  99. Orang awam pun dapat mencerna apa yg di uraikan oleh sdr Al Menak dan Salmah sdh sangat jelas dan detail.

    Makanya ngaji itu jgn setengah-setengah, dan ngaji sama ahlinya (ulama) dan memahami ilmu itu jangan pake LOGIKA aje. Iman kan artinya percaya, kamu kemakan HATI kamu.

    Udah jangan diladeni orang begituan, dia cuma pamer merasa pintar, karena nafsu.

    Ok bos, saling mengingatkan aje

  100. Jaga keharmonisan kita, toleransilah terhadap perbedaan yang dibenarkan..

  101. Di arab aj susah nemukan keturunan nabi muhammad saw masa di indonesia banyak…memang yg di indonesia keturunan nabi semua,masa g ada yg keturunan abu jahal..

    • pada jaman abu saud (pendiri negara saudi arabia) yang bersekutu dengan inggris kala itu, keturunan nabi muhammad saw yg berada di mekkah waktu itu buru dan dibunuh, yang berada di madinah melarikan diri ke yaman dan sekitarnya sampai sebaian ke asia tenggara, makanya banyak keturunan nabi muhammad saw yang ada diindonesia, makanya kadang aneh ada habib yg ngaku dari mekkah padahal generasi penerus nabi muhammad saw dimekkah sudah tidak ada.

      • Berkhusnuzon pada sesama saudara kita adalah sunnah, saudaraku. Bicaralah dengan ilmu. Allahumma baarokallahu fiik…

    • Berkhusnuzon pada sesama saudara kita adalah sunnah, saudaraku. Bicaralah dengan ilmu. Allahumma baarokallahu fiik.

  102. فريداحمد

    tak usah diperdebatkan.agama islam aja terbelah jadi 73 golongan kok…siapa yg berani jamin salah satu dari 73 tsb pasti benarnya???

  103. Otak pd cetek bnyk bacot….lu kira ente2 yg komentx gk pke otak plg bnr?ngaji dk nyettttttt!br tau se upil ttg islam aj sok bnr…dasr bahlul jadab…

    • Sesama umat Islam bersaudara, tugas kita yang berilmu memberi pencerahan. Allahumma baarokallahu fiik.

    • Ali M AnaCourse

      Yg bisa menilai akhlak org lain adalah yg berakhlaq juga. Sy tdk merasa lebih tahu tetapi setahu saya akhlak dan pengetahuan dapat tercermin dari cara bicara dan bertingkah laku. Mudah2an Alloh mengampuni kita.

    • Keturunan Nabi itu di jaga Allah… itu pasti…
      keturunan Nabi adalah orang yang dicintai nabi, dan nabi Muhammad Menyuruh kita utk berpegang pada Para Habaib..

  104. disqus_6h2ZyjC0KG

    Orang yang mencintai apa yang dicintai Nabi Muhammad S.A.W, berarti telah mencintai Nabi
    Orang yang membenci yang dicintai Nabi, dia tidak dicintai Nabi maka bagaimanakah Nabi akan menolongnya (memberinya syafaat).

  105. Biang kerok adanya kelompok Sunni dan Syiah ya berawal dengan adanya orang yang ngaku-ngaku keturunan nabi. Yang satu dr aliran pendukung Hasan bin Ali dan yg satu lagi dr pendukung Husein bin Ali. Pada hal baik Khalifah Ali bin Abi Thalib maupun Hasan bin Ali bin Abi Thalin atau Husein bin Ali bin Abi Thalib ketiga tokoh ini bisa jadi mereka tidak kenal apa itu aliran atau kelompok Syiah itu sendiri.

    inilah ulah Oran-orang yang NGAKU KETURUNAN NABI, simak yang satu ini:

    SAYANG, DALAM AL QURAN TIDAK DIKENAL SAMA SEKALI ISTILAH KETURUNAN NABI, KETURUNAN RASUL ATAU KETURUNAN AHLUL BAIT!!!

    Mengapa masih ada ‘mereka’ yang BERANI mengaku ‘keturunan’ nabi atau keturunan rasul atau keturunan halul bait??? Simak:

    Ketua Umum Rabithah Alawiyah Sayyid Zen Umar bin Smith menyatakan bahwa fenomena itu perlu diluruskan.

    Menurutnya, habib secara bahasa berarti keturunan Rasulullah yang dicintai. Adapun, habaib adalah kata jamak dari habib. Jadi tidak semua keturunan Rasulullah bisa disebut habib.

    Keturunan Rasulullah dari Sayyidina Husein disebut sayyid, dan dari Sayyidina Hasan disebut assyarif. Hasan dan Husein merupakan putra Sayyida Fatimah binti Muhammad dengan Ali bin Abi Thalib. Zen menjelaskan, di Indonesia para keturunan Rasullullah banyak yang berasal dari Husein. Maka banyak yang disebut sayyid.

    Sementara keturunan-keturunan Hasan kebanyakan menjadi raja atau presiden seperti di Maroko, Jordania, dan kawasan Timur Tengah. Pertama kali ulama-ulama dari Yaman atau Hadramaut masuk ke Indonesia di beberapa daerah. Karena adanya akulturasi budaya, sebutan sayyid di Aceh berubah menjadi Said, di Sumatra Barat menjadi Sidi dan lain sebagainya.

    http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/10/11/nd9vk0-salah-kaprah-sebutan-habib-di-masyarakat

    • Sumber hukum Islam tidak hanya qur’an, tapi juga Hadits (sunnah). Dalami lagi ilmu agama, saudaraku. barokallaahu fiikum.

  106. setahu sayaa,,rasullah dan keturunan nya sudah ngk da lagi,karna dihabiskan keturunannya karna,di khawatirkan fitnah yang ngaku2 sebagai keturunan rasul.sedangkan rasul aja tidak bisa dilukis wajahnya,dan tidak ada yang bisa nyerupai dia…..

  107. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad. Assalamu’alaika, ya Rasulullah. Bagi yang kontra, apakah hanya dengan taat pada Allah, anda boleh menselisihi sunnah Rasulullah saw? Berarti antum tidak tahu apa arti bahasa Indonesia dari sholawat yang antum baca dalam sholat? Siapa yang akan memberikan syafaat pada antum, bila antum tidak peduli pada keluarga/ Rasulullah? Bicara/ komentar dengan ilmu ! Perlu saya jelaskan panjang lebar hadits shohih lainnya? Na’udzubillahimindzalik ! Baarokallahu fiikum.

  108. Ali M AnaCourse

    Habib atau bukan yg perlu kita tahu adalah berbuat amal sholeh atau tidak? Tidak ada yang menjamin keturunan Nabi harus dipatuhi. Jika pun kita taat kepada seseorang hanyalah karena Alloh. Jika sesuai Alqur an dan hadits shohih silahkan ikuti karena itulah yg menjadi kewajiban kita.

  109. Quraish Shihab?????

  110. Gani Basyaiban

    Hahahaha….. selowwww broooo…segitunya kali elu ama yg berbau arab dan keturunan Rasulullah, kl elu bukan dari turunan arab dan bkn turunan dzuriat Rasulullah, gk ush kawatir, elu bisa kok dapt ke istmewaan dari Allah kalo lu muslim,yaitu ibadah yg bener blajar Islam yg kaffah ya. Baru ntr lu tau sebenarnya. Yuk mari yg ude paham doakan ne sohib2 ente smua yg blm paham spy dberi ksempatan Allah tuk tau solusi kegalauan nya. Jgn malu tuk blajar ngaji ya, usia bukan ukuran, cari guru yg sanad keilmuannya jelas. Jangan ama mbah google aja hahahhaha…ude2 selow aja ya bro….ane doakan elu pade makin cinta Allah dan Rasulullah….

Leave a Reply to Bhineka Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *